TempatDonasi
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

New Policy: PNM Raih Empat Penghargaan di Indonesia Sustainability Award 2026

Published Juni 21, 2026 · Updated Juni 21, 2026 · By Joko Purnama

PNM Mendapatkan Empat Penghargaan di Indonesia Sustainability Award 2026

New Policy - Perusahaan-perusahaan yang menerapkan prinsip keberlanjutan sering kali menjadi sorotan dalam berbagai acara penghargaan. Salah satu contohnya adalah PT Permodalan Nasional Madani (PNM), yang berhasil memperoleh empat penghargaan dalam Indonesia Sustainability Award (ISA) 2026. Acara tersebut mengapresiasi komitmen PNM dalam mengintegrasikan Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam strategi bisnisnya. Layanan keuangan inklusif yang diberikan serta program pemberdayaan masyarakat berkelanjutan menjadi faktor utama di balik pencapaian ini.

Penghargaan yang Diraih PNM

Di ajang ISA 2026, PNM menerima penghargaan kategori ESG Leadership Excellence Award, ESG Excellence untuk sektor BUMN, Inclusive Social Impact Award, dan Best ESG dalam bidang Jasa Keuangan. Keempat penghargaan ini menegaskan kontribusi perusahaan dalam menciptakan dampak sosial yang luas sekaligus menjaga tata kelola bisnis yang baik. Selain itu, penghargaan tersebut juga menjadi bukti bahwa keberlanjutan tidak hanya tentang lingkungan, tetapi juga tentang keadilan dan inovasi dalam layanan keuangan.

Perspektif Penyelenggara Acara

Ketua Penyelenggara ISA 2026, Maya Julianti, menyoroti bahwa kemenangan PNM menunjukkan bagaimana prinsip keberlanjutan bisa diimplementasikan secara nyata. "Komitmen perusahaan ini mencerminkan perubahan mendasar dalam model bisnis, di mana pertumbuhan ekonomi dan manfaat bagi masyarakat tidak lagi bersifat terpisah, tetapi saling melengkapi," ujarnya. Menurut Maya, PNM mampu menggabungkan keberlanjutan dengan kinerja bisnis yang menguntungkan, sekaligus menghasilkan kontribusi sosial yang berkelanjutan.

"Keberlanjutan tidak hanya kami wujudkan melalui tata kelola yang baik, tetapi juga melalui dampak sosial yang dirasakan langsung oleh masyarakat," tutur Direktur Utama PNM Kindaris.

Komentar Kindaris ini sejalan dengan pandangan penyelenggara acara. Dalam era di mana globalisasi mempercepat perubahan ekonomi, perusahaan-perusahaan yang menerapkan ESG dianggap sebagai pelaku utama dalam menciptakan ekosistem keuangan yang inklusif. PNM, sebagai lembaga keuangan nonbank, dinilai berhasil menunjukkan bahwa inisiatif kecil bisa berdampak besar, terutama bagi kelompok yang sering terabaikan.

Manfaat bagi Masyarakat Prasejahtera

Dalam jangka panjang, program pemberdayaan yang dijalankan PNM telah memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, terutama perempuan prasejahtera. Akses ke modal usaha yang selama ini sulit dicapai, kini bisa diwujudkan melalui layanan keuangan berbasis teknologi dan pendampingan langsung. Kebijakan ini tidak hanya meningkatkan kesempatan ekonomi, tetapi juga memperkuat kemandirian perempuan dalam membangun usaha rumahan. Dampaknya terasa jelas, mulai dari desa-desa terpencil hingga wilayah terluar Indonesia.

Menurut Maya Julianti, pendekatan yang diambil PNM dalam menghadirkan layanan keuangan inklusif menjadi referensi bagi perusahaan lain. "Ini membuktikan bahwa keberlanjutan bisa diintegrasikan ke dalam setiap tahap pengambilan keputusan bisnis, bahkan hingga ke tingkat operasional harian," tambahnya. Dengan memperhatikan aspek sosial dan lingkungan dalam pengambilan kebijakan, PNM menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak perlu mengorbankan kesejahteraan masyarakat.

