Polisi Selidiki Penyebab Kapal KN SAR Ramawijaya Terbakar
Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Metro Jaya telah memulai proses penyelidikan komprehensif terkait insiden kebakaran yang melanda

Polisi Selidiki Penyebab Kapal KN SAR Ramawijaya: Investigasi Kebakaran Kapal KN SAR Ramawijaya di Galangan Muara Baru Tempatdonasi.com – Direktorat
Investigasi Kebakaran Kapal KN SAR Ramawijaya di Galangan Muara Baru
Tempatdonasi.com – Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Metro Jaya telah memulai proses penyelidikan komprehensif terkait insiden kebakaran yang melanda kapal KN SAR Ramawijaya. Peristiwa ini terjadi saat kapal sedang melakukan perbaikan di Galangan Muara Baru, Jakarta Utara, pada hari Rabu, 22 Juli 2026. Para penyidik bekerja keras untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan api menyebar dengan cepat di dalam kapal.
Proses Investigasi dan Pengumpulan Bukti
Kebakaran pertama kali terdeteksi sekitar pukul 19.30 WIB, saat kepulan asap tebal mulai terlihat dari bagian badan kapal. Respons cepat segera dilakukan oleh petugas pemadam kebakaran yang langsung dikerahkan ke lokasi kejadian. Kepala Subdirektorat Penegakan Hukum Ditpolairud Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Ardhie Demastyo, menyatakan bahwa tim penyidik masih dalam tahap pengumpulan informasi untuk memastikan penyebab sebenarnya dari kebakaran tersebut.
“Saat ini kami masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran,” kata Ardhie dalam keterangannya, Rabu.
Polisi telah mengamankan area sekitar kapal dan mulai melakukan wawancara dengan para saksi yang hadir saat peristiwa terjadi. Koordinasi intensif juga dilakukan dengan berbagai instansi terkait untuk mendukung proses investigasi secara menyeluruh dan memastikan tidak ada aspek yang terlewatkan.
Analisis Sumber Api dan Aktivitas Pekerjaan
Berdasarkan temuan awal para penyidik, sumber api diduga berasal dari kamar anak buah kapal (ABK) yang terletak di lambung kiri kapal. Keterangan dari sejumlah pekerja mengungkapkan bahwa sekitar pukul 19.00 WIB, seorang pekerja bernama Eko yang sedang melakukan pekerjaan penyambungan pelat kapal atau replating melihat percikan api dari area kamar ABK. Setelah melihat kejadian tersebut, Eko segera memberi tahu pekerja lain agar api dapat dipadamkan dengan cepat sebelum menyebar lebih luas.
Para penyidik juga menemukan sejumlah peralatan kerja di ruangan tersebut, termasuk mesin las dan gerinda yang digunakan untuk pekerjaan perbaikan. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, para pekerja melaksanakan perbaikan kapal berdasarkan surat perintah kerja (SPK) yang diterbitkan oleh PT Proskuneo Kadarusman. Proses ini melibatkan berbagai tahap pemeriksaan untuk memastikan tidak ada kelalaian dalam prosedur kerja.
Konfirmasi dari Mandor dan Evaluasi Kerugian
Mandor pekerjaan, Feri, mengaku tidak berada di lokasi saat kebakaran terjadi karena sedang mengirim material berupa pelat kapal ke kawasan Tanjung Priok. Menurut keterangan Feri, pekerjaan perbaikan kapal berlangsung setiap hari dengan jadwal operasional mulai pukul 08.00 hingga 21.00 WIB. Jadwal ini menunjukkan bahwa kebakaran terjadi pada akhir jam kerja harian, saat sebagian pekerja sudah mulai pulang.
Petugas pemadam kebakaran mengerahkan 15 unit mobil pemadam untuk memadamkan api hingga situasi berhasil dikendalikan. Hingga saat ini, polisi masih mendata jumlah korban maupun nilai kerugian material akibat kebakaran tersebut. Proses pendataan ini penting untuk menentukan besaran kompensasi dan evaluasi dampak ekonomi dari insiden yang terjadi.
Langkah Selanjutnya dalam Proses Hukum
Ardhie mengatakan penyidik akan mendalami prosedur pekerjaan perbaikan kapal yang berlangsung sebelum kebakaran terjadi, termasuk memeriksa seluruh pihak yang terlibat dalam proses tersebut. Polisi juga masih menunggu hasil olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan lanjutan untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran serta memastikan ada atau tidaknya unsur pidana dalam peristiwa tersebut.
“Apabila nantinya ditemukan unsur kelalaian maupun pelanggaran hukum, tentu akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Ardhie.
Investigasi ini diharapkan dapat memberikan kejelasan mengenai faktor-faktor yang berkontribusi terhadap kebakaran, termasuk aspek keselamatan kerja dan kepatuhan terhadap prosedur operasional standar di galangan kapal. Para ahli juga akan memberikan kontribusi dalam analisis teknis untuk memastikan tidak ada kesalahan prosedur yang menyebabkan insiden ini.
Related SEO Topics
Frequently Asked Questions
Apa itu Polisi Selidiki Penyebab Kapal KN SAR Ramawijaya?
Polisi Selidiki Penyebab Kapal KN SAR Ramawijaya adalah topik utama yang dibahas di artikel ini dengan konteks praktis agar pembaca memahami informasinya dengan jelas.
Mengapa Polisi Selidiki Penyebab Kapal KN SAR Ramawijaya penting?
Polisi Selidiki Penyebab Kapal KN SAR Ramawijaya penting karena membantu pembaca membandingkan pilihan, menghindari kesalahan umum, dan mengambil keputusan yang lebih tepat.
Bagaimana cara memakai panduan Polisi Selidiki Penyebab Kapal KN SAR Ramawijaya ini?
Gunakan poin utama, contoh, dan tautan terkait di halaman ini sebagai rujukan awal, lalu cek detail terbaru sebelum mengambil keputusan final.
