Solusi untuk: Trump pertimbangkan lanjutkan serangan terbatas ke Iran

Trump Pertimbangkan Lanjutkan Serangan Terbatas ke Iran

Langkah Militer dan Blokade Laut Diumumkan Setelah Pembicaraan di Islamabad

Dari Washington, Presiden Amerika Serikat Donald Trump sedang mempertimbangkan langkah serangan terbatas ke Iran, selain pembatasan navigasi laut yang telah diumumkan. Laporan The Wall Street Journal, yang mengutip sumber terpercaya, menyebutkan bahwa Trump masih mempertimbangkan kemungkinan mengulangi serangan terhadap Iran, beberapa jam setelah diskusi di Islamabad, Pakistan, pada hari Minggu (12/4).

Perundingan antara Iran dan AS di Islamabad, Pakistan, dimulai pada hari Sabtu (11/4), setelah Trump mengumumkan gencatan senjata selama dua minggu. Sayangnya, di hari Minggu pagi (12/4), Wakil Presiden AS J.D. Vance mengatakan bahwa tidak ada kesepakatan yang tercapai.

“Kesepahaman bersama telah tercapai pada sejumlah isu, tetapi posisi Iran dan AS tetap berbeda pada dua atau tiga poin kunci,” ungkap juru bicara kementerian luar negeri Iran, Esmail Baghaei.

Setelah itu, Trump memutuskan untuk menerapkan blokade penuh terhadap semua kapal yang melintasi Selat Hormuz. Ia juga memerintahkan Angkatan Laut AS untuk mengawasi dan menghentikan akses kapal yang membayar Iran untuk melewati wilayah tersebut. Selasa, Komando Pusat AS (CENTCOM) mengumumkan akan mulai mengimplementasikan penghalang maritim terhadap lalu lintas yang masuk dan keluar dari pelabuhan Iran pukul 14:00 GMT atau 21:00 WIB.

Menurut laporan, selain opsi serangan terbatas, Trump juga mempertimbangkan perluasan serangan udara ke tahap penuh. Namun, sumber tersebut menyatakan kemungkinan kecil terjadi karena risiko meningkatkan ketegangan di wilayah tersebut serta ketidakinginan pihaknya untuk terlibat dalam perang militer yang berlarut-larut.