Prabowo: Yang Merasa Indonesia Suram – Cari Negara Lain
Prabowo Mengajak Warga yang Merasa Indonesia Suram untuk Mencari Negeri Lain Prabowo - Presiden Prabowo Subianto secara terbuka memberikan kesempatan kepada

Prabowo Mengajak Warga yang Merasa Indonesia Suram untuk Mencari Negeri Lain
Tempatdonasi.com – Presiden Prabowo Subianto secara terbuka memberikan kesempatan kepada masyarakat yang menilai Indonesia memiliki masa depan yang kurang cerah untuk berpindah ke negara lain. Pernyataan ini disampaikan oleh sang Kepala Negara saat menghadiri dan memberikan pidato dalam acara puncak peringatan Hari Koperasi Nasional yang diselenggarakan di kawasan Senayan, Jakarta. Dalam kesempatan tersebut, Prabowo tidak hanya menyampaikan pesan optimisme, tetapi juga memberikan ruang bagi mereka yang masih ragu terhadap kemajuan bangsa.
Pesan Optimisme dan Kesempatan untuk Pergi
Dalam orasinya, Presiden menegaskan keyakinannya bahwa Indonesia menyimpan kekayaan alam dan sumber daya yang melimpah. Menurutnya, potensi tersebut akan membawa Indonesia bangkit kembali ke posisi yang lebih baik. Ia juga mengajak mereka yang masih ragu-ragu untuk tetap berada di rumah dan tidak perlu terburu-buru mengambil keputusan. Prabowo secara tegas menyatakan bahwa tidak ada yang melarang warga untuk mencari negara lain jika memang merasa Indonesia tidak lagi sesuai dengan harapan mereka.
“Yang ragu-ragu silakan duduk di rumah aja. Yang merasa Indonesia suram, silakan kalau mau cari negara lain. Silakan, tidak ada yang melarang,” kata Prabowo pada Ahad, 12 Juli 2026.
Mengajak Rakyat Bersatu dan Bergotong-royong
Lebih lanjut, Prabowo meminta seluruh rakyat Indonesia untuk bersatu padu dan bergotong-royong dalam mempersiapkan kebangkitan bangsa. Ia menekankan pentingnya peran pihak-pihak yang kuat untuk memberikan bantuan kepada mereka yang lemah. Di sisi lain, pihak yang lemah juga dituntut untuk bekerja sama dengan baik agar tujuan bersama dapat tercapai. Pesan ini sejalan dengan nilai-nilai kekeluargaan yang telah lama menjadi ciri khas masyarakat Indonesia.
Eks Menteri Pertahanan ini juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk meninggalkan budaya saling memaki, benci, dan saling tidak percaya. Ia berharap masyarakat dapat kembali ke sifat asli bangsa Indonesia yang penuh dengan nilai-nilai positif. Menurut Prabowo, budaya negatif seperti caci maki, dengki, dan curiga hanya akan menghambat kemajuan negara.
“Marilah kita kembali ke sifat bangsa Indonesia yaitu saling memaafkan, saling mengerti, saling mengasihi, saling membantu, jangan ikut-ikut budaya caci maki, dengki, budaya curiga,” ucap Prabowo.
Perbedaan Bukan Alasan untuk Bermusuhan
Bagi Prabowo, sebuah bangsa tidak akan mencapai keberhasilan jika masih terjebak dalam pertikaian yang berkepanjangan. Ia menjelaskan bahwa perbedaan latar belakang suku maupun pilihan politik seharusnya tidak menjadi alasan untuk saling bermusuhan. Semua warga Indonesia dianggap sebagai satu keluarga besar yang memiliki tujuan yang sama, yaitu memajukan negara.
“Untuk apa kita bertikai, kita ini satu keluarga, apa pun latar belakang kita, apa pun suku kita, apa pun partai kita. Semua partai banyak patriot dan semua partai banyak bajingannya juga,” tutur dia.
Pernyataan ini menunjukkan bahwa Prabowo memahami realitas politik Indonesia yang beragam. Ia tidak menyalahkan seluruh anggota partai tertentu, tetapi mengakui bahwa setiap pihak memiliki kontribusi positif maupun negatif. Dengan demikian, pesan utamanya adalah pentingnya toleransi dan kerja sama di antara semua elemen masyarakat Indonesia.
