Nasional

UGM Naik 18 Peringkat dalam QS World University Rankings

UGM Naik 18 Peringkat dalam QS World University Rankings 2027 UGM Naik 18 Peringkat dalam QS World - Universitas Gadjah Mada (UGM) mencatatkan peningkatan

Desk Nasional
Published Juni 21, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments

UGM Naik 18 Peringkat dalam QS World University Rankings 2027

UGM Naik 18 Peringkat dalam QS World – Universitas Gadjah Mada (UGM) mencatatkan peningkatan signifikan dalam peringkat QS World University Rankings 2027, kini berada di posisi ke-206 dari total 1.504 institusi pendidikan tinggi yang dinilai. Angka ini menunjukkan kemajuan besar dibandingkan hasil tahun sebelumnya, ketika UGM ditempatkan pada peringkat 224. Peningkatan ini diperoleh setelah kinerja universitas tersebut diperbaiki secara signifikan di berbagai aspek penilaian. Perubahan ini diterbitkan pada 18 Juni 2026, menjadi sorotan bagi penyandang predikat perguruan tinggi paling prestise di Indonesia.

Indikator Penilaian QS

Kompetisi untuk masuk dalam daftar QS World University Rankings dinilai berdasarkan lima kriteria utama. Pertama, kualitas penelitian dan inovasi, yang berkontribusi 50% pada perhitungan akhir. Kedua, tingkat keberhasilan lulusan di pasar kerja, menempati 20%. Ketiga, pengalaman belajar mahasiswa, dengan bobot 10%. Keempat, keterlibatan global melalui penelitian internasional, sebesar 15%. Kelima, aspek keberlanjutan lingkungan, yang memberi bobot 5%. Pemeringkatan ini memperhitungkan data dari berbagai sumber, termasuk survei akademik dan keterlibatan universitas dengan lembaga global.

Komentar Rektor UGM

“Peningkatan peringkat UGM di QS World University Rankings menunjukkan kontribusi civitas akademika dalam penguatan kualitas pengajaran, produktivitas riset, dan dampak ilmiah secara internasional,” terang Rektor UGM Ova Emilia dalam pernyataan tertulis. Ini menjadi bukti bahwa perubahan pada berbagai indikator penilaian telah menghasilkan hasil yang memuaskan. Ova menekankan bahwa peningkatan ini tidak hanya menunjukkan kemajuan akademik, tapi juga mendorong universitas untuk terus berinovasi dalam pengembangan sumber daya manusia.

Dalam rangkaian peringkat QS 2027, UGM berada di bawah Universitas Indonesia (UI), yang menempati peringkat ke-191. Meski masih berada di bawah UI, UGM tetap menjadi salah satu institusi pendidikan tinggi teratas di kawasan Asia Tenggara. Di tingkat regional, UGM menduduki posisi ke-54 di Asia, menunjukkan dominasi di wilayah tersebut. Namun, peringkatnya di Asia Tenggara turun dari posisi ke-8 tahun sebelumnya, karena jumlah pesaing yang meningkat. Meski demikian, UGM tetap mempertahankan dominasi sebagai institusi unggul di kawasan tersebut.

Faktor Pendorong Kenaikan Peringkat

Menurut Ova, kenaikan peringkat UGM berasal dari perbaikan di hampir seluruh indikator. Salah satu faktor utama adalah peningkatan reputasi akademik, yang kini mencapai peringkat 131 dunia. Indikator ini menunjukkan pengakuan tinggi dari komunitas ilmuwan internasional terhadap kualitas riset dan pendidikan di UGM. Selain itu, kinerja pada aspek keberlanjutan dan keterlibatan global juga berkontribusi signifikan, meski jumlah bobotnya lebih kecil.

Dalam rangka menghadapi persaingan global, UGM terus meningkatkan kerja sama dengan institusi internasional. Peningkatan jumlah mahasiswa internasional dan program kemitraan dengan universitas asing menjadi strategi utama. Selain itu, peningkatan jumlah publikasi ilmiah dan partisipasi dalam konferensi internasional juga memberikan dampak positif pada penilaian QS. Angka ini menunjukkan bahwa UGM telah memperkuat posisinya sebagai pusat penelitian dan pembelajaran yang diakui secara global.

Kompetisi dalam Perguruan Tinggi Indonesia

Dalam daftar QS 2027, Indonesia memiliki total 20 universitas yang masuk. UI tetap menjadi universitas paling unggul di negara tersebut, dengan peringkat 191. Sementara itu, UGM menduduki peringkat ke-206, diikuti oleh beberapa institusi lain, seperti Universitas Diponegoro (Undip), yang mengalami kenaikan atau penurunan tergantung pada indikator yang dilihat. Peringkat UGM menjadi bukti bahwa universitas tersebut terus bersaing di level internasional, terlepas dari tantangan yang dihadapi oleh institusi pendidikan tinggi lain di Indonesia.

Perspektif Global dan Langkah ke Depan

Menurut Ova Emilia, peringkat ini menjadi modal penting untuk menarik calon mahasiswa dan dosen dari luar negeri. “Hasil ini mempertegas bahwa UGM adalah salah satu perguruan tinggi terbaik di Asia Tenggara dan Indonesia, serta menegaskan komitmen untuk berkembang di panggung global,” tuturnya. Selain itu, kenaikan peringkat ini juga mengembangkan kesadaran masyarakat internasional akan kualitas pendidikan dan riset yang dihasilkan oleh UGM. Ini membuka peluang untuk mengajukan kerjasama penelitian dengan universitas besar di Eropa, Amerika, dan Asia.

Peningkatan peringkat UGM juga memicu harapan tinggi bagi komunitas akademik nasional. Kinerja yang baik dalam indikator keberlanjutan dan keterlibatan global diharapkan dapat menjadi pendorong untuk universitas lain di Indonesia. Meski hanya satu institusi yang mampu mencapai peringkat 200-an, U

Leave a Comment