Skip to content
Nasional

Gubernur Lampung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Andi Permata - tempatdonasi.com 4 mins read

am Sensus Ekonomi 2026 Special Plan - Dalam rangka mendukung pelaksanaan sensus ekonomi nasional 2026, Pemerintah Provinsi Lampung menunjukkan komitmen yang

Gubernur Lampung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Gubernur Lampung Dorong Partisipasi Masyarakat dalam Sensus Ekonomi 2026

Tempatdonasi.com – Dalam rangka mendukung pelaksanaan sensus ekonomi nasional 2026, Pemerintah Provinsi Lampung menunjukkan komitmen yang kuat melalui berbagai kegiatan yang digelar. Acara Apel Siaga dan Penguatan Komitmen Bersama Sensus Ekonomi 2026 di Lapangan Korpri, Kantor Gubernur Lampung, pada hari Sabtu, 27 Juni 2026, menjadi ajang untuk memastikan seluruh elemen masyarakat siap berpartisipasi dalam penyusunan data ekonomi yang akurat. Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, BPS, serta masyarakat dalam menjalankan sensus ini.

Peran Sensus dalam Pengambilan Keputusan Ekonomi

Sensus Ekonomi 2026 dianggap sebagai alat penting untuk memahami kondisi ekonomi daerah secara holistik. Data yang dikumpulkan nantinya akan menjadi pedoman dalam menciptakan kebijakan pembangunan yang lebih efektif, inklusif, dan berkelanjutan. Menurut Gubernur, kualitas pembangunan bergantung pada keandalan informasi yang diperoleh. “Kita sadari bersama bahwa pembangunan yang berkualitas dan tepat sasaran berawal dari data yang akurat,” jelasnya. “Tanpa data yang lengkap dan benar, sulit bagi kita mengambil keputusan ataupun menyusun kebijakan yang tepat sasaran.”

“Kita sadari bersama bahwa pembangunan yang berkualitas dan tepat sasaran berawal dari data yang akurat. Tanpa data yang lengkap dan benar, sulit bagi kita mengambil keputusan ataupun menyusun kebijakan yang tepat sasaran.”

Provinsi Lampung, dengan potensi ekonomi yang luas di berbagai bidang, memerlukan data yang representatif untuk mengukur kemajuan serta tantangan yang dihadapi. Sektoral seperti pertanian, perkebunan, perikanan, industri, perdagangan, pariwisata, dan jutaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi pusat kegiatan ekonomi. Gubernur menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan pendapatan, serta peningkatan daya saing usaha lokal.

Kegiatan Kolaboratif untuk Mendorong Pelaksanaan Sensus

Dalam upaya mewujudkan sensus yang sukses, Gubernur Lampung mengajak seluruh pihak untuk berkontribusi secara aktif. “Setiap elemen masyarakat memiliki peran yang tidak terpisahkan dalam menjadikan sensus ini sebagai bentuk evaluasi yang berimbang,” ujarnya. Ia juga meminta petugas lapangan menjalankan tugas dengan profesional dan berintegritas, serta memberikan layanan yang ramah kepada warga.

Selain menghadiri Apel Siaga, Gubernur turut berpartisipasi dalam serangkaian kegiatan yang diselenggarakan Badan Pusat Statistik (BPS) RI, seperti jalan sehat bersama dan meninjau pelaksanaan donor darah. Kegiatan ini tidak hanya memperkuat sinergi antara pemerintah dan BPS, tetapi juga menunjukkan komitmen Lampung untuk mendukung proses pengumpulan data secara menyeluruh.

Amalia Adininggar Widyasanti: Sensus sebagai Rekam Medis Ekonomi

Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti, mengapresiasi peran Pemerintah Provinsi Lampung dalam menyelenggarakan Sensus Ekonomi 2026. Menurutnya, sensus ekonomi merupakan alat utama untuk menilai kondisi perekonomian secara aktual. “Sensus Ekonomi 2026 seperti medical check-up, yang memberikan gambaran jelas tentang kesehatan ekonomi daerah dan nasional,” imbuh Amalia.

“Sensus Ekonomi 2026 seperti medical check-up, yang memberikan gambaran jelas tentang kesehatan ekonomi daerah dan nasional.”

Amalia menekankan bahwa data akurat menjadi fondasi penting untuk merancang kebijakan yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Setiap informasi yang dikumpulkan dari warga akan menjadi bekal untuk pengambilan keputusan yang lebih baik,” tuturnya. Ia juga meminta masyarakat aktif memberikan data yang benar, karena hasil sensus akan menjadi acuan dalam pengembangan investasi dan pemberdayaan usaha.

Dalam acara tersebut, Amalia memberikan semangat kepada 8.619 petugas Sensus Ekonomi 2026 yang akan bertugas di 15 kabupaten/kota di Lampung. Petugas-petugas ini, yang disebut sebagai “pejuang data,” dianggap sebagai penentu utama keberhasilan pelaksanaan sensus. “Keberhasilan sensus tidak hanya bergantung pada teknis pelaksanaan, tetapi juga pada kesadaran dan kerja sama warga,” kata Amalia.

Harapan untuk Mewujudkan Ekonomi Inklusif dan Berkelanjutan

Menurut Amalia, sensus ekonomi akan membuka peluang untuk menghasilkan data yang lebih relevan, sehingga kebijakan pembangunan dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. “Dengan data yang berkualitas, kita mampu merancang program yang mencakup semua lapisan masyarakat,” tambahnya. Ia juga mengingatkan bahwa keterlibatan aktif warga sangat penting dalam menjadikan sensus sebagai alat pengukur yang transparan.

Salah satu tujuan utama Sensus Ekonomi 2026 adalah menciptakan wawasan terkini tentang aktivitas ekonomi Lampung. Gubernur mengharapkan data yang dihasilkan dapat menjadi dasar dalam memperkuat strategi pembangunan yang lebih menyeluruh. “Lampung memiliki potensi yang besar, dan kita perlu memastikan semua aspek ekonomi terpantau secara terstruktur,” ujarnya.

Kemitraan antara pemerintah, BPS, masyarakat, dan petugas lapangan dianggap sebagai kunci untuk mencapai hasil sensus yang maksimal. Dengan koordinasi yang baik, data ekonomi Lampung akan menjadi acuan penting dalam membangun ekonom

Join the discussion