What Happened During: Pertamina Patra Niaga raih Emission Reduction Transparency Awards 2026

Pertamina Patra Niaga Raih Emission Reduction Transparency Awards 2026

What Happened During penghargaan Emission Reduction Transparency Awards 2026, PT Pertamina Patra Niaga berhasil memperoleh pengakuan sebagai perusahaan dengan komitmen kuat dalam transparansi pengelolaan emisi. Penghargaan ini diberikan oleh The Best Corporate Emission Reduction Transparency Awards, sebuah ajang tahunan yang menilai kinerja perusahaan dalam mengurangi dampak lingkungan secara terukur dan akuntabel. Pertamina Patra Niaga, sebagai bagian dari Subholding Downstream Pertamina, telah menunjukkan upaya signifikan dalam mendorong keberlanjutan energi melalui inovasi produk dan proses operasional yang ramah lingkungan.

Transparansi sebagai Strategi Utama

Menurut Roberth MV Dumatubun, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, penghargaan ini menegaskan bahwa transparansi dalam manajemen emisi adalah elemen kunci dalam mewujudkan keberlanjutan lingkungan. “Kami melihat transparansi sebagai alat penting untuk membangun kepercayaan masyarakat dan pihak internasional terhadap upaya kami dalam mengurangi jejak karbon,” kata Roberth dalam wawancara di Jakarta, Sabtu. Ia menambahkan bahwa pengakuan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan standar pelaporan emisi dan penggunaan energi terbarukan.

“Dengan What Happened During ini, Pertamina Patra Niaga semakin yakin bahwa langkah-langkah kami dalam mengurangi emisi gas buang dan menciptakan bahan bakar ramah lingkungan berada di jalur yang tepat,” ungkap Roberth. Ia menyoroti bahwa metrik keberlanjutan yang digunakan perusahaan tidak hanya mencakup data teknis, tetapi juga mencerminkan komitmen strategis dalam menciptakan ekosistem energi yang lebih hijau.

Produk Energi Ramah Lingkungan

Dalam upaya mengurangi emisi, Pertamina Patra Niaga telah mengembangkan berbagai produk bahan bakar berkelanjutan. Salah satu inisiatif utama adalah produksi Pertamax Green 95, yang dirancang untuk mengurangi polusi udara dibandingkan bahan bakar konvensional. Selain itu, perusahaan juga fokus pada Sustainable Aviation Fuel (SAF) dan Hydrotreated Vegetable Oil (HVO), yang menjadi bagian dari portfolio Pertamina Renewable Diesel. Proyek Green Refinery Cilacap menjadi penggerak utama dalam menghasilkan bahan bakar berbasis biomassa yang mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.

“What Happened During ini menunjukkan bahwa Pertamina Patra Niaga terus berinovasi dalam menghadirkan solusi energi yang lebih bersih,” tambah Roberth. Ia menjelaskan bahwa penggunaan Very Low Sulphur Fuel Oil (VLSFO) dan bahan bakar terbarukan menjadi bagian dari strategi transisi menuju ekonomi rendah karbon. Upaya ini juga terukur melalui laporan emisi yang diakses publik dan dipantau oleh pihak independen.

Komitmen keberlanjutan dalam Proses Operasional

Pertamina Patra Niaga tidak hanya menekankan inisiatif produk, tetapi juga menerapkan praktik operasional yang lebih efisien. Komitmen keberlanjutan terwujud melalui pengoptimalan rantai pasok, penggunaan teknologi ramah lingkungan, serta pengurangan limbah. Roberth mengungkapkan bahwa transparansi di seluruh tahapan kehidupan produk—mulai dari produksi hingga distribusi—menjadi prioritas utama. “Kami ingin memastikan bahwa setiap langkah Pertamina Patra Niaga berkontribusi positif pada lingkungan,” jelasnya.

What Happened During penghargaan ini menghadirkan peluang untuk memperkuat kerja sama dengan pihak eksternal, termasuk lembaga internasional dan mitra lokal. Dengan metrik yang jelas, perusahaan dapat menunjukkan progres dalam mencapai target pengurangan emisi dan menjadi referensi bagi perusahaan lain di sektor energi. Selain itu, peningkatan transparansi diharapkan mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan hidup.

“What Happened During tahun ini menggarisbawahi bahwa Pertamina Patra Niaga berada di depan barisan dalam menghadirkan energi berkelanjutan. Kami akan terus berupaya untuk mengurangi dampak lingkungan secara signifikan,” tambah Roberth. Ia menekankan bahwa penghargaan ini adalah bukti bahwa upaya perusahaan untuk menciptakan ekosistem energi hijau sudah diakui secara internasional.