New Policy: Grab perluas upaya pemberdayaan perempuan di era digital

Grab Perluas Upaya Pemberdayaan Perempuan di Era Digital

New Policy –

Jakarta – Grab Indonesia terus mengambil langkah strategis untuk meningkatkan peran perempuan dalam berbagai aspek ekosistem digital. Perusahaan ini menghadirkan berbagai inisiatif yang bertujuan menciptakan lingkungan yang lebih aman, inklusif, dan memberikan peluang bagi perempuan Indonesia. Dalam pernyataannya, Chief Executive Officer Grab Indonesia, Neneng Goenadi, menyampaikan bahwa pihaknya ingin memastikan setiap individu wanita di dalam sistem operasionalnya memiliki ruang untuk berkembang dan mencapai kemandirian. “Kami bertujuan menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan dan kemandirian perempuan di dalam ekosistem kami. Fokus utama kami adalah memberikan wadah yang memungkinkan mereka berkiprah secara maksimal, sehingga mampu membuka jalan baru dan menginspirasi perempuan lain untuk menciptakan dampak lebih luas,” ujarnya dalam keterangan pers yang diterima, Kamis.

Program Keselamatan untuk Mitra Pengemudi Perempuan

Dalam upaya meningkatkan keselamatan di lapangan, Grab meluncurkan program NGERUMPI (Ngobrol Seputar Masalah Wiramudi) yang menghadirkan workshop bertema “Jaga Diri di Jalan: Self-Defense untuk Perempuan Berkendara.” Inisiatif ini diselenggarakan sebagai jawaban atas tantangan yang sering dihadapi oleh para mitra pengemudi perempuan, khususnya dalam hal perlindungan diri. Melalui sesi interaktif yang didampingi instruktur bela diri profesional, peserta mendapatkan pengetahuan tentang teknik dasar pertahanan diri. Materi yang diberikan mencakup cara menghadapi ancaman, meningkatkan kesadaran situasional saat bekerja di jalan, hingga strategi untuk merasa lebih percaya diri dalam berbagai kondisi.

Program ini tidak hanya mengajarkan teknik fisik, tetapi juga memberikan pendekatan holistik untuk meningkatkan kualitas kehidupan para mitra pengemudi. Dengan menggabungkan pelatihan praktis dan pemahaman tentang lingkungan kerja, Grab mencoba menumbuhkan rasa aman dan kuat dalam komunitasnya. “Kami percaya bahwa keberhasilan perempuan di ranah digital tidak terlepas dari kemampuan mereka menjaga kesejahteraan pribadi,” kata Neneng Goenadi, menjelaskan pentingnya program ini sebagai bagian dari komitmen Grab untuk memperkuat posisi perempuan dalam segala aspek kehidupan.

Penguatan Kemandirian Finansial UMKM Perempuan

Sementara itu, Grab juga memberikan perhatian khusus pada kemandirian finansial pelaku UMKM perempuan melalui program SERABI (Sekumpulan Perempuan Bisa). Inisiatif ini dirancang untuk memberikan pelatihan praktis kepada para mitra merchant perempuan, terutama dalam mengelola keuangan secara sehat dan berkelanjutan. Beberapa topik yang dibahas meliputi perbedaan antara modal produktif dan pinjaman berisiko, tips menyisihkan dana darurat dari keuntungan usaha, serta cara mengidentifikasi kebocoran pengeluaran seperti pengeluaran kecil yang tidak tercatat, promosi yang berlebihan, atau biaya operasional yang tidak efisien.

Menurut Financial Planner Ayu Sara Herlia, salah satu penyelenggara program ini, pengelolaan keuangan yang baik menjadi fondasi penting bagi kelangsungan bisnis. “Dengan memahami bagaimana mengatur arus kas dan membangun dana darurat, pelaku usaha bisa lebih siap menghadapi tantangan sekaligus mendorong pertumbuhan usaha secara berkelanjutan,” tuturnya. SERABI tidak hanya memberikan pengetahuan tentang keuangan, tetapi juga mendorong partisipasi aktif perempuan dalam ekonomi digital, dengan memfasilitasi akses ke sumber daya dan jaringan yang diperlukan untuk berkembang.

