Rencana Khusus: Pemkot Jakbar gandeng KAI untuk manfaatkan lahan sebagai TPS 3R
Pemkot Jakbar Kolaborasi dengan KAI untuk Manfaatkan Lahan sebagai TPS 3R
Jakarta – Pemerintah Kota Jakarta Barat (Pemkot Jakbar) berencana bekerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk mengubah lahan milik perusahaan tersebut menjadi Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) di wilayah Tambora dan Tamansari. Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, menjelaskan bahwa kerja sama ini bertujuan mengatasi masalah pengelolaan sampah, terutama di daerah dengan ruang terbatas.
“Dalam jangka pendek, kami akan memanfaatkan lahan KAI di delapan stasiun Jakbar untuk mendukung pengurangan sampah, khususnya di area padat penduduk seperti Tambora dan Tamansari,” katanya saat diwawancara di Jakarta, Kamis.
Proses Administrasi dan Persiapan TPS 3R
Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup (LH) Jakarta Barat, Ahmad Hariadi, menyatakan bahwa pihaknya masih menunggu pengajuan resmi dari pihak yang akan mengelola lahan tersebut. “Surat permohonan dari pengguna lahan harus disampaikan ke Sudin LH, lalu kita dorong menjadi TPS 3R,” ujarnya.
“Keterlibatan KAI dinilai krusial, terutama dalam penyediaan teknologi pengolahan sampah. Kami harap mereka juga aktif memberikan dukungan secara mandiri,” tambah Hariadi.
Prioritas Pengurangan Sampah
Sebelumnya, Pemkot Jakbar memperkuat program pemilahan sampah masyarakat. Iin Mutmainnah menekankan bahwa target utama adalah menurunkan residu sampah hingga 30 persen. “Jika 70 persen sampah berhasil dipilah dan dikelola, hanya 30 persen yang perlu dibuang,” tuturnya.
“Kami fokus memberdayakan masyarakat langsung, mulai dari tingkat rumah tangga hingga komunitas besar seperti Rusun Tambora,” kata Wali Kota saat menghadiri workshop di Rusun Tambora, Rabu (8/4).
Langkah ini juga melibatkan penggunaan lahan minimal 1.000 meter persegi, meski area 500 meter persegi tetap bisa dimanfaatkan. Hariadi menyebut ada dua lahan KAI di Mangga Besar dan Jembatan Lima yang dipertimbangkan untuk pengembangan TPS 3R.