Komitmen Kepemimpinan dalam ESG

Penghargaan ESG Leadership Excellence Award khusus diberikan untuk mengapresiasi kepemimpinan Direktur Utama PNM, Kindaris. Sebagai pemimpin, Kindaris tidak hanya fokus pada pertumbuhan perusahaan, tetapi juga memastikan bahwa semua inisiatif yang diambil selaras dengan prinsip ESG. Hal ini mencakup pengembangan sistem pembiayaan yang ramah lingkungan, peningkatan kapasitas pelaku usaha mikro, dan penguatan tata kelola yang transparan.

Kindaris juga menekankan bahwa ESG bukan sekadar slogan, tetapi komitmen nyata dalam perusahaan. "Kami percaya bahwa keberlanjutan harus menjadi bagian dari identitas bisnis, bukan sekadar aktivitas yang dipisahkan dari keuntungan ekonomi," jelasnya. Pendekatan ini membawa perubahan mendasar dalam cara PNM berinteraksi dengan masyarakat, sekaligus meningkatkan kredibilitasnya sebagai lembaga yang peduli pada lingkungan dan keadilan sosial.

Peran BUMN dalam Pembangunan Ekonomi

PNM memperoleh penghargaan ESG Excellence kategori BUMN karena konsistensinya dalam menjalankan praktik bisnis yang selaras dengan prinsip keberlanjutan. Melalui berbagai program pembiayaan dan pendampingan, perusahaan ini mampu menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan. Misalnya, program pembiayaan khusus untuk usaha kecil dan menengah (UKM) di daerah yang sulit dijangkau, termasuk wilayah terpencil, terbelakang, dan terluar (3T), menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran BUMN dalam pembangunan ekonomi masyarakat.

Penyelenggara acara juga menyoroti bahwa PNM menjadi contoh baik dalam menggabungkan aspek sosial dan ekonomi. "PNM menunjukkan bahwa BUMN tidak hanya menjalankan bisnis untuk keuntungan, tetapi juga sebagai pelaku utama dalam membangun masyarakat yang lebih mandiri," kata Maya. Kebijakan yang diambil perusahaan ini menegaskan bahwa keberlanjutan adalah jawaban atas tantangan ekonomi yang semakin kompleks.

Pengembangan Ekosistem Keuangan Inklusif

Salah satu penghargaan yang diterima PNM adalah Best ESG dalam sektor Jasa Keuangan. Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan perusahaan dalam menghadirkan layanan keuangan yang tidak hanya mendukung pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi lingkungan. Contohnya, penggunaan teknologi digital dalam memperluas akses ke layanan keuangan, sekaligus mengurangi dampak negatif dari aktivitas keuangan tradisional.

Kepemimpinan Kindaris dalam mengarahkan PNM ke arah ini dianggap sebagai keberhasilan besar. "PNM bukan hanya menjadi penyedia modal, tetapi juga menjadi pelaku transformasi ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan," ungkapnya. Dengan pendekatan inklusi, pendampingan, dan keberlanjutan, perusahaan ini mampu menghadirkan keseimbangan antara kinerja bisnis, dampak sosial, dan tanggung jawab lingkungan. Hasilnya, PNM tidak hanya mendapat pengakuan internasional, tetapi juga menjadi pelopor dalam menumbuhkan ekonomi lokal.

Keberhasilan PNM dalam meraih empat penghargaan ISA 2026 menegaskan bahwa keberlanjutan bukan lagi konsep abstrak. Perusahaan ini menunjukkan bahwa prinsip ESG bisa diwujudkan dalam bentuk nyata, baik melalui layanan keuangan, program pemberdayaan, maupun kebijakan lingkungan. Pencapaian ini menjadi momentum penting untuk terus memperkuat posisi PNM sebagai lembaga yang berkomitmen pada keadilan sosial dan keberlanjutan ekonomi. (*)