Skip to content
Nasional

Prabowo Beri Cendera Mata Angklung untuk PM India

Sari Setiawan - tempatdonasi.com 4 mins read

Prabowo Beri Cendera Mata Angklung untuk PM India Meeting Results - Presiden Prabowo Subianto memberikan cendera mata berupa satu set angklung kepada Perdana

Prabowo Beri Cendera Mata Angklung untuk PM India

Prabowo Beri Cendera Mata Angklung untuk PM India

Tempatdonasi.com – Presiden Prabowo Subianto memberikan cendera mata berupa satu set angklung kepada Perdana Menteri India Narendra Modi saat kunjungan resmi pemimpin tersebut ke Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 7 Juli 2026. Hadiah ini disampaikan sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan India, sekaligus menunjukkan kekayaan seni dan budaya tanah air. Angklung, alat musik tradisional yang khas di Jawa Barat, menjadi simbol persahabatan serta perwakilan kebudayaan Indonesia yang dihargai oleh negara tamu.

Diplomasi Budaya melalui Angklung

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa pemberian angklung ini bagian dari strategi diplomasi budaya yang dilakukan pemerintah Indonesia. “Di tengah pertemuan, Presiden Prabowo menyerahkan oleh-oleh diplomatik berupa satu set angklung kepada PM Narendra Modi. Angklung, sebagai perwakilan seni tradisional Jawa Barat, membawa pesan bahwa kekayaan budaya Indonesia dapat menjadi jembatan dalam mempererat hubungan antar bangsa,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Penyerahan cendera mata ini tidak hanya sekadar pertukaran benda, tetapi juga menggambarkan komitmen Indonesia untuk mempromosikan seni dan budaya sebagai alat diplomasi. Angklung, yang diproduksi secara tradisional di daerah seperti Bandung dan Cirebon, memiliki sejarah panjang sebagai bagian dari kesenian Indonesia. Dengan memilih angklung sebagai hadiah, Prabowo menekankan bahwa seni tradisional adalah aset bangsa yang perlu dihargai dan diperkenalkan ke dunia internasional.

“Untuk koleksi Anda,” kata Prabowo kepada Modi saat menyerahkan angklung. Kalimat sederhana ini mengandung makna dalam, menunjukkan sifat santai dan hangat dalam hubungan antara dua kepala negara. Sementara itu, Modi tampak tertarik dengan alat musik tersebut, dengan ekspresi wajah yang menunjukkan antusiasme dalam menerima hadiah.

Momen Pemimpin Pemain Angklung

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo dan Modi tidak hanya sekadar melihat angklung, tetapi juga mencoba memainkannya secara langsung. Kedua pemimpin menggoyangkan alat musik dengan tangan masing-masing, menunjukkan kesamaan dalam minat untuk memahami dan menghargai seni tradisional. Modi tampak tersenyum sambil berusaha mengikuti irama yang dihasilkan oleh Prabowo.

Salah seorang staf Istana juga turut ambil bagian dalam momen tersebut, memainkan angklung sambil melantunkan melodi lagu India, “Kuch Kuch Hota Hai.” Lagu yang terkenal di kalangan masyarakat Indonesia ini menjadi jembatan untuk membangun atmosfer keakraban antara kedua pemimpin. Modi menunjukkan reaksi positif terhadap penampilan staf, sambil mencoba ikut memainkan alat musik tersebut.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Indonesia untuk menciptakan interaksi yang tidak hanya formal, tetapi juga pribadi. Dengan memperkenalkan seni lokal melalui angklung, pemerintah berharap mampu menyampaikan pesan bahwa kebudayaan Indonesia tidak kalah menarik dibandingkan seni dari negara-negara lain. Selain itu, angklung juga dianggap sebagai simbol harmoni, yang cocok untuk menggambarkan hubungan antara dua negara yang saling menghargai.

Perjalanan PM India: Tiga Hari di Jakarta dan Yogyakarta

Kunjungan Modi ke Indonesia berlangsung selama tiga hari, dengan fokus utama di Jakarta. Ia tiba di ibu kota pada Senin, 6 Juli 2026, dan berencana melanjutkan perjalanan ke Yogyakarta untuk mengunjungi Candi Prambanan. Lokasi tersebut memiliki nilai sejarah yang penting bagi bangsa Indonesia, dan kehadiran Modi di sana menunjukkan minat untuk memahami budaya lokal serta menguatkan ikatan antar negara.

Di Jakarta, Modi mengikuti berbagai acara diplomatik, termasuk pertemuan bilateral tertutup dengan Prabowo. Acara ini dihadiri oleh delegasi dari kedua negara, yang membahas berbagai isu strategis. Setelah itu, mereka menggelar makan siang bersama sebagai tanda kerja sama yang semakin erat. Dalam rangkaian acara ini, sejumlah nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) ditandatangani, yang diharapkan mendorong kolaborasi di berbagai sektor.

MoU Strategis dan Kemitraan dengan BRIN

Pertemuan di Istana Merdeka menghasilkan 16 kesepakatan antara Indonesia dan India, yang mencakup bidang seperti pertahanan, energi, kesehatan, teknologi, dan kebudayaan. Salah satu dokumen kerja sama yang dipertukarkan adalah perjanjian antara Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dengan Indian Space Research Organisation (ISRO). Kemitraan ini fokus pada penelitian bidang luar angkasa, yang diharapkan meningkatkan kemampuan kedua negara dalam pengembangan sumber daya alam dan teknologi modern.

MoU lainnya melibatkan sektor pertanian, pariwisata, dan pendidikan. Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan dapat mempercepat pertukaran ilmu pengetahuan dan pengalaman antar negara. Penandatanganan kesepakatan ini juga menunjukkan keinginan Indonesia untuk menjadi mitra strategis dalam membangun ekonomi dan kehidupan sosial yang lebih baik.

Selain MoU, pertemuan antara Prabowo dan Modi juga menyebutkan kesepakatan untuk meningkatkan kerja sama dalam pengelolaan sumber daya alam, khususnya minyak bumi dan gas alam. Indonesia dan India akan mengembangkan program pengiriman bahan bakar yang lebih efisien, sekaligus mengeksplorasi peluang investasi bersama dalam industri energi. Angklung yang diberikan sebagai cendera mata dianggap sebagai penanda awal dari kerja sama yang lebih luas.

Kebudayaan dan Budaya dalam Diplomasi

Sebagai negara yang kaya akan seni tradisional, Indonesia sering menggunakan alat musik dan tarian sebagai media untuk menyampaikan pesan diplomatik. Angklung, dengan nada yang khas dan keunikan dalam pembuatan, menjadi representasi utama dari budaya Jawa Barat. Dengan memperkenalkan angklung kepada Modi, Prabowo menunjukkan bahwa Indonesia memiliki keahlian dalam menggabungkan seni dengan diplomasi.

Penggunaan angklung juga merupakan bagian dari upaya Indonesia untuk menarik perhatian dunia, terutama di tengah era globalisasi yang sering kali membuat budaya lokal tergerus oleh arus kebudayaan asing. Dengan memberikan hadiah berupa angklung, Prabowo menekankan bahwa Indonesia tidak hanya memiliki kemampuan politik dan ekonomi, tetapi juga kekayaan budaya yang layak diakui.

Editor memilih topik ini karena angklung

Join the discussion