Skip to content
Metro

Jokowi Kumpulkan Teman Kuliah Jelang Sidang Ijazah

Maya Rahman - tempatdonasi.com 3 mins read

Mantan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, menggelar pertemuan dengan kelompok teman seangkatannya dari Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada

Jokowi Kumpulkan Teman Kuliah Jelang Sidang Ijazah

Jokowi Bertemu Alumni Kehutanan UGM Sebelum Sidang Ijazah Palsu

Tempatdonasi.com – Mantan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, menggelar pertemuan dengan kelompok teman seangkatannya dari Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada. Acara ini diselenggarakan di kediaman pribadi beliau yang berlokasi di kawasan Sumber, Banjarsari, Kota Solo. Pertemuan tertutup tersebut berlangsung pada hari Senin, tanggal 20 Juli 2026, dan dihadiri oleh sekitar delapan orang alumni Fakultas Kehutanan UGM. Salah satu tokoh yang turut hadir dalam pertemuan ini adalah Mulyono.

Agenda Silaturahmi dan Persiapan Sidang

Sesuai dengan keterangan yang disampaikan Jokowi setelah pertemuan berakhir, acara ini memiliki dua tujuan utama. Pertama, sebagai momen silaturahmi antar alumni. Kedua, sebagai langkah persiapan menghadapi persidangan perkara dugaan fitnah dan pencemaran nama baik. Kasus ini berkaitan dengan tuduhan ijazah palsu yang dijadwalkan akan digelar pada tanggal 6 Agustus 2026 mendatang.

Ya, mempersiapkan diri dan rekan-rekan saya seangkatan, ujar Jokowi saat ditemui wartawan sebelum meninggalkan kediamannya.

Jokowi secara eksplisit membenarkan bahwa pembahasan mengenai jalannya persidangan menjadi salah satu poin penting dalam pertemuan tersebut. Beliau juga menegaskan komitmennya untuk hadir secara langsung dalam sidang yang akan datang. Pernyataan ini disampaikan dengan singkat namun tegas.

Alumni Menjadi Saksi dalam Persidangan

Setelah sesi pertemuan selesai, Jokowi bersama para alumni Fakultas Kehutanan UGM kemudian melanjutkan kegiatan dengan makan siang bersama. Dalam konteks perkara hukum yang sedang berlangsung, jaksa penuntut umum berencana menghadirkan sejumlah teman kuliah Jokowi sebagai saksi. Jumlah total rekan semasa kuliah di Fakultas Kehutanan UGM yang dijadwalkan memberikan keterangan sebanyak 15 orang. Mereka akan memberikan kesaksian dalam persidangan yang melibatkan terdakwa Roy Suryo dan Tifauziyah Tyassuma atau yang lebih dikenal dengan dr Tifa.

Sebelum pertemuan besar pada tanggal 20 Juli tersebut, dua rekan kuliah Jokowi, yaitu Mustoha Iskandar dan Prono, juga telah mengunjungi kediaman Jokowi di Sumber, Banjarsari, Solo pada tanggal 15 Juli 2026. Kunjungan mereka bertujuan untuk mempersiapkan diri dalam memberikan kesaksian.

Kesiapan Saksi dan Dokumentasi Hukum

Ade Darmawan, selaku kuasa hukum Mustoha dan Prono, menjelaskan bahwa pihaknya ingin memastikan kesiapan seluruh saksi. Hal ini termasuk mengingat kembali keterangan yang pernah mereka sampaikan saat pemeriksaan di kepolisian. Menurut Ade, proses ini penting mengingat sudah hampir satu tahun lebih sejak pemeriksaan awal.

Kami memastikan saksi-saksi ini bisa hadir semua tanpa terkecuali, dari beberapa yang diperiksa oleh kepolisian. Kita cek kesehatannya, memorinya, pengingatnya ketika di BAP seperti apa. Ini kan sudah hampir satu tahun lebih, sehingga perlu kita cross-check kembali. Yang kita pastikan adalah apa yang konsisten pada apa yang sudah disampaikan, jelas Ade.

Sementara itu, Yakup Hasibuan, kuasa hukum Jokowi, sebelumnya telah menyampaikan bahwa kliennya tetap berkomitmen menghadiri persidangan perkara dugaan ijazah palsu. Pernyataan ini disampaikan setelah Yakup bertemu dengan Jokowi di Solo pada tanggal 13 Juli 2026. Pertemuan tersebut membahas perkembangan perkara sekaligus persiapan Jokowi apabila nantinya hadir sebagai saksi.

Menurut Yakup, pertemuan tersebut juga membahas update mengenai timeline perkara. Untuk perkara Bu Tifa sudah mulai tahap persidangan, sedangkan perkara Pak Roy masih dalam tahap praperadilan. Yakup juga menjelaskan bahwa Jokowi telah menyiapkan sejumlah dokumen riwayat pendidikannya untuk dibawa ke persidangan. Dokumen tersebut meliputi ijazah sekolah dasar, sekolah menengah pertama, sekolah menengah atas, hingga ijazah Fakultas Kehutanan UGM.

Persiapan untuk Pak Jokowi kan ingin hadir nanti di persidangan untuk membawa ijazah-ijazah dari SD, SMP, dan ijazah yang sudah disita, SMA dan UGM. Jadi hanya sharing-sharing, update-update perkembangan, dan tentunya sampai hari ini Pak Jokowi juga masih firm bahwa beliau akan hadir di persidangan, ungkap Yakup.

Yakup juga meminta dukungan agar kondisi Jokowi tetap sehat sehingga dapat menghadiri persidangan. Terkait kehadiran Jokowi di persidangan, Yakup menjelaskan hal itu akan dilakukan pada tahap pembuktian. Adapun waktu pemanggilan sepenuhnya menjadi kewenangan majelis hakim dan penuntut umum. Yakup juga menyampaikan perkembangan langkah hukum yang ditempuh Roy Suryo melalui praperadilan. Menurut dia, Jokowi menghormati seluruh proses hukum yang sedang berlangsung.

Menurut Yakup, hal terpenting bagi Jokowi ialah agar perkara tersebut dapat diselesaikan dengan baik sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku. Beliau juga berharap agar semua pihak involved dapat bekerja sama dalam proses ini.

Join the discussion