Survei: Hampir 60 persen warga Kanada dukung bergabung dengan UE
Survei: Hampir 60 Persen Warga Kanada Dukung Bergabung dengan UE
Survei terbaru yang diterbitkan oleh The Globe and Mail/Nanos pada Senin (13/4) mengungkapkan bahwa sekitar 57 persen penduduk Kanada mendukung negara tersebut menjadi anggota Uni Eropa. Nanos Research, penyelenggara survei ini, menyatakan bahwa lebih dari separuh responden menunjukkan sikap proaktif terhadap aksesi Kanada ke UE. Di sisi lain, sekitar 32 persen mengungkapkan ketidaksetujuan atau kemungkinan menentang keanggotaan tersebut.
“Masyarakat Kanada kembali mengevaluasi peran mereka dalam skenario global,” ujar Nik Nanos, ahli jajak pendapat. Menurutnya, meskipun hubungan dagang dengan Amerika Serikat tetap dihargai, warga Kanada mulai tertarik untuk memperkuat kemitraan dengan UE. “Mereka menginginkan keseimbangan antara kedua pihak,” tambah Nanos.
Hasil survei tersebut juga menyoroti keyakinan 84 persen penduduk Kanada bahwa mempererat ikatan ekonomi dengan UE adalah langkah paling praktis. Roland Paris, profesor hubungan internasional di Universitas Ottawa, mengatakan survei ini memberikan “gambaran sementara tentang keinginan masyarakat.” Ia menambahkan bahwa ancaman dari Presiden AS Donald Trump terhadap kebijakan perdagangan Kanada menciptakan ketegangan, terutama karena masa depan perjanjian dagang bebas Amerika Utara masih dalam proses negosiasi.
“Ketika AS mengalami gangguan politik dan presidennya mengancam integritas Kanada, mitra Eropa yang sudah mapan tampak lebih menarik,” papar Paris, seperti dilaporkan surat kabar nasional.
Survei ini menunjukkan pergeseran preferensi publik Kanada, di mana keinginan untuk mendekatkan diri ke UE semakin menguat. Meski demikian, beberapa warga Kanada tetap mempertahankan kebijakan dagang bebas dengan AS, namun mereka mulai melihat manfaat dari hubungan dengan Uni Eropa yang lebih dalam.
