Solving Problems: Embarkasi Banjarmasin berangkatkan Kloter terakhir ke tanah suci

1000260019

Embarkasi Banjarmasin Berangkatkan Kloter Terakhir ke Tanah Suci

Solving Problems – Banjarmasin, Kalimantan Selatan, menjadi titik awal keberangkatan jamaah calon haji (JCH) yang terakhir menuju Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, dalam rangkaian ibadah haji tahun 1447 H/2026 M. PPIH (Petugas Penyelenggara Ibadah Haji) Embarkasi Banjarmasin, yang dipimpin oleh H Eddy Khairani, mengumumkan bahwa kloter ke-19 telah diberangkatkan dari daerah yang berbeda. Dalam kloter ini, terdapat 353 jamaah dan petugas haji yang siap menuju Makkah. “Semua jamaah dan rombongan petugas telah siap berangkat, kita doakan semoga perjalanan berjalan lancar dan selamat sampai di Tanah Suci,” tutur Eddy saat memberi pernyataan di Banjarbaru, Rabu.

Kloter 19 Terdiri dari 12 Daerah

Kloter ke-19 yang diberangkatkan oleh Embarkasi Banjarmasin merupakan gabungan dari 12 kabupaten/kota, termasuk sebagian dari Kalimantan Selatan. Dari Kalsel, jamaah yang tergabung berasal dari Banjarmasin, Tapin, Tabalong, dan Balangan. Selain itu, ada juga delegasi dari Kalimantan Tengah, yaitu daerah Murung Raya, Sukamara, dan Katingan. Eddy menjelaskan bahwa keberangkatan ini merupakan bagian dari persiapan haji yang telah direncanakan secara matang.

“Jamaah yang diberangkatkan dalam kloter ini bersifat bersama, artinya mereka berasal dari berbagai lokasi dan telah tergabung dalam satu rombongan,” ujar Eddy. Ia menambahkan bahwa seluruh jamaah telah siap untuk menyambut puncak ibadah haji, yang akan berlangsung di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

Pelaksanaan keberangkatan JCH dari Embarkasi Banjarmasin pada musim haji 2026 ini terbilang sukses, sejak tanggal 23 April hingga 21 Mei. Eddy menyatakan bahwa proses operasional haji berjalan lancar tanpa hambatan signifikan. “Kita telah mengalami beberapa tantangan, namun semua bisa diatasi dengan baik,” tambahnya. Ia juga menyampaikan bahwa seluruh jamaah dari embarkasi ini telah tiba di Makkah dan siap untuk melanjutkan rangkaian ibadah haji.

Dalam kloter ke-19, jamaah yang diterbangkan dari Bandara Internasional Syamsuddin Noor Banjarmasin menuju Bandara King Abdul Aziz Jeddah terjadi pada Kamis dini hari, tepatnya pukul 00.15 Wita. “Perjalanan terakhir ini membutuhkan persiapan ekstra, terutama dalam hal logistik dan keamanan,” kata Eddy. Ia menekankan bahwa keberangkatan tersebut dilakukan dengan aman dan sesuai protokol yang berlaku.

Persiapan dan Kesiapan Jamaah

Saat ini, jamaah haji Indonesia hampir semuanya telah tiba di Tanah Suci Makkah. Mereka berada di sana untuk menunggu momen puncak ibadah haji yang akan diadakan pada 9 Juli 1447 H. Menurut Eddy, keberangkatan kloter terakhir menandai selesainya tugas Embarkasi Banjarmasin dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. “Ini merupakan hasil kerja sama tim yang terus berupaya agar semua jamaah dapat berangkat tepat waktu,” imbuhnya.

“Kita sangat bersyukur karena semua jamaah dan petugas haji telah sampai di Makkah. Mereka siap menjalankan ritual ibadah haji dengan semangat yang tinggi,” ungkap Eddy. Ia juga menyebutkan bahwa proses pendaftaran dan pemantauan terhadap jamaah berjalan efektif, sehingga tidak ada kendala yang menghambat keberangkatan.

Dari total 19 kloter yang diberangkatkan oleh Embarkasi Banjarmasin, 14 di antaranya berasal dari Kalimantan Selatan, sedangkan 5 kloter lainnya merupakan bagian dari Kalimantan Tengah. Dalam kloter ke-19, jumlah jamaah yang tergabung mencapai 353 orang. Angka ini termasuk petugas haji yang bertugas menjaga kesehatan dan keselamatan jamaah selama perjalanan.

Kloter ke-19 ini adalah kloter ke-19 dari total 19 kloter yang akan diberangkatkan selama musim haji 2026. Sebelumnya, Embarkasi Banjarmasin telah menerbangkan kloter-kloter sebelumnya dengan penuh kesadaran dan persiapan matang. “Kami memastikan setiap jamaah mendapatkan perhatian yang memadai, baik dalam hal bantuan logistik maupun pelayanan kesehatan,” jelas Eddy. Ia juga menyoroti pentingnya koordinasi antara embarkasi dengan pihak-pihak terkait untuk memastikan keberangkatan berjalan baik.

Menurut data yang diberikan, Embarkasi Banjarmasin menjadi embarkasi yang paling aktif dalam pengiriman jamaah haji. Dari Kalsel, terdapat sebanyak 5.197 jamaah yang tergabung dalam 14 kloter, sementara dari Kalimantan Tengah terdapat 1.561 jamaah dalam 5 kloter. Dengan keberangkatan kloter terakhir, jumlah total jamaah yang diberangkatkan oleh embarkasi ini mencapai 6.804 orang. Angka ini menjadi salah satu catatan penting dalam sejarah penyelenggaraan haji di daerah tersebut.

Dalam penyelenggaraan musim haji 2026, Embarkasi Banjarmasin menunjukkan komitmen yang tinggi untuk memastikan kenyamanan dan keselamatan jamaah. Eddy menuturkan bahwa semua kegiatan di embarkasi telah disusun secara terpadu, mulai dari pembekalan haji, pemeriksaan kesehatan, hingga pengaturan transportasi. “Kita berharap jamaah dapat menjalankan ibadah haji dengan baik dan sukses,” tambahnya.

Keberangkatan kloter terakhir ini juga menjadi penutup dari rangkaian perjalanan yang telah dimulai sejak awal April. Eddy menyatakan bahwa seluruh jamaah yang tergabung dalam kloter ke-19 telah menyelesaikan semua prosedur dan siap untuk menunaikan ibadah haji. “Kita doakan perjalanan mereka lancar dan aman hingga sampai ke Tanah Suci Makkah,” tutup Eddy. Ia menegaskan bahwa Embarkasi Banjarmasin akan terus berupaya untuk memberikan layanan terbaik kepada jamaah calon haji di masa mendatang.