Wamenpora harapkan GT World Challange lahirkan pembalap baru Indonesia
GT World Challenge Asia 2026 Diharapkan Beri Ruang untuk Pembalap Lokal
Pertamina Mandalika International Circuit di Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, akan menjadi tempat penyelenggaraan GT World Challenge Asia 2026 pada 1-3 Mei. Wamenpora Taufik Hidayat menyatakan bahwa ajang balap ini bisa menjadi sarana untuk menghasilkan pembalap baru dari Indonesia.
Ajang Internasional yang Berdampak Lokal
Dalam konferensi pers di Jakarta, Senin, Taufik menyampaikan bahwa Kemenpora memantau potensi atlet secara berkelanjutan. “Kami melihat ke depannya, dan kompetisi saat ini diharapkan mampu menghasilkan atlet dari Indonesia,” ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya event ini tidak hanya sebagai tempat pertandingan, tetapi juga untuk memperkenalkan sport tourism dan mendorong pengembangan talenta lokal.
“Kalau kami dari Kemenpora itu melihat kan prospek atletnya. Kami melihat tentu ke depannya,” kata Taufik dalam konferensi pers di Jakarta, Senin.
“Nah dengan adanya kompetisi sekarang ini mudah-mudahan ke depan ini ada atlet dari Indonesia,” imbuhnya.
GT World Challenge Asia 2026 adalah edisi kedua yang diadakan di Mandalika. Ajang ini menampilkan 23 mobil yang dikemudikan oleh 46 pembalap dari 17 negara, termasuk China, Jepang, Indonesia, Hong Kong, Malaysia, Thailand, Taiwan, Australia, Selandia Baru, Prancis, Belanda, Belgia, Finlandia, Italia, Amerika Serikat, Denmark, dan Kanada.
Dalam penyelenggaraan akhir pekan balapan, sekitar 9.000 penonton akan menyaksikan langsung pertandingan ini. Taufik berharap kehadiran para pembalap internasional bisa memberikan pengaruh positif dan memotivasi masyarakat Indonesia untuk terlibat dalam olahraga ini.
