Isu Penting: Marc Marquez Santai Rekor Podium Ducati Putus di MotoGP Thailand

Marc Marquez Santai Rekor Podium Ducati Putus di MotoGP Thailand

Jakarta, IDN Times – Pabrikan Ducati dan tim satelitnya tidak mendapatkan posisi podium pada balapan MotoGP Thailand 2026, Minggu (1/3/2026). Hasil ini juga berdampak pada akhirnya rekor luar biasa Ducati yang selama beberapa musim terakhir berhasil menjaga setidaknya satu pembalapnya di peringkat tiga besar.

Sejak seri MotoGP Inggris 2021, Ducati memastikan setidaknya satu pembalapnya masuk podium setiap kali balapan grand prix diadakan. Catatan ini berlangsung selama 88 balapan beruntun. Namun, rekor tersebut berakhir di sirkuit Chang International Circuit, Buriram, akhir pekan lalu. Pada kali pertama dalam hampir lima tahun, seluruh pembalap Ducati gagal finis di peringkat tiga besar.

Kinerja Tim dan Pembalap

Posisi terbaik Ducati di balapan tersebut ditempati oleh pembalap Pertamina Enduro VR46, Fabio Di Giannantonio, yang berhasil meraih peringkat keenam. Sementara itu, tim Ducati Lenovo tidak tampil maksimal. Fabio Bagnaia berada di posisi kesembilan, sementara Marc Marquez, sesama rekan satu tim, mengalami kegagalan menyelesaikan balapan setelah masalah muncul pada motor di lap ke-21.

Marquez tidak mampu mencapai garis finish karena kerusakan pada roda belakang motornya. Ironisnya, kejadian ini terjadi ketika ia sedang berusaha keras untuk memperoleh posisi podium. Tekanan udara pada ban belakangnya tiba-tiba menghilang, yang menyebabkan pelek mengalami kerusakan signifikan.

“Peleknya bahkan rusak total. Saya merasa sangat beruntung karena itu tidak berujung highside besar,” kata Marquez dikutip dari Crash.

Meski mengalami kerugian dari situasi tersebut, Marquez tidak menyalahkan Michelin, penyedia ban resmi MotoGP, atau karakteristik lintasan Buriram. Ia tetap bersyukur karena juara bertahan tidak terlempar dari motor, sehingga menghindarinya dari cedera parah dalam insiden tak terduga tersebut.

Marquez menyatakan bahwa Ducati sedang berusaha keras mencari performa optimal pada motor mereka. Pabrikan ini perlu segera memperbaiki masalah untuk menyaingi Aprilia yang dominan di seri pertama.

“Tentu saja kami harus bekerja, kami tidak boleh lengah. Di sini (Thailand) menggunakan casing ban yang berbeda, mari kita lihat balapan berikutnya,” tambah Marquez.