Important Visit: I.League umumkan kompetisi baru League Cup untuk musim 2026/27
I.League Umumkan Kompetisi Baru League Cup untuk Musim 2026/27
Important Visit – Jakarta, Kamis malam WIB – I.League, organisasi pengelola kompetisi sepak bola Indonesia, bersama dengan Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI), secara resmi mengumumkan adanya turnamen baru bernama League Cup yang akan dimulai pada musim 2026/27. Pengumuman ini menandai langkah strategis dalam memperkuat sistem pertandingan nasional dan menawarkan kesempatan baru bagi para pemain serta klub untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.
“Kami sedang membangun fondasi untuk menyelenggarakan League Cup sebagai kompetisi pendamping yang diharapkan mampu meningkatkan daya saing sepak bola Indonesia secara keseluruhan,” jelas Ferry Paulus, Direktur Utama I.League, dalam siaran pers yang diterima di Jakarta.
Ferry menegaskan bahwa penyelenggaraan League Cup merupakan bagian dari upaya berkelanjutan I.League untuk meningkatkan kualitas kompetisi sepak bola nasional. Dalam pernyataannya, ia menekankan bahwa turnamen ini dirancang agar dapat memperluas kesempatan bermain pemain, menciptakan ruang kompetitif yang lebih dinamis bagi klub, serta berkontribusi pada pengembangan sepak bola Indonesia dari segi struktural dan teknis.
Menurut Ferry, Liga Cup akan menjadi kompetisi sistem gugur pertama yang kembali digelar bersamaan dengan Super League 2026/27. Dengan adanya format ini, selain liga utama yang berlangsung sepanjang periode 4 September 2026 hingga 5 Juni 2027, para tim juga akan memiliki ajang tambahan untuk mengejar gelar. Langkah ini dianggap penting karena sebelumnya, kompetisi nasional Indonesia hanya memiliki satu turnamen resmi, yaitu Piala Indonesia, yang terakhir kali diadakan pada musim 2018/19.
Sebagai penjelasan, Piala Indonesia 2018/19 mempertandingkan 128 tim dari liga kasta pertama hingga ketiga. Di babak final, PSM Makassar berhasil mengalahkan Persija Jakarta dengan skor agregat 2-1 setelah dua pertandingan. Meski sukses, turnamen ini sempat mengalami perubahan penyelenggaraan setelah penyatuan kompetisi Galatama dan Perserikatan menjadi satu. Sebelumnya, Piala Galatama juga pernah digelar, terakhir pada tahun 1993, di mana Gelora Dewata menjadi juara setelah mengalahkan Niac Mitra dengan skor 1-0 di babak final.
Dalam menghadirkan Liga Cup, I.League mengatakan bahwa mereka masih dalam tahap persiapan untuk mengungkap detail format, aturan, serta mekanisme turnamen tersebut. Keterangan resmi akan diberikan pada kesempatan berikutnya, setelah berbagai aspek diperiksa secara matang. “Kami ingin pastikan semua pihak memahami visi dan tujuan dari kompetisi ini sebelum dimulai,” imbuh Ferry.
Menurut rencana, League Cup akan dijadwalkan di sela-sela jadwal Super League, sehingga tidak mengganggu rutinitas pertandingan utama. Hal ini bertujuan untuk memberikan ruang bagi klub-klub yang memiliki kesempatan bermain sepanjang musim, baik dari liga utama maupun kasta bawah, untuk memperoleh pengalaman dan pengembangan lebih lanjut. Dengan demikian, para pemain yang mungkin kurang mendapat kesempatan di liga utama dapat meraih kesempatan bermain dalam ajang ini, serta mengasah kemampuan mereka sebelum terjun ke pertandingan lebih intensif.
Tentang League Cup
League Cup akan menjadi kompetisi baru yang berlangsung secara sistem gugur. Format ini bertujuan untuk memperkuat sistem pertandingan Indonesia, yang sebelumnya hanya memiliki satu jalur kompetitif. Dengan adanya turnamen ini, I.League berharap dapat menciptakan lebih banyak dinamika dalam pertandingan sepak bola nasional, serta meningkatkan kualitas pemain dan klub.
Menurut rencana, Liga Cup akan diikuti oleh sejumlah tim dari berbagai kasta. Dalam penjelasan lebih lanjut, I.League menyebutkan bahwa kompetisi ini akan menjadi platform untuk mengukur kemampuan klub dan pemain di luar pertandingan liga. PSSI sebagai pengawas utama sepak bola Indonesia dianggap menjadi penentu utama dalam pengambilan keputusan ini, dengan tujuan memperkuat ekosistem sepak bola di tingkat nasional.
Menurut Ferry, turnamen ini akan diadakan setelah perubahan struktur kompetisi sepak bola Indonesia. Dengan memperkenalkan Liga Cup, I.League mengharapkan dapat menciptakan sistem pertandingan yang lebih seimbang dan memberikan peluang lebih luas bagi klub-klub yang ingin menunjukkan performa terbaik mereka. “Kami percaya bahwa dengan adanya Liga Cup, kompetisi sepak bola Indonesia akan menjadi lebih kompetitif dan menarik untuk para penggemar,” kata Ferry.
Sebagai bagian dari perencanaan, I.League sedang bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk federasi sepak bola lokal dan tim-tim peserta, untuk memastikan bahwa turnamen ini berjalan lancar. Tujuan utamanya adalah menciptakan kompetisi yang tidak hanya berfokus pada hasil akhir, tetapi juga pada pengalaman dan pertumbuhan para pemain sepanjang musim. Dengan demikian, Liga Cup diharapkan mampu menjadi jembatan antara liga utama dan kasta bawah, sekaligus memperkuat ekosistem sepak bola nasional secara menyeluruh.
Sebelumnya, Piala Indonesia dan Piala Galatama menjadi dua turnamen utama yang menghadirkan kompetisi tambahan di Indonesia. Namun, setelah penyatuan Galatama dengan Perserikatan, Piala Indonesia menjadi satu-satunya kompetisi nasional resmi. Kehadiran League Cup dianggap sebagai pengganti yang akan menambah variasi dalam kalender kompetisi, serta memberikan kemungkinan baru bagi para klub untuk menunjukkan bakat mereka.
Menurut rencana, turnamen ini akan diadakan secara berkala dan terbuka untuk berbagai tim, termasuk yang berada di liga utama maupun kasta bawah. Dengan format sistem gugur, para tim akan memperoleh kesempatan bermain sepanjang musim, dan para pemain dapat menambah jam bermain serta mengasah kemampuan mereka dalam pertandingan yang lebih beragam. I.League menyatakan bahwa mereka telah melakukan studi mendalam terhadap kebutuhan kompetisi nasional, sehingga dapat merancang League Cup yang sesuai dengan ekspektasi para pemain, klub, serta penggemar sepak bola Indonesia.
