Pernyataan Terbaru Prabowo Soal Antek Asing di Acara TNI
Prabowo Serukan Bangsa Tidak Membebek pada Kekuatan Asing dalam Pidato di Acara Panen Raya TNI Pernyataan Terbaru Prabowo Soal Antek Asing menjadi sorotan

Prabowo Serukan Bangsa Tidak Membebek pada Kekuatan Asing dalam Pidato di Acara Panen Raya TNI
Tempatdonasi.com – Pernyataan Terbaru Prabowo Soal Antek Asing menjadi sorotan publik setelah Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pesan penting kepada seluruh rakyat Indonesia agar tidak selalu mengikuti pihak asing. Pernyataan tersebut diungkapkannya saat berpidato dalam kegiatan panen raya Tentara Nasional Indonesia yang berlangsung di Malang, Jawa Timur, pada hari ini. Acara tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh dan masyarakat setempat yang antusias mendengarkan arahan dari presiden.
Visi Pengembangan Industri Etanol Nasional
Awalnya, Prabowo menyatakan keinginannya untuk memperbanyak jumlah pabrik etanol di Indonesia. Langkah ini merupakan bagian dari upaya strategis untuk mengembangkan bahan bakar minyak dengan campuran etanol. Ia juga menyampaikan bahwa saat ini Indonesia sudah mampu mencampur bensin dengan etanol hingga tingkat 20 persen atau yang dikenal dengan sebutan E20. Namun, menurutnya, yang menjadi persoalan utama karena Indonesia baru memiliki satu pabrik etanol saja. Sehingga, Prabowo memutuskan untuk membangun hingga 50 pabrik etanol di seluruh nusantara. Ia pun mempertanyakan kesiapan Indonesia kepada hadirin yang ada di acara panen raya tersebut.
“Indonesia bisa, kan? Yang enggak mau, enggak apa-apa. Duduk saja. Nonton, ya. Tapi, jangan membebek kepada kekuatan asing terus, gitu lho,” ujar Prabowo di acara panen raya TNI tersebut, pada Jumat, 17 Juli 2026, sebagaimana disiarkan secara langsung di kanal YouTube Sekretariat Presiden.
Mengkritik Narasi Indonesia Gelap
Dalam pidatonya, Prabowo kembali menyinggung aksi Indonesia Gelap. Kampanye Indonesia Gelap selama ini digunakan untuk menggaungkan narasi ketidakpuasan terhadap kondisi negara. Ia memberikan penjelasan sederhana namun tajam mengenai hal tersebut. Pernyataan Terbaru Prabowo Soal Antek Asing ini juga mencakup kritik terhadap pihak-pihak yang menilai Indonesia akan hancur. Ia mengingatkan bahwa setiap bulan selalu ada prediksi kehancuran, namun kenyataannya berbeda.
“Indonesia jelek. Indonesia apa? Indonesia gelap. Kalau pakai kacamata gelap, ya, gelap terus,” tutur Prabowo.
“Tiap bulan Indonesia akan collapse, katanya. Juni collapse, ini sudah Juli,” kata Prabowo.
Semangat Kerja Pemerintah yang Optimis
Prabowo juga menegaskan bahwa pemerintahannya akan terus bekerja mengejar sasaran pembangunan nasional. Ia kemudian mengimbuhkan bahwa mereka bekerja dengan semangat gembira dan semangat optimis. Menurutnya, orang yang berani itu gembira dan orang yang berani itu optimis. Sebaliknya, orang yang sedih hanya akan duduk di kamar saja. Pernyataan Terbaru Prabowo Soal Antek Asing ini menunjukkan bahwa presiden ingin membangun mental bangsa yang kuat dan mandiri.
“Kita bekerja dengan semangat gembira, semangat optimis. Orang berani itu gembira, orang berani itu optimis. Orang sedih duduk di kamar saja.”
Implikasi Strategis bagi Kedaulatan Nasional
Pernyataan Prabowo tentang tidak membebek kepada kekuatan asing memiliki makna yang sangat dalam bagi kedaulatan nasional. Dalam konteks globalisasi saat ini, banyak pihak yang cenderung mengikuti arahan dari luar negeri tanpa mempertimbangkan kepentingan nasional terlebih dahulu. Hal ini menjadi perhatian serius bagi pemerintahan Prabowo. Pernyataan Terbaru Prabowo Soal Antek Asing ini juga mencerminkan komitmen untuk membangun Indonesia yang lebih mandiri dan berdaulat.
Di sisi lain, rencana pembangunan 50 pabrik etanol tidak hanya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar dalam negeri, tetapi juga untuk mengurangi ketergantungan pada impor energi. Dengan memiliki kapasitas produksi etanol yang memadai, Indonesia dapat lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan energi nasional. Kegiatan panen raya TNI di Malang ini menjadi momentum penting bagi Prabowo untuk menyampaikan visi dan misinya kepada masyarakat. Melalui pidato tersebut, ia ingin menunjukkan bahwa pemerintahannya memiliki arah yang jelas untuk kemajuan bangsa. Selain itu, ia juga ingin memberikan motivasi kepada seluruh elemen masyarakat untuk terus bekerja keras tanpa terpengaruh oleh narasi negatif dari berbagai pihak.
Secara keseluruhan, pernyataan Prabowo dalam acara tersebut mencerminkan komitmen kuat untuk membangun Indonesia yang lebih mandiri dan berdaulat. Dengan fokus pada pengembangan industri dalam negeri dan penolakan terhadap ketergantungan berlebihan pada kekuatan asing, Indonesia diharapkan dapat mencapai kemajuan yang berkelanjutan di masa depan.
