Yang Terjadi Saat: Ahok Saksi Sidang Korupsi Pertamina : Lapangan Golf Tempat Negosiasi Minyak Paling Murah

Ahok Saksi Sidang Korupsi Pertamina : Lapangan Golf Tempat Negosiasi Minyak Paling Murah

Dalam persidangan kasus korupsi Pertamina, mantan komisaris utama perusahaan pelat merah tersebut, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, memberikan kesaksian. Ia menyebutkan bahwa lapangan golf sering digunakan sebagai tempat negosiasi minyak dengan harga terjangkau.

“Saya rasa golf adalah tempat negosiasi yang paling sehat dan ekonomis. Jemur, jalan, murah, serta biaya anggota yang terjangkau,” ujar Ahok dalam agenda pemeriksaan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat, Selasa (27/1).

Ahok juga menyoroti bahwa klub malam dianggap mahal untuk mengakomodasi para pengusaha minyak. Selain itu, ia menekankan bahwa bermain golf lebih bermanfaat bagi kesehatan.

Dalam konteks kasus tersebut, Ahok menjelaskan bahwa para pengusaha dari Amerika Serikat, seperti Exxon dan Chevron, cenderung lebih suka bermain golf. Ia mengungkapkan bahwa dirinya pernah menemani mereka untuk melakukan negosiasi harga minyak serta belajar permainan golf.

Kasus korupsi yang menimpa Pertamina diduga menyebabkan kerugian negara mencapai Rp285,18 triliun. Dalam sidang, sembilan tersangka ditetapkan, termasuk Muhammad Kerry Adrianto, mantan pemilik manfaat PT Navigator Khatulistiwa. Tersangka lainnya meliputi Agus Purwono, Vice President Feedstock Management PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) tahun 2023-2024; Yoki Firnandi, Direktur Utama PT Pertamina International Shipping 2022-2024; serta Gading Ramadhan Juedo dan Dimas Werhaspati, Komisaris perusahaan pelayaran terkait.

Ada juga nama-nama lain dalam daftar tersangka, seperti Riva Siahaan, Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga 2023; Maya Kusuma, Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga; Edward Corne, Vice President Trading Produk Pertamina Patra Niaga 2023-2025; serta Sani Dinar Saifudin, Direktur Feedstock and Product Optimalization KPI 2022-2025.