Isu Penting: Terungkap ASN BPK Penganiaya ART di Bogor yang Akhirnya Ditahan
Terkuak ASN BPK Penganiaya ART di Bogor yang Akhirnya Ditahan
Seorang majikan berinisial OAP (37) yang diduga melakukan penganiayaan terhadap asisten rumah tangga (ART) berinisial FH (21) di Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, kini menjadi tersangka. Kejadian tersebut terjadi pada 22 Januari 2026 dan dilaporkan oleh korban. Video viral di media sosial menunjukkan kondisi FH yang terluka setelah dianiaya oleh majikannya.
“Kalau berdasarkan keterangannya seperti itu (ASN BPK),” kata Kasatres PPA-PPO Polres Bogor AKP Silfi Adi Putri, Selasa (24/2/2026).
Polisi telah menahan OAP setelah melakukan penyidikan. Tersangka sempat diobservasi karena mengalami gangguan kesehatan semalam. “Sudah masuk sel tadi malam jam 01.00 WIB-an,” jelas AKP Silfi. Tim medis terus memantau kondisi OAP, dengan rencana memanggil dokkes jika ada keluhan kembali muncul.
Korban FH mengalami luka di kepala, telinga, punggung, dan tangan. Visum yang dilakukan menunjukkan kecocokan dengan keterangan korban. “Hasil visum memang ada luka di bagian kepala, telinga, punggung, dan tangannya sesuai dengan keterangan korban,” ujar Kasatres PPA-PPO. FH kini tinggal di rumah saudaranya dan harus menjalani perawatan medis terkait penggumpulan darah di telinga.
“Kalau dari berdasarkan keterangan tersangkanya itu karena saat itu anaknya itu jatuh, dan dari korban ini sebagai pengasuhnya tidak merespons akhirnya yang bersangkutan marah dan melakukan perbuatan kekerasan,” kata AKP Silfi, Senin (23/2).
Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut. Berkas perkara akan segera diserahkan ke jaksa penuntut umum (JPU) setelah pemeriksaan lengkap. “Untuk tahap penyidikan selanjutnya karena kita sudah melakukan penahanan otomatis, kita akan melakukan pemberkasan dan koordinasi dengan JPU,” tambah Kasatres PPA-PPO. Pihak kepolisian juga mencatat bahwa OAP sebelumnya mengalami tekanan darah tinggi.
Proses hukum terus berjalan, dengan polisi memastikan semua alat bukti terkumpul. Tersangka kini ditahan sementara, sementara korban dalam pemulihan kondisi. Dalam kasus serupa, beberapa pihak juga membagikan kronologi pelaku yang menyerang petugas SPBU di Jaktim, serta aksi lain yang melibatkan oknum SPPG yang dianiaya wartawan.
