Skip to content
Nasional

Pegadaian Dukung Program 2.000 Pohon di Kaltim untuk Lingkungan Berkelanjutan

Sari Setiawan - tempatdonasi.com 4 mins read

Pegadaian Dukung Program 2.000 Pohon di Kaltim untuk Lingkungan Berkelanjutan Key Strategy - Dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan, PT Pegadaian

Pegadaian Dukung Program 2.000 Pohon di Kaltim untuk Lingkungan Berkelanjutan

Pegadaian Dukung Program 2.000 Pohon di Kaltim untuk Lingkungan Berkelanjutan

Tempatdonasi.com – Dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan, PT Pegadaian (Persero) Area Samarinda menunjukkan komitmen kuatnya melalui partisipasi dalam Program 2.000 Pohon yang digelar di Desa Budaya Pampang, Samarinda, pada 7 Juni 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari penerapan prinsip-prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance) yang terus dijalankan perusahaan sebagai langkah tanggung jawab sosial terhadap isu-isu lingkungan dan pengembangan komunitas.

Kolaborasi Masyarakat dalam Gerakan Penghijauan

Program penghijauan tersebut melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah, dunia usaha, komunitas lokal, akademisi, serta generasi muda yang aktif dalam isu lingkungan. Andika Dwi Prastyo, Deputi Bisnis PT Pegadaian Area Samarinda, menekankan bahwa aksi ini menjadi wujud nyata kerja sama lintas sektor. “Melalui kegiatan ini, kami bersama berbagai pihak melakukan aksi nyata untuk meningkatkan kualitas lingkungan hidup,” katanya, Rabu, 24 Juni 2026.

“Melalui kegiatan ini, kami bersama berbagai pihak melakukan aksi nyata untuk meningkatkan kualitas lingkungan hidup,” kata Andika Dwi Prastyo.

Menurut Andika, penanaman pohon adalah langkah sederhana namun memiliki dampak jangka panjang. “Upaya menjaga lingkungan tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kolaborasi lintas sektor agar dampaknya lebih luas dan berkelanjutan,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa program ini membuktikan bahwa kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, komunitas, dan generasi muda mampu menciptakan perubahan positif untuk lingkungan.

“Program ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, komunitas, dan generasi muda mampu menghasilkan dampak positif bagi lingkungan,” ujarnya.

Andika juga menyampaikan apresiasi khusus kepada para pemuda Kaltim yang menjadi penggerak utama kegiatan tersebut. “Kami mengapresiasi semangat anak-anak muda Kaltim yang menjadi motor penggerak kegiatan ini,” kata dia. Program ini diharapkan tidak hanya menjadi acara seremonial, tetapi menjadi budaya berkelanjutan yang terus berkembang di tengah masyarakat.

“Kami berharap gerakan penanaman pohon ini menjadi langkah nyata dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan,” kata dia.

Manfaat Program untuk Masyarakat dan Lingkungan

Adapun partisipasi Pegadaian dalam program ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk menjaga keberlanjutan lingkungan. Dalam laporan tahunan, Pegadaian mengungkapkan bahwa berbagai inisiatif seperti Program 2.000 Pohon bertujuan menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan sehat sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga ekosistem.

“Kolaborasi yang terbangun dalam kegiatan ini diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk ikut mengambil peran dalam menjaga kelestarian lingkungan demi masa depan generasi mendatang,” kata Andika.

Selain memberikan layanan keuangan inklusif, Pegadaian juga aktif dalam berbagai program sosial, pemberdayaan ekonomi, dan peningkatan literasi keuangan. Upaya ini bertujuan memperkuat keberlanjutan lingkungan di wilayah kerja Kanwil IV Balikpapan. Menurut Andika, program penghijauan menjadi bagian dari upaya perusahaan menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan.

Peran Pegadaian dalam Membangun Pembangunan Berkelanjutan

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil IV Balikpapan, Rinaldi Lubis, menambahkan bahwa keterlibatan Pegadaian dalam Program 2.000 Pohon merupakan bentuk nyata komitmen perusahaan untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. “Pegadaian tidak hanya fokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui layanan keuangan yang inklusif, tetapi juga memiliki tanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan,” ujarnya.

“Pegadaian tidak hanya berfokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui layanan keuangan yang inklusif, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi terhadap kelestarian lingkungan,” ujar Rinaldi.

Rinaldi menekankan bahwa isu lingkungan adalah tanggung jawab bersama yang memerlukan sinergi dari berbagai pihak. “Kami percaya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, komunitas, akademisi, dan masyarakat adalah kunci untuk menghadapi tantangan lingkungan saat ini,” katanya. Ia juga berharap kegiatan ini mampu menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa setiap tindakan kecil, seperti menanam pohon, bisa memberikan kontribusi signifikan bagi masa depan bumi.

“Kami percaya bahwa kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, komunitas, akademisi, dan masyarakat merupakan kunci dalam menghadapi tantangan lingkungan saat ini,” ujarnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar Nabilla Karbala, yang memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif ekosistem hijau. Dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, program tersebut diharapkan mampu menginspirasi lebih banyak pihak untuk terlibat dalam upaya pelestarian lingkungan. Rinaldi menegaskan bahwa Pegadaian akan terus mendukung berbagai program yang sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan, serta memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan lingkungan.

Program 2.000 Pohon ini juga menjadi wujud nyata dari komitmen Pegadaian dalam ESG. Prinsip-prinsip ini tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup masyarakat dan perlindungan alam. Dengan penanaman pohon, Pegadaian berharap bisa mengurangi polusi, menyerap karbon, serta menjaga keanekaragaman hayati di Kaltim. Selain itu, program ini juga memperkuat komunikasi antara perusahaan dan komunitas lokal, memberikan ruang bagi partisipasi aktif masyarakat dalam isu lingkungan.

Kegiatan yang dilakukan di Desa Budaya Pampang menjadi contoh nyata bahwa keberhasilan pembangunan berkelanjutan memerlukan partisipasi aktif dari berbagai pihak. Rinaldi menyatakan bahwa partisipasi Pegadaian dalam program ini merupakan bagian dari upaya menyeluruh untuk menciptakan dampak positif yang berkelanjutan. “Program ini memberikan contoh bahwa perusahaan tidak hanya menjadi penyedia layanan, tetapi juga aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan,” ujarnya.

Dengan memperhatikan kondisi alam, Pegadaian berupaya menciptakan solusi yang berdampak

Join the discussion