Kebijakan Baru: Polres Sumedang: Satu korban masih tertimbun longsor di Mekar Rahayu

Polres Sumedang: Satu Korban Masih Terkubur Akibat Longsor di Mekar Rahayu

Kecelakaan longsor yang mengguncang dua bangunan di Desa Mekar Rahayu, Kecamatan Sumedang Selatan, terjadi Rabu malam. Insiden ini menyebabkan sejumlah warga terluka, sementara satu orang masih terjebak di bawah material tanah yang runtuh. Tim penyelidikan kepolisian sedang mempersiapkan langkah evakuasi setelah melakukan evaluasi keamanan.

“Kami masih menunggu hasil asesmen untuk memastikan proses penyelamatan bisa berjalan aman dan efektif,” kata Wakapolres Sumedang, Kompol Sungkowo, Rabu.

Dalam upayanya menemukan korban, polisi telah mengirimkan tim khusus. Penyelidikan diperkirakan dilakukan pada hari berikutnya setelah berkoordinasi dengan Basarnas. “Tim sudah berada di lokasi untuk melakukan peninjauan dan berdiskusi dengan pihak yang terlibat,” tambahnya.

Longsor terjadi di Dusun Ciranggon, RT 01 RW 07, sekitar pukul 18.10 WIB. Kondisi tanah yang lembek, disebut sebagai penyebab utama kejadian, muncul setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Selain korban yang masih terkubur, tiga warga lainnya mengalami cedera ringan.

Korban yang terluka termasuk Apong Suryani (56), Eha (37), serta anak-anak Nizam (14) dan Nazia (3). Sementara itu, Jeny (22) dan balita Quen (2) dilaporkan selamat. Pihak kepolisian menyatakan korban luka sudah mendapatkan perawatan dan diperbolehkan pulang.

Menurut laporan, longsor juga merusak kandang kambing milik warga. Sepuluh ekor kambing terjebak, dengan sembilan di antaranya tidak terselamatkan. Satu ekor kambing berhasil terlepas dari material yang jatuh.

Polisi mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap kemungkinan longsor berikutnya dan mematuhi instruksi dari petugas di lapangan.