Agenda Utama: TNI kerja sama di bidang militer dengan angkatan bersenjata Filipina

TNI Berupaya Memperkuat Pertahanan Bersama dengan Angkatan Bersenjata Filipina

Jakarta, 8 April 2026 – Pertemuan antara Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen Aulia Dwi Nasrullah dan Panglima Angkatan Bersenjata Filipina Jenderal Romeo S. Brawner Jr menjadi momen penting dalam upaya mempererat kerja sama militer antara Indonesia dengan negara tetangga di kawasan ASEAN. Pertemuan tersebut diadakan dalam rangka pertemuan kooperasi militer ke-5 antara TNI dan Angkatan Bersenjata Filipina (Philindo Military Cooperation Meeting 2026) di Hotel Ritz-Carlton, Jakarta Pusat.

Dalam sesi diskusi, kedua perwakilan kepemimpinan militer menyampaikan rencana kerja sama yang mencakup berbagai bidang. Beberapa program yang diusulkan antara lain pelaksanaan latihan gabungan, pertukaran ilmu pengetahuan terkait teknologi pertahanan, serta pertukaran prajurit untuk memperkaya pendidikan militer. Aulia menekankan bahwa kolaborasi ini bertujuan membangun kawasan ASEAN yang lebih stabil dan tangguh.

Kemitraan Militer sebagai Jembatan Kedaulatan

Kapuspen TNI menjelaskan bahwa pertemuan tersebut menandai langkah konkret dalam memperkuat kapasitas pertahanan kedua negara. Selain itu, kemitraan militer diharapkan menjadi fondasi untuk hubungan bilateral yang lebih erat, khususnya dalam menghadapi ancaman regional.

“Kerja sama yang erat antara Indonesia dan Filipina di bidang militer diharapkan dapat memperkuat kemampuan kedua negara dalam menjaga kedaulatan dan keamanan bersama,” ujar Aulia.

Menurut Aulia, upaya ini juga bertujuan mewujudkan lingkungan regional yang damai, aman, serta sejahtera. Ia menegaskan bahwa semangat kemitraan yang terbangun dalam rangkaian program ini harus terus dijaga dan diterapkan secara berkelanjutan di masa depan.