Kolaborasi dengan Google Developer Group untuk Mempromosikan Kepemimpinan Perempuan

Dalam rangka mendukung peran strategis perempuan di bidang teknologi, Grab berkolaborasi dengan Google Developer Group (GDG) Jakarta untuk menyelenggarakan acara “Women Techmakers: Break the Pattern.” Inisiatif ini bertujuan menginspirasi lebih banyak perempuan untuk menjadi pemimpin dalam pengembangan inovasi teknologi. Dengan melibatkan para pemimpin perempuan dari dalam perusahaan, program ini bertujuan mendorong partisipasi aktif perempuan dalam keputusan strategis yang berkaitan dengan pertumbuhan ekosistem digital.

Kegiatan ini sekaligus menjadi wadah bagi perempuan muda untuk mengeksplorasi peluang karier di bidang teknologi. Selain itu, Grab juga menghadirkan program “STEM Talks” yang akan berlangsung pada 8 Mei 2026. Acara ini dirancang sebagai platform bagi mahasiswa perempuan untuk mendalami wawasan tentang dampak teknologi dalam kehidupan sosial dan ekonomi. “Melalui sesi berbagi pengalaman, kami ingin membangun kesadaran akan pentingnya teknologi sebagai alat transformasi,” kata Neneng Goenadi, menambahkan bahwa acara ini bertujuan menumbuhkan minat generasi muda perempuan dalam bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics).

Peluang untuk Menjadi Pemimpin di Bidang Teknologi

Grab memperkuat komitmen pemberdayaan perempuan dengan menawarkan pelatihan yang bertujuan membangun keterampilan teknis dan kepemimpinan. Dalam acara “Women Techmakers: Break the Pattern,” para peserta akan berkesempatan memperoleh pembekalan mengenai cara menghadapi tantangan dalam industri teknologi. Ini menjadi bagian dari upaya Grab untuk mengubah pola pikir masyarakat terkait peran perempuan dalam bidang yang selama ini dominan dihuni laki-laki.

“Dengan memperkenalkan inisiatif-inisiatif ini, kami ingin menciptakan lingkungan yang lebih adil dan inklusif bagi perempuan. Mereka tidak hanya diberi keterampilan teknis, tetapi juga dibimbing untuk mengembangkan wawasan strategis tentang pemanfaatan teknologi untuk menciptakan perubahan,” ujar Neneng Goenadi. Selain itu, Grab juga berupaya menyediakan aksesibilitas yang lebih baik bagi perempuan dalam mengakses pelatihan dan sumber daya yang relevan.

Program NGERUMPI dan SERABI, serta kolaborasi dengan GDG Jakarta, merupakan bagian dari langkah konsisten Grab dalam memperkuat posisi perempuan di era digital. Seluruh inisiatif ini bertujuan menumbuhkan kemampuan individu perempuan untuk berkiprah secara mandiri dan kreatif. “Kami berharap program ini tidak hanya memperbaiki kualitas kehidupan perempuan, tetapi juga menginspirasi mereka untuk terus berkembang dan menjadi bagian dari transformasi digital Indonesia,” tambah Neneng.

Dengan menghadirkan berbagai program yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik perempuan, Grab menunjukkan komitmen untuk menghadirkan perubahan positif dalam sistem ekonomi dan sosial digital. Dari penguatan keselamatan hingga pemberdayaan finansial, hingga dorongan untuk menjadi pemimpin teknologi, perusahaan ini memberikan ruang bagi perempuan untuk mengeksplorasi potensi mereka secara maksimal. Dalam jangka panjang, Grab berharap program-program ini dapat memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas hidup perempuan di Indonesia.