Program Terbaru: SPPG di Sragen Sebelahan Kandang Babi, NasDem: Harusnya Tak Beri Izin
Polemik SPPG di Sragen: Irma Suryani Chaniago Kritik Lokasi Berdampingan dengan Peternakan Babi
Ketua DPPNasDemp yang juga anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Chaniago memberikan tanggapan terhadap satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) yang berada di Dukuh Kedungbanteng, Banaran, Sambungmacan, Sragen. Ia menyebut bahwa seharusnya Badan Gizi Nasional (BGN) tidak memberikan izin dari awal jika lokasi SPPG berdekatan dengan peternakan babi.
“Seharusnya BGN tidak memberikan izin pada SPPG tersebut jika sebelumnya di sebelahnya ada peternakan babi!” kata Irma kepada wartawan, Jumat (9/1/2025).
Irma menegaskan bahwa lokasi SPPG harus jauh dari peternakan hewan agar tidak rawan terkontaminasi bakteri. Ia menilai keberadaan SPPG yang berdampingan dengan peternakan hewan berpotensi mengancam kualitas gizi di sekitar lokasi tersebut.
Pengelola SPPG mengakui lalai dalam membangun fasilitas tersebut di sebelah peternakan babi. “Kan waktu memberikan izin BGN melakukan survei lokasi, tidak hanya peternakan babi, seharusnya semua peternakan hewan tidak boleh berdampingan dengan SPPG,” tambah Irma.
Diketahui, BGN telah memediasi antara pemilik peternakan babi dan pihak SPPG. Hasilnya, SPPG yang berdekatan dengan peternakan babi akan dipindahkan ke Kecamatan Sambungmacan, Sragen. “SPPG harus relokasi di Kecamatan Sambungmacan, Sragen. Cari titik lain yang masih di wilayah Sambungmacan,” ujar Ketua Satgas MBG Pemkab Sragen, Suroto, dilansir detikJateng, Kamis (8/1/2026).
SPPG Sebelahan Peternakan Babi Akan Direlokasi
Suroto menjelaskan bahwa pemindahan SPPG sudah sesuai dengan kesepakatan bersama. Ia berharap keberadaan SPPG di masa depan tidak menghambat usaha masyarakat sekitar.
“Sesuai kebijakan dan arahan Bapak Presiden, keberadaan SPPG ini jangan sampai mematikan usaha satu sama lain. Justru harus bisa mengembangkan pemberdayaan apa saja, terlebih di sektor perekonomian,” ujarnya.
SPPG yang bersebelahan dengan peternakan babi di Sragen bakal direlokasi untuk meminimalkan risiko kontaminasi dan memastikan kesejahteraan masyarakat sekitar.
Simak juga Video ‘Polemik Dapur SPPG di Sragen Dekat dengan Kandang Babi’: [Gambas:Video 20detik]

