Mengatasi Masalah: TNI AD bangun jembatan di lokasi bencana Sumbar
TNI AD bangun empat jembatan di Sumbar untuk memulihkan akses darat
Dua kabupaten di Sumatera Barat, yaitu Solok dan Agam, kini telah rampung dibangun empat jembatan oleh TNI AD melalui satuan Zeni Konstruksi 12 Karana Jaya (Yonzikon 12/KJ). Proyek ini bertujuan untuk mengembalikan akses darat yang terganggu akibat bencana banjir.
“Tantangan medan dan cuaca memang cukup dinamis, namun disiplin dan ketelitian prajurit menjadi kunci utama. Kami fokus agar jembatan ini segera fungsional demi kepentingan masyarakat,”
kata Letkol Czi I Made Dwi Bagus Yudistira, komandan Yonzikon 12/KJ.
Pembangunan jembatan dimulai sejak satu minggu terakhir. Dalam perjalannya, tim menghadapi berbagai hambatan seperti kondisi tanah yang berubah dan cuaca tidak menentu. Meski demikian, konsistensi kerja anggota TNI AD menjadikan proyek ini bisa selesai pada hari Selasa (7/4).
Keterlibatan masyarakat setempat juga berperan penting dalam menyukseskan proses konstruksi. I Made mengungkapkan, dukungan dari warga membuat kerja yang dilakukan lebih cepat dan efektif. “Akses pendidikan bagi anak sekolah kini kembali normal, petani dapat kembali menyalurkan hasil buminya, dan roda ekonomi yang sempat tersendat mulai bergerak dinamis,” tutupnya.
Dengan keberhasilan pembangunan empat jembatan tersebut, TNI AD berharap kehidupan masyarakat bisa kembali stabil. Letkol Czi I Made Dwi Bagus Yudistira menegaskan bahwa jembatan dibangun sesuai standar terbaik untuk menjamin kenyamanan serta keamanan pengguna jalan.
