Berita Penting: Eta jadi pelatih perempuan pertama di Bundesliga

Marie-Louise Eta Jadi Pelatih Perempuan Pertama di Bundesliga

Kota Jakarta – Union Berlin mengumumkan pengangkatan Marie-Louise Eta sebagai pelatih kepala sementara hingga akhir musim, menciptakan momen sejarah karena ia menjadi sosok pertama perempuan yang memimpin tim di liga sepak bola putra Eropa. Pengumuman ini dijelaskan dalam pernyataan resmi Bundesliga pada Senin, setelah Steffen Baumgart dipecat. “Union Berlin secara resmi menunjuk Marie-Louise sebagai pelatih interim hingga akhir musim setelah mengumumkan penggantian Steffen Baumgart,” tulis Bundesliga.

Kekalahan 1-3 dari Heidenheim, tim juru kunci, sebelumnya menjadi titik balik yang memicu keputusan manajemen. Sebelumnya, Eta sudah dikenal sebagai asisten pelatih perempuan pertama di Bundesliga. Kini, ia ditugaskan memimpin tim yang sedang mengalami krisis, dengan harapan mengangkat performa yang tengah merosot.

“Kami menghadapi paruh musim yang sangat mengecewakan. Kondisi tim masih rentan, dan kami membutuhkan poin untuk bertahan di liga,” ujar Horst Held, direktur olahraga Union Berlin.

Union Berlin sendiri mengalami penurunan signifikan setelah jeda musim dingin. Sejak Natal, tim hanya meraih dua kemenangan, menjadikan posisi mereka di klasemen menjadi terancam. Saat ini, mereka hanya unggul tujuh poin dari zona play-off degradasi.

Etan memiliki pengalaman sebagai mantan pemain sepak bola putri yang sukses. Saat membela Turbine Potsdam, ia meraih gelar Liga Champions 2010 serta tiga trofi Bundesliga putri. Rekam jejak tersebut menjadi alasan utama manajemen mempercayai dirinya untuk mengambil peran baru.

Menariknya, Eta sempat diproyeksikan memimpin tim putri Union Berlin musim depan. Namun, situasi darurat di tim utama membuatnya terlibat langsung sebagai pelatih interim. Langkah ini dianggap sebagai pengakuan penting bagi pengembangan pelatih perempuan di level tertinggi sepak bola putra Eropa.