Skip to content
Travel

Syarat Tambahan Liburan ke Vietnam

Sinta Kurniawan - tempatdonasi.com 3 mins read

mantauan Kesehatan Wisatawan Key Discussion - Menjelang liburan musim panas 2026, Pemerintah Vietnam mengumumkan penerapan aturan baru yang berlaku secara

Syarat Tambahan Liburan ke Vietnam

Kebijakan Baru Vietnam untuk Pemantauan Kesehatan Wisatawan

Tempatdonasi.com – Menjelang liburan musim panas 2026, Pemerintah Vietnam mengumumkan penerapan aturan baru yang berlaku secara menyeluruh di seluruh wilayah negara tersebut. Mulai Rabu, 1 Juli 2026, seluruh pelancong internasional, baik yang masuk, keluar, maupun transit di Vietnam, wajib mengisi dan menyampaikan dokumen deklarasi kesehatan. Kebijakan ini tidak membeda-bedakan status kewarganegaraan, jenis visa, atau moda transportasi yang digunakan. Tujuan utamanya adalah memperkuat sistem pengawasan kesehatan di perbatasan serta mengantisipasi ancaman penyakit menular yang berpotensi menyebar secara global.

Mekanisme Penyampaian Formulir Kesehatan

Kebijakan ini diatur melalui Undang-Undang Pencegahan Penyakit yang berlaku di Vietnam. Menurut laporan Travel + Leisure Asia, formulir kesehatan harus diselesaikan tujuh hari sebelum keberangkatan, dengan pengisian dilakukan di pos pemeriksaan perbatasan. Otoritas lokal juga memberikan fleksibilitas untuk menambahkan bahasa asing lainnya jika situasi epidemiologi global membutuhkan penggunaan alternatif. Misalnya, jika muncul wabah baru, pihak berwenang dapat memperluas opsi bahasa yang tersedia untuk memudahkan pengisian formulir.

Dokumen ini memuat informasi tentang kondisi kesehatan wisatawan, termasuk riwayat penyakit, gejala yang dialami, dan paparan terhadap wabah tertentu. Pengisian dilakukan secara digital, sehingga bisa diakses melalui platform resmi yang disediakan oleh pemerintah. Proses ini dirancang agar efisien, namun tetap memenuhi standar ketat untuk memastikan data yang diperoleh akurat. Selain itu, penggunaan teknologi digital dalam pengumpulan informasi juga mempercepat pengolahan data, yang sebelumnya memakan waktu lebih lama.

Pemantauan Fisik dan Teknologi

Verifikasi dokumen kesehatan akan dilakukan secara ketat di bandara, pelabuhan, dan titik masuk darat. Petugas akan mengecek kondisi fisik penumpang dengan alat pemindaian suhu tubuh berbasis termal, serta mengamati tanda-tanda kelelahan atau gejala flu yang mencurigakan. Wisatawan yang menunjukkan indikasi penyakit menular akan diarahkan ke ruang pemeriksaan intensif untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Dalam laporan VisasNews, petunjuk teknis resmi menyebutkan bahwa proses skrining mendalam ini dibatasi dengan durasi maksimal dua jam per orang. Masa ini mencakup waktu untuk mengisi formulir, mengecek data, dan melakukan evaluasi kesehatan. Meski pemerintah memberikan ruang untuk pengisian secara langsung, wisatawan tetap dianjurkan untuk memantau pembaruan sistem melalui aplikasi atau situs web resmi. Kesalahan atau keterlambatan dalam pengisian bisa memicu antrean panjang di konter imigrasi, terutama jika banyak pengunjung menghadapi keberangkatan yang sama.

“Proses skrining mendalam ini dibatasi dengan durasi maksimal dua jam per orang,” demikian bunyi petunjuk teknis pernyataan resmi Pemerintah Vietnam dalam laporan VisasNews.

Perbedaan dengan Sistem Sebelumnya

Pemerintah menegaskan bahwa aturan baru mengenai deklarasi kesehatan tidak boleh disalahartikan dengan Kartu Kedatangan Digital (Digital Arrival Card) yang sudah beroperasi sejak April lalu. Kartu Digital berfokus pada data logistik pariwisata, seperti detail akomodasi dan tujuan kunjungan, sementara formulir kesehatan ini khusus memuat informasi medis. Selain itu, sistem Digital Arrival Card tidak melibatkan pemindaian suhu atau pemeriksaan fisik yang intensif, sehingga perbedaan ini perlu dipahami agar tidak terjadi kebingungan di konter imigrasi.

Pihak berwenang juga menjelaskan bahwa data sensitif yang terkumpul melalui pengawasan digital akan dilindungi secara ketat. Informasi tersebut hanya digunakan untuk tujuan pertahanan kesehatan nasional, seperti pengambilan keputusan dalam situasi darurat kesehatan. Proses ini dirancang agar transparan, namun tetap aman dari kebocoran data pribadi. Wisatawan tidak perlu khawatir tentang penggunaan data mereka, karena semua informasi diproses sesuai aturan perlindungan privasi yang berlaku.

Peluang dan Tantangan untuk Wisatawan

Sebagai bagian dari upaya pencegahan penyakit, Vietnam menawarkan kemudahan bagi wisatawan yang menghadapi situasi kritis. Misalnya, jika seseorang tidak menguasai bahasa Indonesia, mereka bisa menggunakan opsi bahasa Inggris atau Prancis untuk mengisi formulir. Namun, kebijakan ini juga memerlukan persiapan lebih awal dari para pelancong. Mereka harus memastikan akses ke internet atau mengunjungi loket khusus di bandara jika tidak bisa mengisi secara digital.

Meski prosedur awal masih bisa dilakukan secara langsung, para pelancong disarankan untuk mengikuti instruksi terkini. Contohnya, jika ada perubahan dalam protokol kesehatan, mereka perlu mengupdate data mereka agar tidak mengganggu proses pemeriksaan. Pemerintah juga mengimbau wisatawan untuk tidak mengabaikan aturan ini, karena pelanggaran dapat menyebabkan keterlambatan dalam pengurusan visa atau penumpang lain yang terpengaruh.

Join the discussion