Skip to content
Bisnis

Bos Agrinas Tanggapi Isu Gaji Pengelola Koperasi Merah Putih

Tegar Ananda - tempatdonasi.com 3 mins read

Facing Challenges: Agrinas Tanggapi Isu Gaji Koperasi Merah Putih Facing Challenges - Joao Angelo De Sousa Mota, Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara

Bos Agrinas Tanggapi Isu Gaji Pengelola Koperasi Merah Putih

Facing Challenges: Agrinas Tanggapi Isu Gaji Koperasi Merah Putih

Tempatdonasi.com – Joao Angelo De Sousa Mota, Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, resmi menanggapi berbagai keluhan yang muncul terkait besaran gaji para pengelola Koperasi Desa Merah Putih. Dalam pernyataannya yang tegas, ia menegaskan bahwa kesejahteraan serta hak-hak seluruh personel yang tersebar di 1.061 gerai operasional di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur menjadi fokus utama perusahaan. Sebagai perusahaan yang sedang Facing Challenges dalam pengembangan sistem, Agrinas berkomitmen untuk memberikan solusi terbaik bagi seluruh stakeholders.

Menurut Joao, setiap kontribusi dan dedikasi dari para personel merupakan elemen vital yang menggerakkan roda KDKMP atau Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih. Pernyataan tersebut ia sampaikan melalui akun Instagram pribadinya dengan username @bung.joaomota pada hari Kamis, tanggal 9 Juli 2026. Ia juga menambahkan bahwa perusahaan sedang dalam proses evaluasi menyeluruh untuk memastikan semua masalah dapat diselesaikan secara komprehensif.

Proses Verifikasi dan Penindakan Data

Joao menjelaskan bahwa Agrinas telah melakukan pengecekan menyeluruh terhadap sistem yang sedang berjalan selama satu minggu terakhir. Sebagai perusahaan Badan Usaha Milik Negara, Agrinas berkomitmen penuh untuk menindaklanjuti setiap ketidaksesuaian data yang teridentifikasi setelah proses verifikasi selesai dilakukan. Facing Challenges dalam sistem pembayaran menjadi prioritas utama perusahaan saat ini.

Sebagian telah diselesaikan dan proses ini masih terus berlanjut, ujarnya.

Langkah-langkah konkret telah diambil untuk memastikan bahwa setiap masalah yang dilaporkan dapat ditangani secara tuntas. Agrinas juga terus berupaya mengembangkan sistem pengelolaan yang lebih baik demi memberikan hasil yang kokoh bagi seluruh gerai yang telah beroperasi. Perusahaan membentuk tim khusus yang bertugas melakukan monitoring harian terhadap proses pembayaran gaji.

Ekspansi Gerai dan Mandat Presiden

Selain fokus pada sistem yang sudah berjalan, Agrinas juga menyiapkan gerai-gerai yang telah selesai dibangun agar dapat segera beroperasi. Target ambisius yang ditetapkan adalah pembangunan lebih dari 80 ribu unit gerai Koperasi Merah Putih di seluruh wilayah Indonesia. Program ini merupakan bagian dari upaya perusahaan Facing Challenges dalam pengembangan infrastruktur koperasi nasional.

Agrinas mendapatkan mandat resmi untuk membangun fisik gerai serta fasilitas pergudangan Koperasi Merah Putih berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025. Mandat ini menjadi dasar hukum yang kuat bagi perusahaan dalam melaksanakan tugas-tugas pembangunan infrastruktur koperasi. Dengan dukungan penuh dari pemerintah, Agrinas optimis dapat menyelesaikan target pembangunan dalam waktu yang telah ditentukan.

Latar Belakang Keluhan Gaji

Sebelumnya, terdapat pemberitaan yang menyebutkan adanya kekecewaan para pengelola Koperasi Merah Putih di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Berdasarkan laporan dari Blokbojonegoro.com, besaran gaji yang diterima berkisar antara Rp 76 ribu hingga Rp 1,4 juta per bulan. Angka-angka tersebut dinilai jauh dari harapan para pengelola yang telah memberikan kontribusi mereka secara maksimal.

Selain masalah besaran gaji, para pengelola juga belum mendapatkan fasilitas perlindungan sosial berupa BPJS Kesehatan maupun BPJS Ketenagakerjaan. Kondisi ini menambah beban mereka dalam menjalankan tugas sehari-hari di gerai-gerai koperasi. Agrinas mengakui bahwa hal ini merupakan salah satu tantangan yang harus segera diatasi.

Agrinas menyatakan bahwa pihaknya akan terus memantau perkembangan situasi dan memastikan bahwa semua permasalahan dapat diselesaikan secara komprehensif. Perusahaan juga berkomitmen untuk memberikan transparansi dalam setiap proses penyesuaian gaji dan fasilitas yang akan diberikan kepada para pengelola. Facing Challenges bukan berarti menyerah, melainkan terus berusaha memberikan yang terbaik.

Dengan langkah-langkah yang diambil ini, Agrinas berharap dapat membangun kepercayaan kembali dari seluruh stakeholders yang terlibat dalam program Koperasi Merah Putih. Pembangunan sistem yang berkelanjutan menjadi kunci keberhasilan program ini dalam jangka panjang. Perusahaan juga berencana melakukan sosialisasi intensif kepada seluruh pengelola mengenai hak-hak mereka yang selama ini belum terpenuhi.

Join the discussion