Agenda Utama: Indonesia-AS sepakati kemitraan kerja sama pertahanan utama
Indonesia-AS sepakati kemitraan kerja sama pertahanan utama
Jakarta – Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat bersepakat meningkatkan kolaborasi pertahanan ke level Kemitraan Kerja Sama Pertahanan Utama (MDCP) sebagai kerangka untuk memperkuat kerja sama dalam menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan Indo-Pasifik. Kesepakatan ini diumumkan selama pertemuan antara Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin dan Menhan AS Pete Hegseth di Pentagon, Senin (13/4).
Pertemuan di Pentagon
Kemitraan tersebut ditekankan oleh Jubir Pentagon Sean Parnell dalam keterangan resmi, yang dipantau di Jakarta, Selasa. “Kedua pemimpin sepakat untuk meningkatkan hubungan pertahanan bilateral Amerika Serikat–Indonesia menjadi Kemitraan Kerja Sama Pertahanan Utama,” kata Parnell.
“Kedua pemimpin menegaskan kembali hubungan pertahanan yang penting dan terus berkembang, serta membahas berbagai tujuan bersama, termasuk peningkatan pelatihan pasukan khusus dan pendidikan militer profesional,” Sean Parnell menambahkan.
Pilar Kemitraan
Kemitraan MDCP memiliki tiga pilar utama yang dijelaskan oleh Jubir Pentagon, yaitu modernisasi militer dan penguatan kapasitas, pelatihan serta pendidikan profesional bagi pasukan pertahanan, dan kerja sama operasional melalui latihan bersama, demikian Parnell.
Peningkatan ini bertujuan memperkuat kemampuan bersama militer kedua negara dalam menjaga stabilitas kawasan, menurut Parnell. Selama pertemuan tersebut, Menhan Hegseth juga mengapresiasi peran Indonesia dalam Dewan Perdamaian (BoP) serta keputusan RI untuk mengambil peran komando di Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) di Gaza, papar Parnell.
Kerja sama yang disepakati mencerminkan perkembangan berkelanjutan dari hubungan pertahanan bilateral yang telah terjalin selama beberapa dekade. Indonesia dan AS secara resmi mengakui satu sama lain sebagai mitra strategis di bidang pertahanan. Kedua negara juga menegaskan komitmen untuk bekerja sama berdasarkan prinsip saling menghormati, penghargaan atas kedaulatan nasional, serta kepentingan bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan stabil.
