Rencana Khusus: Polri bekali personel dengan “Buku Saku 0%” sebagai panduan utama

Polri Bekali Personel dengan “Buku Saku 0%” sebagai Panduan Utama

Jakarta – Sebagai bagian dari upaya memperkuat peran Polri dalam mengedukasi masyarakat, pihak kepolisian memberikan pelatihan kepada anggota Polri menggunakan “Buku Saku 0%: Manfaat dan Penerima Dukungan Kesejahteraan Tahun 2026.” Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo menyebutkan, langkah ini merupakan bagian dari transformasi institusi kepolisian untuk mendukung kebijakan pemerintah secara langsung.

“Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga menjadi penggerak informasi program pemerintah,” ujar Dedi dalam keterangan di Jakarta, Rabu.

Dedi menambahkan, buku saku ini tersedia dalam format digital maupun cetak, sehingga anggota Polri di lapangan dapat menjelaskan secara utuh sekaligus melakukan pengawasan agar program berjalan tepat sasaran dan dirasakan oleh masyarakat. Dengan adanya pembekalan ini, Polri yakin setiap personel bisa menjadi ujung tombak dalam menyampaikan informasi kebijakan sekaligus memastikan bantuan diterima oleh penerima yang layak.

Kelompok Program dalam Buku Saku 0%

Buku saku ini disusun secara sistematis dan terbagi dalam tiga kelompok utama: 1. Program 0% Kemiskinan, yang fokus pada percepatan pengentasan kemiskinan. 2. Program Universal, yang menjangkau semua lapisan masyarakat. 3. Program Afirmatif, yang memberikan dukungan khusus untuk meningkatkan kapasitas dan kesempatan bagi kelompok tertentu.

Selain itu, buku tersebut juga dilengkapi dengan penjelasan mengenai tujuan program, target penerima manfaat, besaran bantuan, serta prosedur pendaftaran. Hal ini diharapkan memudahkan petugas dalam memberikan edukasi kepada masyarakat secara efektif.