Skip to content
Bisnis

Jasa Marga Siagakan Operasional untuk Periode Libur Sekolah

Joko Purnama - tempatdonasi.com 4 mins read

Jasa Marga Siagakan Operasional untuk Periode Libur Sekolah Key Strategy - Sebagai penyedia jasa pengoperasian jalan tol terbesar di Indonesia, PT JASA Marga

Jasa Marga Siagakan Operasional untuk Periode Libur Sekolah

Jasa Marga Siagakan Operasional untuk Periode Libur Sekolah

Tempatdonasi.com – Sebagai penyedia jasa pengoperasian jalan tol terbesar di Indonesia, PT JASA Marga (Persero) Tbk. telah mempersiapkan berbagai langkah strategis untuk memastikan keberlanjutan arus lalu lintas selama masa libur sekolah yang berlangsung dari akhir Juni hingga awal Juli 2026. Persiapan ini mencakup pengaturan transaksi di seluruh titik gerbang tol, penerapan skenario rekayasa lalu lintas, serta peningkatan fasilitas tempat istirahat untuk mendukung kenyamanan pengguna jalan.

Direktur Utama: Penyiapan Operasional Lengkap

Dalam sebuah keterangan resmi yang diterbitkan pada Ahad, 28 Juni 2026, Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menjelaskan bahwa perusahaan secara menyeluruh memastikan semua aspek layanan siap digunakan. Ia menekankan bahwa keberhasilan pengelolaan lalu lintas selama masa libur sekolah bergantung pada koordinasi antar unit operasional, mulai dari proses transaksi hingga penggunaan teknologi digital untuk meminimalkan risiko kecelakaan dan ketidaktuntasan perjalanan.

“Jasa Marga Group menyiagakan seluruh aspek pelayanan, mulai dari transaksi, pengaturan lalu lintas, hingga pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat menikmati perjalanan yang berkeselamatan hingga tiba di tujuan,” ucap Rivan dalam pernyataan tertulisnya.

Menurut Rivan, perbaikan infrastruktur jalan telah dimulai sebelum dimulainya masa libur sekolah. Tim pemeliharaan jalan yang siap 24 jam diterjunkan untuk menangani kebutuhan perbaikan darurat, seperti kerusakan mendadak di permukaan jalan atau gangguan pada peralatan lalu lintas, tanpa mengganggu kelancaran arus lalu lintas. Langkah ini dilakukan sebagai upaya memastikan kondisi jalan tetap optimal.

Skenario Rekayasa Lalu Lintas

Untuk menghadapi kemungkinan kemacetan di beberapa titik strategis, Jasa Marga telah menyusun skenario rekayasa lalu lintas yang fleksibel. Tindakan seperti contraflow, perpindahan arah lalu lintas, dan ramp metering akan diterapkan berdasarkan keputusan polisi terkait. Rivan menuturkan bahwa strategi ini bertujuan untuk mengalihkan beban lalu lintas, mengoptimalkan kapasitas jalan, dan meminimalkan penumpukan kendaraan di jalur utama.

Kebijakan contraflow, misalnya, akan digunakan di titik-titik yang rawan kemacetan, seperti jalur keluar masuk kota atau kawasan konservasi alam. Skenario ini memungkinkan pengalihan arah lalu lintas dalam waktu singkat, sehingga pengguna jalan dapat tetap bergerak secara efisien meski kondisi jalan tidak ideal. Sementara ramp metering akan mengatur kecepatan aliran kendaraan di jalan tol berdasarkan volume penggunaan yang tercatat secara real-time.

Area Istirahat dan Fasilitas Listrik

Sejumlah 62 area istirahat yang tersebar di sepanjang ruas jalan tol telah siap digunakan. Area tersebut dikelola langsung oleh Jasa Marga atau bekerja sama dengan mitra strategis. Di 58 dari lokasi ini, 207 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) telah tersedia untuk memenuhi kebutuhan pengisian daya kendaraan listrik. Rivan menyebutkan bahwa fasilitas ini menjadi bagian penting dari upaya mendorong penggunaan kendaraan ramah lingkungan.

Area istirahat yang telah diperbaiki dan dikelola secara profesional akan menyediakan layanan seperti toilet, makanan ringan, dan tempat parkir. Selain itu, pengguna juga dapat mengakses informasi mengenai titik-titik rawan kemacetan, tarif tol terkini, dan lokasi area istirahat melalui aplikasi Travoy. Aplikasi ini menjadi alat bantu untuk memudahkan perencanaan perjalanan dan mengurangi risiko kesalahan navigasi.

Komitmen Keselamatan dan Responsif

Rivan menambahkan bahwa Jasa Marga berkomitmen untuk mendampingi pengguna jalan dengan layanan darurat 24 jam. Dalam pernyataannya, ia mengungkapkan bahwa sistem informasi operasional terus diperbarui agar masyarakat mendapatkan data yang akurat dan terkini. Layanan ini juga mencakup One Call Center 133 yang siap menangani keluhan atau kebutuhan mendesak selama periode libur sekolah.

“Kami senantiasa mendampingi perjalanan masyarakat dengan memastikan seluruh kanal informasi operasional terkini serta layanan darurat 24 jam siaga penuh melalui One Call Center 133,” ujarnya.

Jasa Marga mengimbau pengguna jalan untuk memanfaatkan teknologi digital, khususnya Closed-Circuit Television (CCTV), yang terintegrasi dalam aplikasi Travoy. Dengan fitur ini, pengguna dapat mengamati kondisi jalan secara langsung dan mengambil keputusan yang lebih tepat sebelum memulai perjalanan. Selain itu, fitur pelacakan titik-titik rawan dan pengumuman tarif tol berfungsi sebagai panduan untuk menghindari kebingungan di masa libur.

Libur sekolah biasanya menjadi momen puncak perjalanan masyarakat, terutama bagi warga yang mengunjungi kota wisata atau melakukan perjalanan antar daerah. Dengan menghadirkan solusi operasional yang komprehensif, Jasa Marga berharap dapat mengurangi beban pengendara dan menjamin keselamatan selama perjalanan. Rivan menegaskan bahwa persiapan ini adalah bagian dari komitmen perusahaan untuk menjadi penyedia jasa transportasi yang andal dan inovatif.

Langkah persiapan Jasa Marga mencakup pembagian tugas yang jelas antara unit operasional, tim teknis, dan pihak pihak lain. Untuk memastikan keberlanjutan layanan, perusahaan juga melibatkan pelaku usaha mitra dalam pengelolaan area istirahat dan penyediaan fasilitas tambahan. Dengan skema kerja ini, pengguna jalan dapat merasakan kenyamanan yang lebih baik, baik dalam kondisi normal maupun saat terjadi gangguan.

Dalam situasi darurat, tim pemeliharaan siap bergerak cepat untuk memperbaiki masalah. Contohnya, jika terjadi kecelakaan di jalur utama atau peralatan lalu lintas rusak, Jasa Marga akan memberikan respons instan melalui sistem koordinasi internal yang terintegrasi. Dengan begitu, kepadatan lalu lintas tidak akan meningkat secara signifikan, dan kecepatan aliran kendaraan tetap terjaga.

Di samping itu, Jasa Marga juga berupaya mengoptimalkan penggunaan teknologi digital untuk meningkatkan transparansi. Dengan akses informasi melalui aplikasi Travoy, pengguna dapat memantau kondisi jalan secara real-time dan menghindari titik-t

Join the discussion