Agenda Kunjungan: AS sambut baik penguatan kerja sama pertahanan dengan RI
AS Beri Sambutan Positif atas Penguatan Kerja Sama Pertahanan dengan RI
Pertemuan di Pentagon
Di Jakarta, Menteri Pertahanan Amerika Serikat Pete Hegseth menyampaikan dukungan terhadap peningkatan kerja sama pertahanan dengan Indonesia yang diwujudkan melalui Kemitraan Kerja Sama Pertahanan Utama (MDCP). Pertemuan ini berlangsung di Pentagon, Senin (13/4), ketika Hegseth menerima Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin.
Kemitraan yang Memperkuat Hubungan Keamanan
Hegseth mengungkapkan bahwa kemitraan ini mencerminkan hubungan keamanan yang semakin solid antara kedua negara. “Ini memperkuat daya tahan kawasan serta menunjukkan komitmen bersama terhadap perdamaian melalui kekuatan,” ujarnya dalam wawancara.
“Kunjungan Anda menunjukkan pentingnya hubungan keamanan yang terus berkembang, serta kolaborasi aktif antara Departemen Pertahanan AS dan Indonesia,” kata Hegseth.
Dalam keterangan resmi, Hegseth menegaskan bahwa kerja sama pertahanan dan keamanan antara AS dengan Indonesia terus meningkat pesat. Setiap tahun, kedua negara melaksanakan lebih dari 170 latihan bersama, yang menjadi bukti keseriusan pengembangan hubungan bilateral.
Kemitraan Berbasis Prinsip Saling Hormat
Kemitraan MDCP dirancang berdasarkan tiga pilar utama, yaitu modernisasi militer, pembangunan kapasitas, pelatihan profesional, serta kerja sama operasional. Hegseth juga mengapresiasi peran Indonesia dalam membantu pemulangan jenazah prajurit AS yang gugur sejak Perang Dunia II.
“Saya menghargai dukungan berkelanjutan Anda dalam memastikan jenazah prajurit kami diangkut, dikembalikan, dan dilindungi,” ungkap Hegseth kepada Sjamsoeddin.
Dijelaskan bahwa MDCP akan memudahkan satuan Dephan AS dalam mengelola tahanan perang dan personel yang hilang saat tugas. Pertemuan ini dianggap sebagai tanda dimulainya misi baru bagi kedua negara dalam kerja sama pertahanan.
Langkah Baru dalam Komitmen Bersama
“Ini adalah awal dari babak baru dan misi bersama bagi negara-negara besar kita,” tambah Hegseth, menggambarkan kemitraan ini sebagai langkah strategis untuk kepentingan bersama.
