Special Plan: Tangerang Hawks jadikan kekalahan dari Hornbills evaluasi tuju playoff
Tangerang Hawks jadikan kekalahan dari Hornbills evaluasi tuju playoff
Special Plan – Sabtu malam, tim Tangerang Hawks Basketball kalah dengan skor 87-91 dari Bogor Hornbills dalam pertandingan lanjutan IBL 2025 di Indomilk Arena, Tangerang. Kekalahan ini menjadi bahan evaluasi bagi pelatih tim untuk persiapan fase playoff. Asisten pelatih, Oleh Halim, menjelaskan bahwa kehilangan poin pada pertandingan tersebut mengharuskan mereka melakukan perbaikan di berbagai sektor permainan.
“Sebagai bagian dari persiapan playoff, kami perlu meningkatkan sejumlah aspek seperti tembakan dari luar atau permainan di area paint,” ujar Oleh usai pertandingan. Ia menambahkan, Hawks sejatinya menunjukkan upaya yang baik dalam pertandingan tersebut, namun gagal menutup pertandingan dengan kemenangan setelah Hornbills mempertahankan keunggulan di menit-menit akhir.
Kekalahan ini dianggap sebagai pelajaran berharga, karena tim harus memperbaiki berbagai elemen seperti akurasi tembakan serta penguasaan rebound. Oleh menekankan bahwa pertandingan playoff akan lebih intens dan menuntut kesiapan maksimal dari semua pemain. “Kami perlu memastikan bahwa setiap anggota tim siap menghadapi strategi lawan dengan berbagai kemungkinan,” tambahnya.
Evaluasi untuk Playoff
Dalam rencana evaluasi, Oleh menyebut bahwa Hawks tetap harus mempertahankan kekuatan utama, terutama dalam transisi cepat dan penggunaan momentum setelah jeda pertandingan. Namun, dia juga mengingatkan bahwa tim tidak bisa bergantung sepenuhnya pada satu pola permainan. “Lawan di playoff akan lebih memaksimalkan peran pemain asing, yang memiliki keahlian teknik dan postur tubuh yang mendukung permainan di dalam dan luar ring,” jelasnya.
Sebagai contoh, dalam pertandingan kontra Hornbills, Hawks mencatatkan 50 poin dari paint area. Meski demikian, akurasi tembakan tiga angka hanya mencapai 24 persen, sehingga statistik itu harus dihindari di babak playoff. Oleh menilai bahwa perbaikan di bidang tersebut sangat krusial untuk menghadapi tantangan lebih berat di depan.
Pemantauan Performa Tim
William Javonta Brown, salah satu center dari Tangerang Hawks Basketball, menambahkan bahwa timnya harus mampu beradaptasi terhadap lawan yang memiliki pemain bertubuh besar serta kemampuan menembak jarak jauh. “Tantangan terbesar adalah menjaga keseimbangan pertahanan di bawah ring sambil tetap siap menghadapi serangan dari sisi luar,” katanya.
Menurut Brown, laga kontra Hornbills menjadi pengalaman penting untuk meningkatkan kualitas permainan menjelang playoff. “Kami merasa lebih siap dengan kekalahan ini, karena memberikan gambaran bagaimana permainan akan berlangsung lebih sengit dan berkompetisi,” ujarnya. Ia menekankan pentingnya kekompakan tim dalam menjaga ketahanan pertahanan sekaligus mengejar keunggulan di serangan.
Hasil pertandingan tersebut juga memengaruhi posisi kedua tim dalam klasemen sementara IBL 2026. Bogor Hornbills kini berada di peringkat kedua dengan 14 kemenangan dan 5 kekalahan, meninggalkan satu laga tersisa. Sementara itu, Tangerang Hawks Basketball Club masih berada di posisi yang relatif lebih rendah dengan 10 kemenangan dan 8 kekalahan, serta masih memiliki dua pertandingan musim reguler yang belum selesai.
Oleh menyatakan bahwa kedua tim sudah lolos ke babak playoff musim 2026, yang akan dimulai pada 23 Mei. Meski begitu, ia menegaskan bahwa persiapan sebelumnya harus terus ditingkatkan. “Kami tidak bisa memandang kekalahan sebagai akhir dari persiapan, tetapi sebagai bagian dari proses menuju kesuksesan di playoff,” tuturnya.
Persiapan untuk playoff juga melibatkan analisis terhadap pola permainan lawan. Oleh memperkirakan bahwa tim-tim pesaing akan mengambil strategi yang lebih dinamis, terutama dalam memanfaatkan kecepatan dan kekuatan pemain asing. “Kami perlu beradaptasi dengan berbagai jenis lawan, termasuk yang memiliki kemampuan menembak dari luar ring maupun dominasi di area paint,” ujarnya.
William Javonta Brown menyoroti bahwa kekalahan melawan Hornbills memberikan pelajaran tentang kebutuhan adaptasi. Ia mengatakan bahwa pemain bertubuh besar lawan bisa menjadi ancaman serius jika tidak diantisipasi dengan baik. “Kami harus memperkuat pertahanan di bawah ring dan tetap siap menghadapi serangan dari sisi luar, terutama setelah jeda pertandingan,” imbuhnya.
Dalam konteks kekalahan ini, Hawks diharapkan bisa meningkatkan koordinasi antar pemain dan memperbaiki keakuratan tembakan tiga angka. Oleh menyebutkan bahwa faktor tersebut sangat penting karena di playoff, setiap poin bisa menjadi penentu kemenangan. “Kami perlu meningkatkan performa di berbagai sektor, termasuk kecepatan serangan dan kestabilan di zona pertahanan,” katanya.
Persiapan menuju playoff tidak hanya terfokus pada perbaikan teknik, tetapi juga pada mentalitas tim. Oleh menilai bahwa kekalahan kontra Hornbills akan memperkuat kepercayaan diri pemain untuk pertandingan-pertandingan berikutnya. “Kami memahami bahwa playoff akan jauh lebih berat, tetapi kekalahan ini bisa menjadi bahan pembelajaran untuk berkinerja lebih baik,” tuturnya.
Dengan dua laga musim reguler yang tersisa, Tangerang Hawks Basketball Club memperlihatkan potensi untuk memperbaiki kekurangan. Sementara itu, Bogor Hornbills dengan satu pertandingan tersisa tetap dalam posisi yang kuat. “Kami akan memanfaatkan setiap kesempatan untuk menambah poin dan memperkuat performa di fase playoff,” ujar Brown.
