Solving Problems: Pemkot Tangerang gandeng Poltrada latih pegawai bidang transportasi
Kota Tangerang Kolaborasi dengan Poltrada untuk Meningkatkan Kompetensi Pegawai Transportasi
Solving Problems – Kota Tangerang, Banten, tengah mengambil langkah strategis melalui kerja sama dengan Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) untuk meningkatkan kapasitas SDM di bidang transportasi. Program pelatihan yang diinisiasi Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang bertujuan menghasilkan pegawai yang lebih profesional, adaptif, dan siap menghadapi tantangan perkembangan kota. Wali Kota Tangerang Sachrudin menegaskan pentingnya sinergi antara instansi pemerintah dengan lembaga pendidikan dalam membangun sistem transportasi yang efisien. “Kolaborasi ini merupakan bagian dari upaya menyelesaikan masalah melalui peningkatan kompetensi pegawai,” ujarnya.
Kerja Sama untuk Membangun SDM yang Unggul
Notula kerja sama ditandatangani pada Rabu (7/5) di Gedung Garuda Laksana, Poltrada Bali. Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan Pemkot Tangerang dan pimpinan Poltrada, yang secara resmi menyepakati langkah-langkah penguatan SDM transportasi. Menurut Sachrudin, kerja sama ini menjadi solusi efektif untuk meningkatkan kualitas layanan transportasi kepada masyarakat. “Kami berharap melalui program pelatihan ini, pegawai mampu menjawab berbagai tantangan yang muncul dalam tugas sehari-hari,” tambahnya.
“Kolaborasi antara pemerintah dan institusi pendidikan adalah fondasi penting dalam menciptakan SDM yang kompeten dan mampu berkontribusi pada pengembangan kota,” kata Sachrudin dalam keterangan resmi.
Konten Pelatihan yang Disesuaikan dengan Kebutuhan Lokal
Poltrada berperan aktif dalam merancang modul pelatihan yang relevan dengan kebutuhan Pemkot Tangerang. Program ini mencakup topik seperti pengelolaan transportasi umum, teknologi perhubungan modern, serta manajemen lalu lintas yang optimal. “Kami akan memberikan pengetahuan praktis agar pegawai bisa langsung menerapkan konsep di lapangan,” jelas Ketua Poltrada. Pemkot Tangerang optimis kerja sama ini akan memperkuat kemampuan pegawai dalam menjalankan tugas administratif dan operasional sektor transportasi.
Kepala Pusat Pengembangan SDM Perhubungan Darat, Bambang Siswoyo, menyoroti dampak positif dari inisiatif ini. “Kemitraan dengan Pemkot Tangerang akan meningkatkan daya saing SDM transportasi sekaligus menjawab tantangan di era digital,” ujarnya. Dia menambahkan bahwa pelatihan berkala dan pertukaran pengetahuan akan memastikan pegawai tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat dan industri.
“Solving Problems memerlukan pendekatan yang terpadu, dan kolaborasi ini menjadi langkah konkret untuk membangun sistem transportasi yang lebih efektif dan berkelanjutan,” terang Bambang Siswoyo.
Visi Kota Tangerang dalam Membangun Infrastruktur Terintegrasi
Solving Problems juga menjadi fokus utama dalam upaya Pemkot Tangerang menghadapi tantangan kepadatan lalu lintas dan permintaan transportasi yang meningkat. Dengan melibatkan Poltrada, pemerintah berharap menciptakan SDM yang mampu menerapkan inovasi dalam pengelolaan jaringan jalan raya dan layanan transportasi. “Kami ingin pegawai transportasi memiliki kemampuan teknis serta kemampuan berpikir kritis untuk menyelesaikan berbagai isu transportasi,” kata Sachrudin.
Kota Tangerang, sebagai salah satu kota metropolitan, memerlukan solusi yang berkelanjutan untuk meningkatkan efisiensi sistem transportasi. Program pelatihan ini diharapkan bisa memberikan dampak langsung dalam memperbaiki pengelolaan infrastruktur dan kebijakan transportasi. “Dengan keterlibatan Poltrada, kami bisa mengembangkan pegawai yang siap menghadapi dinamika perkembangan kota,” jelas Sachrudin.
Poltrada menyatakan akan terus mendukung upaya Pemkot Tangerang melalui pelatihan berkelanjutan. “Kami akan mengintegrasikan teori dan praktik untuk menyelesaikan masalah yang ada di lapangan,” ujarnya. Kerja sama ini juga diharapkan mendorong peningkatan kualitas layanan transportasi umum dan mengurangi kesenjangan antara pemangku kebijakan dengan masyarakat.
