Kunjungan Penting: Bersiap, BMKG prediksi puncak kemarau di Banten Juli hingga Agustus

Bersiap, BMKG Prediksi Puncak Kemarau di Banten Juli hingga Agustus

Berdasarkan informasi terkini, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan bahwa puncak musim kemarau di Provinsi Banten akan terjadi antara bulan Juli hingga Agustus 2026. Untuk itu, masyarakat disarankan segera melakukan persiapan dengan mengurangi penggunaan air bersih. Pengumuman ini dikeluarkan oleh Ketua Bidang Meteorologi dan Klimatologi Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah II Banten, Nely Ramah Kurniawati, pada Selasa di Serang.

Nely menjelaskan bahwa musim kemarau tahun ini berpotensi lebih kering dan berlangsung lebih lama karena pengaruh fenomena El Nino. Ia menegaskan, masyarakat perlu waspada terhadap risiko kekeringan dan kebakaran lahan. “Masyarakat diingatkan untuk segera bersiap menghadapi musim kemarau yang diperkirakan lebih ekstrem. Kami mengimbau agar penggunaan air bersih dikelola secara bijak serta memantau kemungkinan terjadinya kekeringan,” tutur Nely dalam pernyataannya.

“Kondisi panas terik memicu penguapan air secara intensif yang mengangkat massa udara hangat dan lembap ke atmosfer. Proses konveksi ini membentuk awan Cumulonimbus yang memicu hujan lebat disertai kilat dan angin kencang,” jelas Nely.

Menurut Nely, wilayah Banten mulai memasuki musim kemarau sejak akhir Maret hingga Juni, namun saat ini masih dalam masa transisi atau pancaroba yang diperkirakan berlangsung hingga awal Juni 2026. Meski klimatologi menunjukkan peralihan ke musim kemarau, hujan deras masih bisa terjadi di sore hingga malam hari. Hal ini disebabkan oleh pemanasan permukaan yang kuat pada siang hari, dengan tingkat kelembapan udara yang mencapai 60 hingga 95 persen.

BMKG menyarankan masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana hidrometeorologi seperti banjir lintasan di area rawan seperti Kabupaten Pandeglang dan Lebak. Selain itu, mereka juga diingatkan untuk mempersiapkan diri menghadapi krisis air yang terjadi di tengah puncak kemarau. Nely menambahkan, warga dapat memantau prakiraan cuaca terkini melalui saluran resmi BMKG.

Dalam kesempatan tersebut, Nely mengingatkan masyarakat untuk rutin memeriksa informasi prakiraan cuaca Provinsi Banten di media sosial @bmkgwilayah2. “Untuk mengetahui kondisi terkini, warga disarankan mengakses prakiraan cuaca secara berkala,” ujarnya.