JAFF Market akan Kembali Digelar November 2026
Digelar November 2026 Latest Program - Festival Film JAFF Yogyakarta, yang telah mengukir sejarah selama 20 tahun, kembali menghadirkan JAFF Market pada 28–30

JAFF Market akan Kembali Digelar November 2026
Tempatdonasi.com – Festival Film JAFF Yogyakarta, yang telah mengukir sejarah selama 20 tahun, kembali menghadirkan JAFF Market pada 28–30 November 2026 di Jogja Expo Center (JEC). Acara ini, yang telah memasuki tahun ketiga, bertujuan memperkuat jaringan antar pelaku industri perfilman nasional dan internasional. Sebagai platform utama pertemuan, JAFF Market akan menjadi pusat kreativitas dan bisnis yang mendorong pengembangan karya film lokal serta penguatan ekosistem industri.
Perjalanan 20 Tahun Festival Film JAFF Yogyakarta
Sejak pertama kali diperkenalkan, JAFF Market telah menjadi bagian integral dari kegiatan Festival Film JAFF. Dalam beberapa tahun terakhir, acara ini semakin dikenal sebagai sarana yang efektif untuk menghubungkan para pemain utama dari berbagai segmen, seperti kreator, produser, investor, distributor, dan lembaga pendukung. Kehadiran JAFF Market di tahun ketiga ini menandai upaya kontinu untuk menciptakan ruang kolaborasi yang dinamis dan berkelanjutan.
Menurut data dari Cinepoint, dalam periode H1 2026, total 13 film Indonesia berhasil mencapai jumlah penonton lebih dari satu juta. Angka ini menunjukkan percepatan pertumbuhan industri film dalam negeri dibandingkan periode yang sama di tahun-tahun sebelumnya. Fenomena ini mencerminkan kemampuan karya lokal untuk menjangkau audiens yang lebih luas, baik secara nasional maupun regional.
“Di sinilah JAFF Market mengambil peran sebagai pusat pertemuan industri. Kami mengamati bahwa semakin banyak proyek film menemukan pendanaan yang tepat, talenta profesional mendapatkan kesempatan berkembang, serta kekayaan IP Indonesia mampu mencapai pasar global,” tutur Linda Ghozali, Market Director JAFF Market, di Senayan, Jakarta, Jumat, 27 Juni 2026.
Linda menyampaikan bahwa JAFF Market tahun ini tetap menawarkan berbagai program yang mendorong interaksi antar pelaku. Program tersebut mencakup kolaborasi antar kreator dengan investor, komunikasi talenta dengan pihak industri, hingga penguatan kapasitas produksi dan distribusi. “Karena itu, kami percaya bahwa semangat kolaborasi ini tidak bisa hanya dibicarakan, melainkan dijalankan secara nyata,” ujarnya.
Kisah Laut Bercerita di Layar Lebar
JAFF Market mempertahankan program utama yang mencakup seluruh rantai nilai industri, mulai dari pengembangan proyek, pelatihan talenta, hingga pemasaran film ke pasar internasional. Beberapa program kunci meliputi Film Industry Exhibitions, JAFF Future Project, Talent Day, Film Lab, Film & Market Conference, Market Screening, Company Showcase, Networking Events, dan JAFF IP Connection. Acara ini diharapkan menjadi wadah bagi penggalian ide kreatif, pemetaan pasar, serta penguatan ekosistem yang mendukung industri film berjalan efisien.
Sementara itu, Festival Director JAFF Ifa Isfansyah menekankan bahwa pertumbuhan sektor film harus diimbangi dengan penguatan ekosistem yang mampu mempertemukan pelaku dengan mitra potensial. “Indonesia kaya akan talenta dan sumber daya IP, tetapi masih membutuhkan infrastruktur yang memperluas ruang kolaborasi dan peluang bisnis,” jelasnya. Menurut Ifa, ekosistem yang kuat akan membantu film lokal bersaing dalam tingkat global.
“Kami tidak hanya ingin menjadi pasar bagi film-film dunia, tetapi juga memperkuat kapasitas produksi, distribusi, dan pembiayaan agar lebih banyak karya Indonesia mampu bersaing secara internasional,” kata Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, dalam wawancara terpisah.
Fadli Zon menegaskan bahwa pemerintah mendukung JAFF Market sebagai bentuk komitmen nyata untuk membangun industri perfilman nasional. Dukungan ini berupa pengakuan terhadap keberhasilan acara dalam memfasilitasi pertukaran ide, menjalin sinergi antar sektor, dan memperluas akses pasar. Selain itu, pihaknya juga berharap JAFF Market menjadi wahana untuk mendorong kreativitas dan inovasi dalam produksi film.
Kehadiran JAFF Market pada 2026 diharapkan menjadi langkah strategis dalam menghadapi tantangan industri film yang terus berkembang. Dengan memperkenalkan berbagai program yang fokus pada penguatan kapasitas, JAFF Market bertujuan mendorong pengembangan karya lokal dan memperkaya kualitas perfilman Indonesia. Selain itu, acara ini juga menjadi wadah bagi para pelaku industri untuk berbagi pengalaman, membangun jaringan, dan meraih peluang baru.
Sebagai wujud kerja sama antara pemerintah dan sektor kreatif, JAFF Market menawarkan berbagai kesempatan bagi produser, distributor, investor, dan kreator film. Program-program yang disediakan tidak hanya memfasilitasi pertemuan, tetapi juga memberikan ruang untuk mengeksplorasi ide, menyusun strategi, dan menjajaki potensi pasar. Dengan pendekatan holistik ini, JAFF Market diharapkan menjadi penyemangat bagi industri film yang semakin bergerak maju.
JAFF Market 2026 menjadi ajang penting untuk memperkuat keterlibatan pelaku perfilman dalam menghadapi dinamika pasar yang terus berubah. Dukungan pemerintah, diwujudkan dalam bentuk fasilitas dan kebijakan, akan menjadi pendorong utama bagi ekosistem yang lebih kuat dan berkelanjutan. Dengan demikian, JAFF Market tidak hanya memperluas jaringan, tetapi juga menjadi motor penggerak dalam memajukan industri film Indonesia di tingkat global.
