Skip to content
Travel

Libur Sekolah Catat Jadwal Car Free Day di Malioboro

Sari Setiawan - tempatdonasi.com 4 mins read

ekolah Topics Covered - Pemerintah Kota Yogyakarta mengumumkan penerapan kebijakan bebas kendaraan bermotor di kawasan Malioboro sebagai langkah menyambut

Libur Sekolah Catat Jadwal Car Free Day di Malioboro

Pemberlakuan Car Free Day di Malioboro Selama Libur Sekolah

Tempatdonasi.com – Pemerintah Kota Yogyakarta mengumumkan penerapan kebijakan bebas kendaraan bermotor di kawasan Malioboro sebagai langkah menyambut kunjungan wisatawan selama masa libur sekolah. Kebijakan ini dirancang untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung dan warga, serta mengurangi kepadatan lalu lintas di jalur utama wisata Kota Gudeg. Jadwal Car Free Day (CFD) akan dijalankan selama libur sekolah yang dijadwalkan dimulai pekan depan.

Secara umum, kebijakan bebas kendaraan bermotor biasanya berlaku dari pukul 17.00 hingga 22.00 WIB setiap hari. Namun, dalam libur sekolah kali ini, waktu penerapan CFD akan diperluas ke hari Minggu. Ini menjadi kebijakan baru yang diharapkan bisa memberikan ruang lebih luas bagi kegiatan sosial dan budaya di Malioboro. “Setiap hari Minggu pagi, pukul 05.00 sampai 09.00 WIB, akan diterapkan CFD di seluruh jalur Malioboro,” jelas Hasto, Rabu, 24 Juni 2026.

Menurut Hasto, pihaknya sedang mempertimbangkan pengembangan kebijakan CFD menjadi rutin. Langkah ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang lebih nyaman bagi masyarakat dan wisatawan. “Jika CFD pada pagi hari Minggu berjalan baik, kemungkinan besar akan diperluas ke hari Sabtu,” tambahnya. Pemilihan waktu pagi karena dianggap sebagai kesempatan optimal bagi pengunjung untuk menjelajah kawasan wisata.

Keputusan tersebut diambil setelah evaluasi terhadap pengalaman sebelumnya. Hasto menyebutkan bahwa Malioboro, yang dikenal sebagai pusat ekonomi dan budaya, perlu diperhatikan ketersediaan ruang untuk aktivitas pedestrian. Dengan menambahkan CFD pada hari Sabtu, pihaknya berharap pengunjung bisa menikmati suasana lebih tenang tanpa gangguan kendaraan. “Dengan begitu, wisatawan dan warga bisa berjalan-jalan, lari, atau bersepeda secara lebih nyaman di Malioboro,” tutur Hasto.

Upaya Pembenahan Lingkungan untuk Wisatawan

Menyambut libur sekolah, Pemkot Yogyakarta juga fokus pada peningkatan kualitas lingkungan di destinasi wisata. Terutama, tata kelola pasar tradisional yang menjadi daya tarik utama bagi pengunjung. Hasto menyatakan bahwa tiga pasar utama, termasuk Pasar Ngasem, akan dibersihkan secara intensif selama tiga jam setiap hari Selasa. Upaya ini bertujuan untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan wisatawan yang sering berkunjung ke area tersebut.

Pasar Ngasem, yang lokasinya berdekatan dengan kompleks wisata Taman Sari, kini lebih ramai dikunjungi wisatawan, terutama di akhir pekan. Keberadaannya menjadi magnet bagi pecinta kuliner tradisional. “Dengan membersihkan pasar selama tiga jam setiap Selasa, kita bisa memastikan suasana tetap segar sekaligus menumbuhkan kesadaran pedagang tentang pentingnya kebersihan,” ujar Hasto. Selain itu, tim penyapu dan petugas kebersihan akan beroperasi dengan intensitas yang lebih tinggi.

Upaya sanitasi ini tidak hanya fokus pada Malioboro, tapi juga menjangkau area sekitar seperti Pasar Ngasem. Pengelola pasar terus memperbaiki kualitas lingkungan dengan menangani masalah sumbatan dan bau yang sering terjadi. “Pembongkaran saluran air yang kotor dan penuh lemak menjadi prioritas untuk menciptakan ruang yang lebih bersih bagi pengunjung,” tambah Hasto.

Penambahan Fasilitas Kebersihan di Kawasan Malioboro

Untuk memperkuat upaya menjaga kebersihan selama libur sekolah, Pemkot Yogyakarta menambah fasilitas toilet umum di tiga titik strategis. “Tiga unit toilet portabel akan dipasang di Jalan Perwakilan, Pabringan, dan Teras Beskalan. Fasilitas ini mulai beroperasi pada Sabtu, 27 Juni 2026,” jelas Fitria Dyah Anggraeni, Kepala Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya Kota Yogyakarta.

Fitria mengatakan bahwa penambahan toilet ini bertujuan untuk mendukung kebutuhan pengunjung yang semakin meningkat. Selain itu, petugas kebersihan diberikan tugas tambahan untuk mengoptimalkan tata kelola sampah. “Kerja penyapuan, penyisiran, dan pengangkutan sampah akan ditingkatkan frekuensinya untuk menjaga kondisi kawasan tetap terjaga,” katanya. Kebersihan yang baik diperlukan agar pengunjung dapat menikmati Malioboro secara maksimal.

Dalam rangka memperkaya pengalaman wisatawan, Pemkot Yogyakarta juga memperhatikan nilai edukasi dari tempat-tempat wisata. “Kami ingin Malioboro tidak hanya menjadi tempat hiburan, tapi juga edukasi bagi para pelajar yang melakukan study tour,” tutur Fitria. Dengan lingkungan yang bersih dan nyaman, kawasan ini bisa menjadi contoh baik dalam pengelolaan kawasan wisata yang ramah lingkungan.

Pilihan Editor: Ketika Pasar Jadi Tempat Nongkrong Anak Muda

Di samping perbaikan kebersihan, Malioboro juga menjadi destinasi yang diminati anak muda. Para pemuda sering memanfaatkan waktu libur sekolah untuk berkumpul di pasar atau jalanan utama. “Pasar Ngasem dan area sekitarnya kini lebih banyak dihiasi kegiatan nongkrong, lobi, dan kuliner yang beragam,” catat editor. Dengan diperbaikinya lingkungan, Malioboro bisa memenuhi ekspektasi berbagai kalangan, termasuk generasi muda yang ingin merasakan suasana lokal secara langsung.

Pengelolaan kawasan yang lebih baik diharapkan bisa meningkatkan daya tarik Malioboro sebagai pusat ekonomi dan budaya. “Kami juga sedang merancang program tambahan untuk menarik wisatawan muda, seperti pameran seni atau festival kecil yang bisa berlangsung di area pedestrian,” kata Fitria. Selain itu, ketersediaan toilet umum dan jadwal CFD yang lebih fleksibel akan memastikan pengalaman wisata yang lebih menyenangkan bagi semua kalangan.

Dengan semua upaya tersebut, Pemkot Yogyakarta ingin menegaskan komitmen dalam menjaga kualitas lingkungan serta pengembangan kawasan wisata. “Kami percaya bahwa kebersihan dan kenyamanan akan menarik lebih banyak pengunjung, baik dari dalam maupun luar daerah,” ujar Hasto. Kebijakan CFD dan perbaikan fasilitas ini menjadi bagian dari strategi peningkatan daya tarik Malioboro selama libur sekolah.

Join the discussion