Isu Penting: 7 Fakta Tabrakan Beruntun 10 Kendaraan di Tol Cipularang Makan Korban

7 Fakta Tabrakan Beruntun 10 Kendaraan di Tol Cipularang Makan Korban

Kecelakaan beruntun yang melibatkan sepuluh kendaraan terjadi di Tol Cipularang, tepatnya di KM 93, arah Jakarta. Insiden tersebut menyebabkan dua korban jiwa. Berikut fakta-faktanya:

Detail Kecelakaan dan Penanganan

Tabrakan berlangsung pada Kamis (5/3) malam pukul 20.18 WIB. Kepala Departemen Pemasaran dan Komunikasi Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, Panji Satriya, mengungkapkan bahwa kecelakaan mengakibatkan seluruh lajur jalan terganggu. “Kecelakaan melibatkan 10 kendaraan dan menyebabkan lajur tidak dapat dilintasi. Saat ini masih dalam penanganan petugas di lapangan,” jelas Panji dalam keterangannya.

“Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami selama proses evakuasi berlangsung,” tambah Panji.

Luka dan Evakuasi Korban

Dari laporan sementara, dua orang tewas sementara empat lainnya mengalami cedera berat. Semua korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Radjak Purwakarta untuk perawatan lebih lanjut. Lalu lintas di sekitar lokasi sempat terhambat selama tiga kilometer. Petugas call center Jasa Marga, Nugroho, mengatakan kemacetan terjadi dari KM 96 hingga KM 93.

“Kondisi di lokasi untuk informasi yang kami terima masih ada sedikit kepadatan dari KM 96-93,” kata Nugroho saat dihubungi pukul 22.42 WIB.

Kronologi dan Penyebab Kecelakaan

Kepala Induk PJR Cipularang, Kompol Joko Prihantono, menjelaskan bahwa kecelakaan dimulai dari kegagalan pengereman truk kontainer. “Diduga kendaraan kontainer nopol B-9367-UEL mengalami masalah pengereman,” tambah Joko dalam keterangannya di Jakarta, dilansir Antara.

“Kecelakaan yang terjadi pada Kamis (5/3) malam pukul 20.15 WIB itu akibat masalah rem pada truk kontainer,” ujarnya.

Kompol Joko menambahkan bahwa truk melaju dari arah Bandung menuju Jakarta di lajur satu. Setibanya di lokasi, pengemudi mengalami hambatan karena kondisi jalan yang padat akibat kendaraan dum truck. “Kemudian kontainer itu mencoba melakukan pengereman namun terjadi gangguan dan selanjutnya menabrak kendaraan pikap, kemudian terjadi kecelakaan beruntun,” terang Joko.

Korban Selamat dan Pengalaman Pribadi

Korban selamat menceritakan kejadian saat itu. “Saat itu kondisi perjalanan awalnya lancar. Pas sudah masuk tol tiba-tiba macet dan semua kendaraan berhenti. Mobil saya juga sudah berhenti, tapi tiba-tiba dari belakang ada mobil yang menabrak,” ujar Soleh Muslim, saat ditemui di lokasi kejadian.

“Mobil saya ditabrak sampai tiga kali. Sekali ketabrak saya terpental, lalu ditabrak lagi sampai ter…” kata Soleh.

Menurut Kasat Lantas Polres Purwakarta, AKP Enggar Jati Nugroho, dugaan awal penyebab kecelakaan adalah kegagalan sistem pengereman truk kontainer. “Kecelakaan diduga disebabkan truk mengalami rem blong,” ujarnya.

Pada pukul 20.59 WIB, satu lajur kembali bisa dilintasi. Pukul 21.43 WIB, dua lajur telah kembali normal. Kendaraan terlibat mengalami kerusakan parah hingga ringsek. Proses evakuasi berdampak pada kepadatan lalu lintas, meski tidak ada penutupan total arus kendaraan.