Rencana Khusus: Akses Stasiun JIS Segera Beroperasi, KAI Perkuat Konektivitas Lintas Tanjung Priok yang Terus Tumbuh
Akses Stasiun JIS Segera Beroperasi, KAI Perkuat Konektivitas Lintas Tanjung Priok yang Terus Tumbuh
Proyek pembangunan Stasiun Jakarta International Stadium (JIS) terus berjalan cepat untuk mempercepat akses transportasi ke area utara Jakarta. PT Kereta Api Indonesia (Persero) bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan serta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, mengupayakan pengembangan fasilitas yang lebih memudahkan masyarakat. Progres konstruksi hingga April 2026 mencapai target, dengan rencana selesai pada Mei 2026 dan mulai beroperasi untuk melayani penumpang pada Juni 2026.
Stasiun JIS diharapkan memberikan dampak signifikan dalam meningkatkan kenyamanan penggunaan layanan transportasi. Selain itu, infrastruktur ini menjadi bagian dari solusi untuk mengurangi tekanan pada kemacetan lalu lintas di wilayah tersebut. Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyampaikan bahwa keberadaan stasiun tersebut akan memperkuat jaringan transportasi di lintas Tanjung Priok, yang menunjukkan peningkatan pengguna KRL secara terus-menerus.
“Tren pertumbuhan pengguna KRL yang signifikan membuktikan bahwa kereta api semakin dipercaya sebagai pilihan utama. Kami bersama DJKA Kemenhub, KAI Commuter, dan Pemprov DKI Jakarta terus berupaya mengoptimalkan integrasi antarmoda di Jakarta,” ujar Anne.
KAI juga memperkuat prasarana dengan program elektrifikasi dan pembangunan jalur ganda (double track) sepanjang 8,115 kilometer, mulai dari Jakarta Kota hingga Tanjung Priok. Ini meningkatkan kualitas layanan untuk pengguna di sepanjang rute utara. Anne menambahkan bahwa dengan kesiapan Stasiun JIS dan perbaikan infrastruktur, kontribusi kereta api dalam memudahkan mobilitas warga diperkirakan akan semakin besar.
Angka pengguna KRL tercatat meningkat drastis dari 1.599.107 orang pada 2022 menjadi 2.676.363 pada 2023, lalu naik lagi ke 3.377.633 pada 2024. Pada Januari-Maret 2026, jumlah penumpang mencapai 873.658 orang, menunjukkan kebutuhan akan transportasi yang terus berkembang. KAI mengakui pentingnya kolaborasi dengan pihak-pihak terkait untuk memastikan proyek ini menjadi jawaban atas dinamika mobilitas kota.
