Skip to content
Nasional

Prabowo: Usul Anak Desa di TikTok pun Saya Tindaklanjuti

Intan Kurniawan - tempatdonasi.com 4 mins read

Prabowo: Usulan dari Anak Desa yang Diunggah di TikTok akan Saya Tindaklanjuti Facing Challenges - Dalam pidatonya selama acara penutupan Konvensi Sains

Prabowo: Usul Anak Desa di TikTok pun Saya Tindaklanjuti

Prabowo: Usulan dari Anak Desa yang Diunggah di TikTok akan Saya Tindaklanjuti

Tempatdonasi.com – Dalam pidatonya selama acara penutupan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri di Jakarta Convention Center, Presiden Prabowo Subianto memaparkan bahwa dirinya tetap terbuka menerima masukan dari berbagai kalangan, termasuk dari masyarakat desa yang memanfaatkan media sosial. Kebijakan ini diungkapkan pada Ahad, 28 Juni 2026, saat ia menyampaikan kesan akhir dari acara yang dihadiri oleh ribuan peserta, antara lain para dosen, rektor, dekan, dan guru besar. Prabowo menekankan bahwa pemerintahannya berkomitmen untuk menanggapi setiap aspirasi yang ditujukan untuk memecahkan masalah yang dihadapi rakyat.

Langkah Terbuka dalam Menghadapi Masalah

Prabowo menjelaskan bahwa keberhasilan negara bergantung pada kemampuan pemerintah untuk proaktif merespons tantangan, baik dari kalangan akademik maupun lapisan masyarakat. “Kesulitan itu harus dihadapi, dan saya yakin bahwa dengan terbuka, solusi bisa ditemukan,” katanya. Ia menambahkan bahwa media sosial seperti TikTok menjadi sarana penting untuk mengakses usulan dari kalangan yang sebelumnya kurang terwakili dalam proses kebijakan.

“Saudara-saudara, jangankan usulan dari profesor, usulan dari anak di desa yang sampai langsung ke saya melalui TikTok, saya segera tindaklanjuti,” ujar Prabowo dalam pidatonya. Kalimat ini menunjukkan komitmen beliau untuk melibatkan seluruh lapisan masyarakat, termasuk yang terpencil, dalam pengambilan keputusan.

Dalam rangkaian pidatonya, Prabowo menyebut bahwa teknologi menjadi alat efektif untuk mempercepat komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Ia mengakui bahwa keberadaan platform digital memungkinkan masalah yang terjadi di suatu desa bisa terdeteksi dan segera dibahas di tingkat pemerintahan. Hal ini berdampak pada kemampuan pemerintah untuk merespons isu dengan lebih cepat dan tepat sasaran.

Contoh Nyata dari Nias

Prabowo memberikan contoh tentang bagaimana teknologi membantu mengungkapkan kebutuhan masyarakat. Ia menyebutkan bahwa ada sebuah desa di Kabupaten Nias, Sumatera Utara, yang mengalami kesulitan tertentu, dan usulan dari warga desa tersebut langsung sampai ke dirinya melalui platform media sosial. “Kesulitan di satu desa di Nias, langsung dan itu kami selesaikan dalam waktu cepat,” terangnya. Meski tidak memberikan detail spesifik, ia menyatakan bahwa pemerintahannya berupaya menyelidiki lebih lanjut untuk memastikan solusi yang tepat.

Usulan dari anak desa yang diunggah ke TikTok menjadi perwakilan kecil dari peran masyarakat dalam berpartisipasi pada proses pengambilan kebijakan. Prabowo menekankan bahwa pemerintahannya tidak memandang status sosial atau tempat tinggal seseorang, karena setiap aspirasi punya nilai dalam membangun bangsa. “Saya ingin setiap suara, termasuk dari warga desa, bisa didengar dan dianggap penting,” tambahnya.

Teknologi: Alat dan Tantangan

Dalam pembahasan lebih lanjut, Prabowo mengingatkan bahwa teknologi bisa memberikan manfaat besar, tetapi juga perlu diawasi agar tidak berdampak negatif. Ia mengambil contoh teknologi nuklir yang memang memiliki dua sisi: di satu pihak bisa dimanfaatkan sebagai sumber energi listrik, namun di sisi lain memiliki risiko yang mungkin mengancam kehidupan manusia. “Teknologi adalah alat, tapi cara penggunaannya yang menentukan hasilnya,” ujarnya.

Prabowo mengajak para akademikus untuk terus berperan dalam menganalisis dampak teknologi dan menemukan cara optimal untuk mengoptimalkannya. Ia berharap ilmuwan bisa bekerja sama dengan pemerintah dalam memastikan bahwa inovasi tidak hanya mempercepat proses kebijakan, tetapi juga meningkatkan kualitas pelayanan kepada rakyat. “Kemajuan bangsa tidak bisa tercapai tanpa dukungan dari dunia akademik dan masyarakat,” katanya.

Kesehatan Pemerintahan dan Keterlibatan Masyarakat

Prabowo menyoroti pentingnya keterbukaan pemerintah dalam mengevaluasi kebijakan, termasuk melalui mekanisme pemeriksaan kesehatan untuk calon manajer koperasi desa. Ia mengklaim bahwa langkah-langkah yang diambil selama konvensi menunjukkan bagaimana pemerintahannya mampu mengakomodasi berbagai masukan, baik yang formal maupun informal. “Kami tidak hanya mendengar dari kalangan elit, tetapi juga dari warga yang mungkin tidak terwakili sebelumnya,” terangnya.

Dalam konteks ini, Prabowo menyoroti bahwa teknologi digital bisa menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat desa. Ia menilai bahwa keberadaan platform seperti TikTok memungkinkan warga desa berpartisipasi secara langsung dalam dialog politik dan kebijakan. “Dengan teknologi, anak desa bisa menyampaikan aspirasi mereka ke tingkat pemerintahan tanpa perlu melalui jalur tradisional,” ujarnya.

Proses yang Terus Berjalan

Prabowo juga menyatakan bahwa komitmen untuk menindaklanjuti usulan tidak akan berhenti setelah konvensi berakhir. Ia meminta para akademikus dan masyarakat untuk terus mengirimkan masukan, karena pemerintahannya berupaya menjadikan setiap usulan sebagai bahan evaluasi kebijakan. “Setiap masukan, baik besar maupun kecil, punya nilai,” tuturnya.

Di sisi lain, Prabowo mengingatkan bahwa teknologi tidak selalu menjadi jawaban atas semua masalah. Ia menekankan bahwa penggunaan teknologi perlu diimbangi dengan kebijakan yang matang dan transparan. “Teknologi harus menjadi sarana, bukan tujuan. Kita perlu memastikan bahwa inovasi ini bisa bermanfaat bagi kehidupan rakyat,” kata beliau.

Dalam kesimpulan, Prabowo memastikan bahwa kebijakan pemerintahannya tetap terbuka terhadap masukan dari seluruh lapisan masyarakat. Ia berharap kolaborasi antara pemerintah, akademikus, dan warga desa bisa terus berkembang, sehingga masyarakat bisa lebih aktif dalam proses pengambilan keputusan. “Kami percaya bahwa dengan terbuka, kita bisa membangun negara yang lebih adil dan maju,” ujarnya.

Join the discussion