Latest Program: Hutama Karya: Progres pembangunan Hunian Senen capai 99,04 persen
Hutama Karya: Kemajuan Pekerjaan Hunian Senen Mencapai 99,04 Persen
Latest Program – Jakarta, 28 April 2026 – PT Hutama Karya (Persero) mencatat tingkat pengerjaan proyek Hunian Senen yang sedang dijalankan mencapai 99,04 persen. Plt. Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan perusahaan tersebut, Hamdani, mengungkapkan bahwa kecepatan pembangunan ini bertujuan untuk memastikan kebutuhan perumahan warga bisa terpenuhi secara lebih cepat. “Kami fokus pada kecepatan pelaksanaan, tetapi tetap menjaga kualitas konstruksi agar hasilnya bisa diandalkan oleh masyarakat,” jelas Hamdani dalam pernyataannya di Jakarta, Selasa.
Kolaborasi Pemerintah dan BUMN untuk Perumahan Layak
Hunian Senen merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menghadirkan perumahan yang lebih layak bagi masyarakat yang tinggal di daerah rawan banjir, khususnya di Kramat, Senen, Jakarta Pusat. Proyek ini diproyeksikan selesai pada 15 Juni 2026, dengan kemungkinan rampung lebih awal dari jadwal semula. Progres yang telah dicapai mencerminkan komitmen perusahaan sebagai mitra strategis dalam pengembangan kawasan perkotaan.
“Percepatan pembangunan bukan sekadar soal mengejar tanggal selesai, tetapi bagaimana menghadirkan solusi yang lebih cepat bagi masyarakat yang selama ini tinggal di bantaran rel. Karena itu, kami menjaga ritme kerja 24 jam dengan tenaga kerja yang andal dan pengendalian mutu yang ketat sehingga hunian yang dihasilkan tetap aman, nyaman dan berkelanjutan,” ujar Hamdani.
Dalam rangka mendorong penyelesaian proyek, perusahaan mempercepat pengerjaan 324 unit hunian serta fasilitas pendukung di atas lahan seluas sekitar 1,61 hektare yang dikuasai oleh InJourney Airports. Kemajuan ini juga didukung oleh arahan dari Kepala Badan Pengelola (BP) BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, serta Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait. Kebijakan kolaboratif antara pemerintah dan BUMN diharapkan menjadi contoh efektif dalam pemberdayaan warga berpenghasilan rendah.
Desain Hunian Sementara dengan Fasilitas Lengkap
Hunian Senen dirancang sebagai rumah sementara yang layak (huntara) dengan ukuran unit sekitar 4,5 x 4,5 meter. Setiap unit lengkap dengan fasilitas dasar, seperti tempat tidur, lemari, serta perlengkapan rumah tangga yang memadai. Dalam fase pematangan, proyek ini juga menyiapkan berbagai fasilitas umum guna meningkatkan kenyamanan hidup para penghuni.
Fasilitas komunal yang tersedia meliputi ruang berkumpul warga, dapur bersama, area cuci, toilet terpisah pria-wanita, ruang terbuka, dan area bermain anak. Selain itu, sistem penerangan, serta mekanisme satu pintu (one gate system) untuk pengelolaan akses keluar-masuk juga diterapkan. CCTV menjadi bagian integral dari pengawasan keamanan lingkungan, memastikan hunian tetap terjaga kondisinya.
Program untuk Meningkatkan Kualitas Hidup Warga
Kemajuan proyek Hunian Senen tidak lepas dari optimalisasi penggunaan tenaga kerja. Pada puncak pengerjaan, ratusan pekerja dari perusahaan serta BUMN lainnya diterjunkan untuk memastikan setiap tahapan konstruksi berjalan lancar. Pengelolaan sumber daya manusia yang terpadu dianggap menjadi kunci keberhasilan menjaga kualitas pekerjaan dalam skala besar.
Hunian Senen diharapkan bisa menjadi solusi sementara sambil pemerintah menyiapkan penataan permanen kawasan perkotaan. Proyek ini dianggap penting dalam mengurangi risiko banjir dan meningkatkan kenyamanan bagi masyarakat yang tinggal di sepanjang rel. Selain itu, proyek juga diharapkan mendorong keterlibatan warga dalam pengelolaan lingkungan sekitar.
Langkah Strategis dalam Penyelesaian Proyek
Perusahaan terus berupaya menyelesaikan proyek dengan efisiensi, sambil memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi. Hamdani menegaskan bahwa proses percepatan ini tidak hanya mengejar target waktu, tetapi juga mengutamakan keberlanjutan dan kesejahteraan penghuni. “Kami ingin Hunian Senen menjadi contoh bagaimana akselerasi pembangunan yang terukur dapat menghadirkan perubahan nyata bagi warga dalam waktu singkat,” tambahnya.
Proyek Hunian Senen menunjukkan komitmen Hutama Karya dalam mendukung kebijakan pemerintah terkait peningkatan kualitas hidup masyarakat. Pemilihan lokasi di atas lahan milik InJourney Airports menjadi langkah strategis untuk mengoptimalkan penggunaan lahan yang kurang produktif. Pembenahan infrastruktur ini juga sejalan dengan visi pemerintah dalam membangun kota yang lebih tertib, aman, dan manusiawi.
Dalam beberapa bulan terakhir, para pekerja dikerahkan secara intensif untuk mempercepat pengerjaan. Hamdani menyebutkan bahwa meskipun penyelesaian 99,04 persen telah tercapai, tim tetap waspada terhadap potensi hambatan yang mungkin muncul. “Setiap tahapan harus dipastikan sempurna agar hunian bisa digunakan secara maksimal oleh masyarakat,” katanya.
Tantangan dan Harapan untuk Masa Depan
Meskipun progres penyelesaian sudah mendekati 100 persen, pihak BUMN dan pemerintah tetap memantau pelaksanaan secara berkala. Pemantauan ini dilakukan untuk menghindari kesalahan yang bisa memperlambat proyek. Perusahaan juga berupaya menjaga komunikasi terbuka dengan warga agar kebutuhan mereka bisa terjawab secara optimal.
Hunian Senen menjadi salah satu proyek prioritas dalam upaya pemerintah untuk menyediakan rumah layak bagi masyarakat yang kurang mampu. Proyek ini juga menjadi bukti kerja sama yang baik antara pemerintah dan Badan Usaha Milik Negara dalam menghadapi tantangan kota yang berkembang pesat. Dengan penyelesaian yang semakin dekat, warga Kramat Senen bisa segera menikmati hasil kolaborasi
