Skip to content
Nasional

Pemprov Lampung Perkuat Dukungan untuk Petani

Wahyu Kurniawan - tempatdonasi.com 4 mins read

rtanian untuk Tingkatkan Produksi Key Strategy - Dalam upaya meningkatkan sektor pertanian, Pemerintah Provinsi Lampung terus mengambil langkah konkret untuk

Pemprov Lampung Perkuat Dukungan untuk Petani

Pemprov Lampung Dorong Inovasi Pertanian untuk Tingkatkan Produksi

Tempatdonasi.com – Dalam upaya meningkatkan sektor pertanian, Pemerintah Provinsi Lampung terus mengambil langkah konkret untuk mendukung para petani di wilayah daerahnya. Langkah ini dilakukan dengan mendorong modernisasi serta hilirisasi sektor pertanian melalui berbagai program yang berfokus pada penerapan teknologi. Kebijakan tersebut ditegaskan oleh Gubernur Rahmat Mirzani Djausal setelah melakukan kunjungan ke Desa Pangkal Mas, Kecamatan Mesuji Timur, pada Rabu, 24 Juni 2026.

Kunjungan Lapangan dan Teknologi Drone Pupuk Organik Cair

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal mengunjungi area persawahan Desa Pangkal Mas untuk meninjau langsung penerapan teknologi modern, khususnya drone penyemprot Pupuk Organik Cair (POC) hayati cair. Dalam sesi dialog langsung dengan para petani setempat, ia mengapresiasi hasil yang berhasil dicapai. POC ini diklaim mampu meningkatkan hasil panen petani secara signifikan, seperti yang tercatat dalam data produksi gabah di wilayah tersebut.

“Jadi kalau 1.000 hektar dipakai semua, tadinya produksinya 5.000 ton sekarang jadi 7.000 ton. Ada tambahan 1,4 miliar rupiah untuk dibagikan ke petani di seluruh desa,” kata gubernur.

Dari luas lahan sawah sekitar 1.000 hektar di Desa Pangkal Mas, jumlah produksi gabah mengalami peningkatan nyata. Sebelumnya, hasil panen hanya mencapai 5.000 ton, namun kini berhasil mencapai 7.000 ton. Angka ini menunjukkan dampak positif dari penggunaan POC yang diadopsi secara luas. Selain itu, pemerintah juga menargetkan peningkatan produksi sektor pertanian untuk mencapai indeks pertanaman tiga kali dalam setahun (IP300).

Peningkatan Indeks Pertanaman dan Sinergi Pemerintah

Dalam menghadapi tantangan peningkatan indeks pertanaman, Pemprov Lampung memberikan arahan kepada dinas terkait serta pemerintah kabupaten untuk mempercepat program hilirisasi. Gubernur menekankan pentingnya kerja sama yang kompak antara aparatur desa dan dinas teknis agar target percepatan tanam tahun ini tercapai secara optimal.

Program IP300 ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk meningkatkan kapasitas produksi tanaman. Dengan pendekatan ini, para petani diharapkan dapat mengoptimalkan waktu panen dan meningkatkan ketersediaan pasokan beras lokal. Pemprov Lampung juga menyebutkan bahwa keberhasilan program ini tidak terlepas dari kontribusi teknologi dan kebijakan pendukung yang telah diterapkan.

Solusi untuk Serangan Hama Tikus

Dalam menangani masalah serangan hama tikus yang sering mengganggu peningkatan masa tanam, Pemprov Lampung bergerak cepat untuk menawarkan solusi jangka pendek dan jangka panjang. Dinas pertanian menjadi penanggung jawab utama dalam distribusi bantuan logistik, seperti belerang sebanyak seperempat ton, untuk penanganan darurat. Selain itu, rencana pembangunan Rumah Burung Hantu (Rubuha) dijelaskan sebagai langkah mitigasi untuk mengendalikan populasi tikus secara berkelanjutan.

“Tahun ini kita usahakan tiga kali. Oke. Kasih burung hantu… Rubuha. Sama belerang. Kompak ya Pak. POC-nya dipakai,” tambah gubernur.

