Rencana Khusus: Rektor ULM tegaskan transparansi SPMB di hadapan DPR

Rektor ULM Tegaskan Transparansi SPMB di Hadapan DPR

Di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Prof Ahmad Alim Bachri mengungkapkan komitmen institusi dalam menerapkan transparansi pada sistem penerimaan mahasiswa baru (SPMB). Pernyataan ini disampaikannya saat bertemu dengan tim Komisi X DPR RI dalam kunjungan resmi ke kampus. “Kami berkomitmen untuk menjaga prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam semua jalur penerimaan mahasiswa,” ujarnya, Selasa.

SPMB Berjalan Tanpa Intervensi

Dalam jalur nasional, ULM memastikan seluruh proses seleksi diikuti secara utuh tanpa adanya campur tangan. “Hasil seleksi ditentukan sepenuhnya oleh panitia pusat,” jelas rektor. Hal ini berlaku untuk seleksi nasional berdasarkan prestasi (SNBP) dan seleksi nasional berdasarkan tes (SNBT), dua jalur utama masuk ke perguruan tinggi negeri.

Kebijakan Mandiri untuk Meningkatkan Akses

Sementara itu, pada jalur mandiri, ULM menerapkan kebijakan yang lebih inklusif dengan menghapus biaya iuran pengembangan institusi (IPI). Tindakan ini bertujuan membuka peluang pendidikan bagi berbagai kalangan masyarakat. “Kami ingin memastikan setiap anak bangsa yang berbakat tidak terbatasi karena kesulitan ekonomi,” tambahnya.

“Kebijakan ini didasari pengalaman sebelumnya, di mana ratusan calon mahasiswa sempat terhenti karena keterbatasan dana,” tutur rektor. Dengan penghapusan IPI, ULM berupaya memfasilitasi pendidikan tinggi secara lebih berkelanjutan melalui program beasiswa.

Apresiasi dari Ketua Komisi X DPR

Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian mengapresiasi langkah ULM serta institusi pendidikan negeri di Kalimantan Selatan dalam mewujudkan keadilan sosial. “Kami menyerap saran dari para pimpinan perguruan tinggi terkait pelaksanaan SPMB dan kebijakan pendanaan pendidikan agar lebih optimal dan adil,” kata anggota dewan tersebut.