Skip to content
Nasional

Prabowo Persilakan Tentara dan Polisi Periksa Dapur MBG

Sari Setiawan - tempatdonasi.com 4 mins read

Prabowo Buka Peluang Militer dan Polisi Cek Dapur Makan Bergizi Gratis New Policy - Presiden Prabowo Subianto secara resmi memberikan wewenang kepada anggota

Prabowo Persilakan Tentara dan Polisi Periksa Dapur MBG

Prabowo Buka Peluang Militer dan Polisi Cek Dapur Makan Bergizi Gratis

Tempatdonasi.com – Presiden Prabowo Subianto secara resmi memberikan wewenang kepada anggota Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk melakukan pengawasan terhadap dapur makan bergizi gratis (MBG). Langkah ini diambil sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas program nasional tersebut. Menurut pernyataan beliau, satuan-satuan kepolisian maupun militer yang berada di tingkat daerah memiliki hak penuh untuk memeriksa operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi di wilayah yurisdiksi masing-masing.

Pernyataan ini disampaikan oleh Presiden saat menghadiri acara peresmian Bendungan Meninting di Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada hari Jumat tanggal 10 Juli 2026. Dalam kesempatan tersebut, beliau juga meresmikan empat bendungan lainnya secara serentak di tiga provinsi berbeda, yaitu Aceh, Jawa Tengah, dan Bali. Total ada lima bendungan yang diresmikan dalam rangkaian kegiatan tersebut, dengan masa pembangunan yang berlangsung selama satu dekade dari tahun 2015 hingga 2025.

Komitmen Melanjutkan Program MBG dengan Integritas

Prabowo menegaskan bahwa program makan bergizi gratis akan terus dilanjutkan karena beliau tidak ingin melihat anak-anak Indonesia mengalami kelaparan. Namun, di sisi lain, beliau juga menekankan pentingnya menjaga integritas program ini dari praktik korupsi. Beliau mengakui bahwa tidak semua pihak bertindak baik dalam pengelolaan dana MBG.

“MBG kita teruskan, tapi kita mengerti dan kita sadar, banyak juga yang menusuk ke tubuhnya MBG untuk jadi maling di situ,”

Ucapan tersebut disampaikan dengan tegas, menunjukkan bahwa pemerintah pusat menyadari adanya masalah internal dalam pelaksanaan program ini. Oleh karena itu, pembukaan akses pemeriksaan kepada berbagai pihak dianggap sebagai solusi untuk memastikan dana benar-benar tersalurkan kepada yang berhak.

Akses Pemeriksaan untuk Semua Level Pejabat

Pres Prabowo tidak hanya membuka peluang bagi militer dan polisi, tetapi juga bagi pejabat pemerintahan di semua tingkatan. Gubernur, bupati, camat, hingga kepala desa semuanya diizinkan untuk melakukan inspeksi langsung ke dapur-dapur MBG. Jika menemukan kendala atau penyimpangan, mereka dapat melaporkannya langsung kepada Badan Gizi Nasional (BGN).

Alternatif lain yang ditawarkan adalah melalui media sosial. Prabowo menyebutkan bahwa masyarakat dan pejabat dapat mengunggah temuan mereka di platform seperti TikTok agar beliau sendiri dapat melihat langsung kondisi di lapangan. Pendekatan ini menunjukkan keterbukaan pemerintah terhadap masukan dari berbagai sumber.

“Saya minta gubernur, bupati, camat, kepala desa, boleh memeriksa semua dapur MBG,”

Sebagai mantan Menteri Pertahanan, Prabowo memberikan instruksi khusus kepada para komandan distrik militer (Dandim), komandan resor kepolisian (Kapolres), dan komandan kepolisian kecamatan (Policak). Beliau meminta mereka untuk melakukan pemeriksaan secara menyeluruh dan profesional.

Peringatan Terhadap Praktik Pemerasan

Salah satu kekhawatiran utama yang disampaikan oleh Presiden adalah adanya oknum yang memanfaatkan posisi mereka untuk melakukan pemerasan. Beliau berpesan agar para pemeriksa tidak datang dengan sikap arogan atau meminta setoran dari pengelola dapur MBG.

“Jangan manggil-manggil, mau ngerjain, jangan! Saya sudah lama jadi orang Indonesia. (Kalau) manggil-manggil minta setoran, rakyat awasi. Rakyat sekarang tidak bodoh,”

Pernyataan ini menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia saat ini lebih kritis dan tidak mudah ditipu. Prabowo juga menyoroti modus-modus penipuan anggaran yang dilakukan oleh beberapa pengelola dapur MBG, salah satunya dengan memperkecil porsi makanan yang disajikan kepada anak-anak.

Perbandingan Standar Porsi Makanan

Untuk memberikan gambaran tentang masalah porsi, Prabowo melakukan perbandingan dengan negara lain. Di Amerika Serikat, satu ekor ayam biasanya dinikmati oleh empat orang, sehingga setiap orang mendapatkan seperempat bagian. Namun di Indonesia, praktik yang sering terjadi adalah memotong satu ayam menjadi delapan hingga sepuluh bagian, yang berarti porsi menjadi jauh lebih kecil.

“Ayam itu bisa sampai dipotong delapan,”

Prabowo menambahkan bahwa jika di negara maju satu ayam cukup untuk empat orang, maka di Indonesia seharusnya juga demikian. Namun kenyataannya, ayam sering dipotong menjadi delapan atau bahkan sepuluh bagian, sehingga kualitas dan kuantitas nutrisi yang diterima anak-anak berkurang.

Investasi Jangka Panjang untuk Bangsa

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga membahas pentingnya pembangunan infrastruktur bendungan sebagai investasi jangka panjang. Beliau mengakui bahwa proses pembangunan bendungan memerlukan waktu, biaya, dan sumber daya yang tidak sedikit. Bahkan, ada kemungkinan proses tersebut baru selesai ketika presiden sudah berganti.

Beliau merasa bersyukur karena kelima bendungan yang diresmikan hari ini merupakan hasil kerja keras selama periode kepemimpinannya. Total biaya yang dikeluarkan untuk pembangunan kelima bendungan tersebut mencapai Rp 9,79 triliun. Prabowo menyebut ini sebagai investasi negara yang akan memberikan manfaat bagi generasi mendatang.

Kelima bendungan tersebut adalah Bendungan Meninting di Nusa Tenggara Barat, Bendungan Keureuto dan Bendungan Rukoh di Aceh, Bendungan Jlantah di Jawa Tengah, serta Bendungan Sidan di Bali. Semua proyek ini telah berjalan selama sepuluh tahun terakhir dan kini siap memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat sekitar.

Join the discussion