Skip to content
Tekno

Video Viral Sultan HB X Jual Koin Kuno, Pemda DIY: Deepfake

Maya Rahman - tempatdonasi.com 4 mins read

Awal pekan ini, dunia maya dihebohkan oleh sebuah rekaman video yang diduga merupakan hasil manipulasi digital menggunakan teknologi kecerdasan buatan

Video Viral Sultan HB X Jual Koin Kuno, Pemda DIY: Deepfake

Viral Sultan HB X Jual Koin: nggemparkan Media Sosial Tempatdonasi.com – Awal pekan ini, dunia maya dihebohkan oleh sebuah rekaman video yang diduga

Video Deepfake Sultan HB X Menjual Koin Kuno Menggemparkan Media Sosial

Tempatdonasi.com – Awal pekan ini, dunia maya dihebohkan oleh sebuah rekaman video yang diduga merupakan hasil manipulasi digital menggunakan teknologi kecerdasan buatan. Rekaman tersebut menampilkan sosok Sri Sultan Hamengku Buwono X, yang sekaligus menjabat sebagai Raja Keraton dan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta. Konten viral ini menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial sejak pertama kali beredar.

Dalam rekaman yang beredar luas tersebut, Sultan HB X terlihat sedang memberikan respons terkait penjualan koin-koin kuno. Selain itu, beliau juga tampak mengarahkan proses pembayaran untuk suatu barang tertentu sebelum barang tersebut dikirimkan kepada pembeli. Narasi dalam video ini seolah-olah memberikan instruksi langsung yang terdengar meyakinkan bagi para penonton.

Konfirmasi dari Dinas Kominfo Pemda DIY

Ditya Nanaryo Aji, yang menjabat sebagai Pranata Humas Ahli Madya di Dinas Komunikasi dan Informatika Pemda DIY, memberikan klarifikasi resmi mengenai video tersebut. Menurut beliau, rekaman ini sangat mungkin merupakan hasil manipulasi digital yang memanfaatkan teknologi artificial intelligence atau kecerdasan buatan. Alasan utamanya adalah Sultan HB X selama ini tidak pernah mengeluarkan pernyataan resmi mengenai konten yang sedang viral tersebut.

“Masyarakat agar tidak mudah mempercayai ataupun menyebarluaskan video hasil rekayasa AI yang mencatut nama Gubernur DIY,” kata Ditya, Rabu, 22 Juli 2026.

Ungkapan tersebut menjadi peringatan penting bagi masyarakat agar lebih kritis dalam mengonsumsi informasi digital. Teknologi deepfake yang semakin canggih memungkinkan penciptaan konten yang tampak sangat realistis, sehingga sulit dibedakan dari rekaman asli.

Investigasi Internal Keraton Yogyakarta

Tidak hanya pihak Pemda DIY, investigasi mendalam juga dilakukan secara internal oleh Keraton Yogyakarta. Melalui pengecekan menyeluruh terhadap berbagai aspek video, pihak Keraton memastikan bahwa rekaman tersebut bukan merupakan dokumentasi resmi dari Pemda DIY maupun Keraton Yogyakarta. Hal ini diperkuat dengan analisis terhadap isi konten maupun cara penyampaiannya yang tidak sesuai dengan standar komunikasi resmi.

“Hasil pengecekan baik dari isi maupun cara penyampaiannya, kami pastikan itu hasil rekayasa menggunakan AI,” kata Ditya menjelaskan temuan investigasi tersebut.

Lebih lanjut, Ditya menyoroti bahwa narasi dalam video mengandung pernyataan yang menyentuh ranah pribadi seseorang serta menyebutkan nama individu tertentu. Hal ini merupakan hal yang tidak pernah disampaikan oleh Sultan HB X dalam komunikasi resmi selama ini. Selama masa pendampingan kegiatan Sultan HB X, tidak pernah ada pernyataan yang masuk ke ranah pribadi seperti yang tergambar dalam video viral tersebut.

Modus Penipuan Berbasis Deepfake

Ditya menduga bahwa video rekayasa yang mengarahkan transaksi pembayaran barang sebelum dikirim tersebut berpotensi mengarah pada modus penipuan. Modus ini memanfaatkan kecanggihan kemiripan wajah dan suara yang dihasilkan oleh teknologi deepfake. Isi videonya seolah-olah memberikan instruksi agar seseorang melakukan pembayaran suatu barang sebelum barang tersebut dikirimkan.

Pemda DIY secara resmi meminta publik untuk lebih bijak dan selalu mengonfirmasi kebenaran informasi sebelum mempercayainya sepenuhnya. Kemajuan teknologi yang memberikan banyak manfaat ini juga dinilai dapat disalahgunakan untuk menyebarkan informasi yang menyesatkan kepada masyarakat luas.

Prioritas Edukasi Digital

Hingga saat ini, Pemda DIY memilih untuk belum membahas langkah hukum terkait temuan video deepfake tersebut. Mereka menyatakan lebih menempatkan edukasi dan peningkatan literasi digital masyarakat sebagai prioritas utama. Tujuannya adalah agar publik makin cermat dalam mengenali serta mengantisipasi potensi penipuan berbasis teknologi deepfake yang semakin marak.

Perkembangan teknologi AI memang membawa banyak manfaat, namun di sisi lain juga memerlukan kewaspadaan ekstra dari masyarakat. Dengan meningkatkan pemahaman tentang teknologi deepfake, diharapkan masyarakat dapat lebih kritis dan tidak mudah tertipu oleh konten-konten rekayasa yang beredar di media sosial.

Pilihan Editor: World Wide Web of AI, Proyek Gratis AI untuk Semua Orang

Frequently Asked Questions

Apa itu Viral Sultan HB X Jual Koin?

Viral Sultan HB X Jual Koin adalah topik utama yang dibahas di artikel ini dengan konteks praktis agar pembaca memahami informasinya dengan jelas.

Mengapa Viral Sultan HB X Jual Koin penting?

Viral Sultan HB X Jual Koin penting karena membantu pembaca membandingkan pilihan, menghindari kesalahan umum, dan mengambil keputusan yang lebih tepat.

Bagaimana cara memakai panduan Viral Sultan HB X Jual Koin ini?

Gunakan poin utama, contoh, dan tautan terkait di halaman ini sebagai rujukan awal, lalu cek detail terbaru sebelum mengambil keputusan final.

Join the discussion