What Happened During: Shanghai jadi arena persaingan elite FIBA 3×3 Women’s Series 2026
Shanghai jadi panggung FIBA 3×3 Women’s Series 2026
What Happened During seri FIBA 3×3 Women’s Series 2026 di Shanghai, Tiongkok, menjadi perhatian besar karena melibatkan 16 tim kuat dari berbagai belahan dunia. Turnamen ini diadakan di Shanghai Global Harbor pada 16-17 Mei, dengan tujuan utama memperkuat kekuatan tim-tim untuk menghadapi kompetisi utama sepanjang tahun 2026. Setiap pertandingan akan menjadi ajang ujian untuk memperoleh poin klasemen yang menentukan kelolosan ke babak berikutnya.
Persaingan Ketat di Babak Kualifikasi
Dalam fase kualifikasi, enam tim akan bertarung untuk menjuarai dua slot ke babak utama. What Happened During ini menambah ketegangan karena permainan yang cepat dan intens akan menguji konsistensi serta strategi tim. Peserta kualifikasi mencakup Australia, Madagascar, dan Sukhbaatar (Mongolia) di Grup A, serta China, Thailand, dan Takasaki (Jepang) di Grup B. Semua tim berusaha memperoleh hasil terbaik untuk mengamankan tempat di fase final.
“Turnamen ini tidak hanya tentang menang, tetapi juga tentang membangun kompetitif di babak utama FIBA 3×3 2026,” kata laman resmi FIBA 3×3. Hasil yang tercatat selama What Happened During seri ini akan langsung memengaruhi jalannya pertandingan selama tahun 2026.
Pemenang Kualifikasi dan Struktur Fase Utama
Setelah kualifikasi, 12 tim terbaik akan dibagi ke dalam empat grup. Grup A terdiri dari Belanda, Mitsubishi Electric (Jepang), dan Beijing (China), sementara Grup B melibatkan Kanada, Austria, dan Yanjing (China). Grup C dan D akan diisi oleh tim pemenang kualifikasi, yaitu Ulaanbaatar Amazons (Mongolia), Czechia (Ceko), serta QD A dan QD B. Format ini memberikan ruang untuk kejutan dan permainan yang dinamis.
Keberagaman tim dari Afrika, Asia, dan Eropa menjadikan What Happened During di Shanghai sangat menarik. Kehadiran klub lokal seperti Beijing dan Yanjing, serta tim nasional seperti China, menunjukkan komitmen Tiongkok dalam mengembangkan basket 3×3. Sementara itu, Belanda dan Kanada menjadi favorit utama dengan kehadiran Janis Boonstra dan Paige Crozon.
Basket 3×3 dengan format 3 pemain di lapangan mengharuskan tim beradaptasi cepat dan mengeksekusi strategi yang tepat. Setiap pertandingan berlangsung selama 11 menit, dengan skor tertinggi menjadi penentu klasemen. What Happened During di Shanghai dianggap sebagai salah satu pilar dalam meningkatkan popularitas olahraga ini di kalangan atlet wanita.