Penggunaan Rubuha diharapkan mampu menjaga keseimbangan ekosistem sawah dan meminimalkan kerusakan akibat serangan hama. Sementara itu, bantuan belerang digunakan untuk mengatasi situasi darurat, terutama ketika serangan tikus mengganggu produktivitas. Gubernur menyatakan bahwa solusi ini merupakan bagian dari upaya menyeluruh untuk menjaga kelancaran produksi pertanian.

Apresiasi Petani atas Dukungan Teknologi

Para petani Desa Pangkal Mas mengucapkan terima kasih atas komitmen Pemprov Lampung dalam memberikan bantuan teknologi. Program POC hayati cair berdampak besar pada pengurangan biaya budidaya padi. Dulu, pengeluaran per hektar mencapai ratusan ribu rupiah, tetapi kini terkendali hanya pada puluhan ribu rupiah. Ini membantu petani memperkuat ekonomi mereka.

Di samping itu, petani juga berharap pemerintah dapat menfasilitasi uji laboratorium berkala bagi beras lokal yang diproduksi secara organik. Sejak tahun 2014, hasil panen padi sawah di desa tersebut tidak menggunakan bahan pestisida kimia. Upaya ini bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi, khususnya dalam hal harga jual beras.

“Minta tolong Pak gubernur untuk memfasilitasi agar apa yang kami angan-angankan di beras kami, karena di usaha organik itu ada nilai plusnya dari segi harga. Terima kasih atas teknologinya pupuk hayati cair yang sangat bermanfaat dan mengurangi biaya produksi pangan kami,” ujar perwakilan petani.

Perbaikan Infrastruktur dan Kebutuhan Ekonomi Masyarakat

Di luar upaya meningkatkan produksi tanaman dan mengendalikan hama, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal juga memastikan bahwa aspirasi masyarakat Mesuji tetap didengar. Salah satu isu yang menjadi perhatian adalah kelancaran aksesibilitas ekonomi daerah, terutama melalui perbaikan infrastruktur jalan poros utama. Pemprov Lampung menyatakan komitmen untuk mengoptimalkan jaringan transportasi guna mendukung distribusi hasil pertanian ke pasar lebih efisien.

Perbaikan infrastruktur jalan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ekonomi masyarakat. Jalan yang lebih baik diharapkan mampu mengurangi biaya logistik dan meningkatkan kualitas akses ke pasar. Gubernur menekankan bahwa pengembangan pertanian tidak terlepas dari peningkatan fasilitas pendukung, seperti infrastruktur transportasi dan keuangan.

Seiring berkembangnya program pertanian modern, Pemprov Lampung juga berupaya mengembangkan sektor ekonomi lainnya. Dengan menggabungkan inovasi teknologi dan infrastruktur yang memadai, daerah ini bisa menjadi pusat produksi pangan nasional. Selain itu, upaya ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani secara berkelanjutan, sejalan dengan visi menjadikan Lampung sebagai lumbung pangan yang mandiri dan berkualitas.

Komitmen Pemprov Lampung terhadap petani terus ditingkatkan. Dari bantuan teknologi hingga perbaikan aksesibilitas ekonomi, berbagai upaya dilakukan guna menjawab kebutuhan masyarakat. Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa keberhasilan program ini akan tercapai jika semua pihak bekerja sama dengan baik. Di Desa Pangkal Mas, tindakan nyata pemerintah berhasil menciptakan suasana pertanian yang lebih optimal, di mana pengeluaran petani berkurang namun hasil panen meningkat.

Dengan pendekatan terpadu, Lampung siap menjadi contoh daerah yang mampu mengintegrasikan teknologi modern dengan kebijakan lokal. Selain itu, program ini juga menjadi bukti bahwa pemerintah daerah tidak hanya fokus pada produksi, tetapi juga pada kesejahteraan dan keberlanjutan usaha petani. Harapan para petani akan terwujud jika kebijakan ini terus diterapkan secara konsisten.

Join the discussion