Skip to content
Nasional

Pemkab Aceh Timur Kunjungi Kota Padang, Sampaikan Apresiasi atas Bantuan Fiskal Pemulihan Pascabanjir

Tegar Ananda - tempatdonasi.com 4 mins read

Pemkab Aceh Timur Kunjungi Kota Padang, Sampaikan Apresiasi atas Bantuan Fiskal Pemulihan Pascabanjir Important Visit - Kepala Daerah Aceh Timur melakukan

Pemkab Aceh Timur Kunjungi Kota Padang, Sampaikan Apresiasi atas Bantuan Fiskal Pemulihan Pascabanjir

Pemkab Aceh Timur Kunjungi Kota Padang, Sampaikan Apresiasi atas Bantuan Fiskal Pemulihan Pascabanjir

Tempatdonasi.com – Kepala Daerah Aceh Timur melakukan kunjungan ke Kota Padang, Sumatera Barat, sebagai bentuk penghargaan atas bantuan keuangan yang diberikan. Peristiwa ini menunjukkan komitmen solidaritas antar wilayah dalam mengatasi dampak bencana alam. Dalam kunjungan tersebut, rombongan dari Aceh Timur menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kota Padang atas dukungan fiskal yang telah diberikan untuk mempercepat proses pemulihan daerah terdampak banjir.

Tito Karnavian: Skema Bantuan Daerah Sebagai Langkah Kolaboratif

Kepala Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, yang juga Menko Polhukam Tito Karnavian, menyoroti pentingnya program bantuan keuangan antar daerah. Ia menyatakan bahwa skema ini bukan hanya memperkuat kapasitas keuangan wilayah yang terkena bencana, tetapi juga menggambarkan semangat gotong royong antar kabupaten/kota di Indonesia.

“Kepala daerah yang menerima bantuan dari wilayah lain sebaiknya berkunjung langsung ke pemimpin daerah pemberi bantuan, menyampaikan rasa terima kasih, dan menyebarkannya melalui media. Ini akan memperkuat kemitraan regional dan menginspirasi langkah serupa di masa depan,” kata Tito pada Kamis, 25 Juni 2026.

Kunjungan Pemkab Aceh Timur ke Kota Padang diadakan pada Kamis, 26 Juni 2026, sebagai tindak lanjut dari arahan Satgas PRR. Tujuan utama dari lawatan tersebut adalah memperkenalkan penghargaan atas kontribusi fiskal dari Kota Padang, yang telah memberikan dana bantuan untuk membantu pemulihan pasca-bencana di Aceh. Ini menjadi contoh nyata tentang keberhasilan kolaborasi antar daerah dalam penanganan krisis.

Penyaluran Dana Bantuan yang Disampaikan Kota Padang

Wali Kota Padang, Fadly Amran, memimpin pemberian bantuan keuangan kepada Aceh Timur. Kota Padang menyalurkan dana sebesar Rp 5 miliar, dengan distribusi Rp 2 miliar untuk Aceh Timur, Rp 2 miliar untuk Aceh Tamiang, dan Rp 1 miliar untuk Aceh Utara. Seluruh dana tersebut telah dikirim ke rekening kas umum daerah (RKUD) masing-masing wilayah penerima pada 19 Juni 2026.

Dana bantuan ini merupakan bagian dari kebijakan yang diinisiasi oleh Surat Menteri Dalam Negeri Nomor 900.1.1/4277/SJ tertanggal 21 Mei 2026. Surat tersebut mendorong pemerintah daerah yang tidak terkena dampak bencana untuk memanfaatkan sebagian dana tambahan Transer ke Daerah (TKD) sebagai bentuk bantuan fiskal. Dengan skema ini, dana dapat dialokasikan secara cepat dan efektif kepada wilayah yang membutuhkan.

Penjelasan Adlinsyah: Bantuan Memperkuat Pemulihan Masyarakat

Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Aceh Timur, Adlinsyah, menyampaikan bahwa bantuan dari Kota Padang menjadi bagian penting dalam upaya memulihkan daerah setelah bencana. Ia menekankan bahwa dana tidak hanya mengurangi beban keuangan pemerintah daerah, tetapi juga memberikan sinyal kuat tentang semangat solidaritas antar wilayah.

“Bantuan ini bukan hanya sekadar dukungan keuangan, tetapi juga sebagai bentuk simbolisasi kerja sama antar daerah. Kami berharap dana ini dapat berdampak langsung pada kehidupan masyarakat Aceh Timur, khususnya dalam pemulihan infrastruktur dan hunian warga,” ujar Adlinsyah.

Kota Padang, yang juga pernah mengalami banjir serupa pada 2025, memahami kesulitan yang dihadapi oleh wilayah lain. Dengan pengalaman itu, mereka menyiapkan bantuan fiskal yang terarah dan cepat. Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Padang, Corri Saidan, menjelaskan bahwa dana yang diberikan diharapkan mampu mempercepat pembangunan infrastruktur, serta memperbaiki kondisi hunian masyarakat yang terkena dampak bencana.

“Kita saling mendukung, karena bencana tidak hanya mengenai satu wilayah. Bantuan ini diharapkan menjadi batu loncatan bagi pemulihan daerah Aceh Timur, sambil menjaga hubungan baik antar kabupaten/kota,” ujar Corri Saidan.

Progres Penyaluran Bantuan hingga 22 Juni 2026

Menurut data terbaru dari Progres Realisasi Bantuan Keuangan per 22 Juni 2026, penyaluran dana dari berbagai daerah telah memasuki tahap akhir. Delapan kabupaten/kota di Aceh yang menerima bantuan dari provinsi maupun kabupaten/kota Sumatera Utara, telah menyelesaikan proses penetapan Peraturan Kepala Daerah (Perkada) terkait dana tersebut. Semua dana yang disalurkan kini telah resmi masuk ke RKUD penerima.

Untuk bantuan dari Sumatera Barat, 14 kabupaten/kota di Aceh telah memproses Perkada dan dana mereka sudah tersalurkan. Hanya dua wilayah yang masih dalam tahap pencairan, yaitu Pidie Jaya (yang menerima dari Solok) dan Aceh Singkil (yang mendapat bantuan dari Payakumbuh serta Bukittinggi). Proses penyaluran ini terus berjalan, dengan target pemberian dana yang cepat dan akurat.

Kebijakan bantuan keuangan antardaerah dirasa menjadi solusi efektif dalam mempercepat pemulihan setelah bencana. Skema ini memastikan bahwa dana bisa diakses secara langsung oleh wilayah yang paling terdampak, tanpa adanya hambatan administratif yang berlebihan. Dengan demikian, masyarakat dapat lebih cepat beraktivitas kembali, serta memperkuat keterlibatan pemerintah daerah dalam peran sosial.

Join the discussion