Tiga diaspora diturunkan langsung dalam laga perdana timnas U17
Tiga Diaspora Langsung Turun dalam Laga Perdana Timnas U17 Indonesia
Tiga diaspora diturunkan langsung dalam laga – Jakarta – Pertandingan pembuka Grup B Piala Asia U17 2026 di King Abdullah Sport City, Selasa (5/5) pukul 23.30 WIB, menjadi momen penting bagi timnas U17 Indonesia. Pelatih Kurniawan Dwi Yulianto memutuskan untuk menurunkan tiga pemain diaspora sejak menit awal, yang menjadi langkah strategis dalam memperkuat formasi tim. Ketiga pemain tersebut—Mike Rajasa (kiper), Mathew Baker (bek), dan Noha Pohan (gelandang tengah)—dikabarkan telah mengikuti latihan intensif sebelum pertandingan dan siap memberikan kontribusi signifikan.
Pemain Diaspora yang Diturunkan
Mike Rajasa, kiper berpengalaman yang bermain untuk FC Utrecht di Belanda, menjadi sorotan karena kehadirannya. Pemain berusia 18 tahun ini telah menorehkan 19 penampilan dalam kompetisi usia muda musim ini. Selain itu, ia baru saja masuk ke skuad U19 Utrecht setelah beberapa waktu sebelumnya berada di bangku cadangan saat menghadapi Go Ahead Eagles U19 pada 4 April lalu. Tinggi badannya mencapai 1,85 meter, memperkuat kemampuannya dalam mengatur pertahanan.
“Mike Rajasa bukan hanya penjaga gawang yang andal, tetapi juga pemain yang bisa menjadi pilar kepercayaan dalam setiap pertandingan,” ungkap salah satu pelatih timnas U17 Indonesia.
Mathew Baker, bek yang juga kapten tim, menunjukkan pengalaman yang lebih luas. Ia telah bermain di beberapa turnamen usia muda dan baru saja meraih debut di level senior saat membela Melbourne City dalam Piala Australia tahun lalu. Saat ini, pemain berusia 17 tahun ini menjadi bagian dari skuad U17 yang telah mencatatkan 18 penampilan dan satu gol di babak kualifikasi Piala Asia U17 2026.
Sebagai penjaga gawang, Mike Rajasa memiliki pengalaman unik karena berasal dari Belanda, sementara Mathew Baker menggambarkan keberagaman dengan latar belakang dari Australia. Noha Pohan, gelandang tengah yang sekarang bermain untuk NAC Breda di Belgia, juga menjadi bagian dari susunan pemain. Meski baru menorehkan satu penampilan dalam musim ini, Noha dinilai memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam pertandingan ini.
Kehadiran Pemain Lokal
Selain tiga pemain diaspora, Garuda Muda juga diisi oleh delapan pemain yang telah berkiprah dalam kompetisi sepak bola Indonesia. Mereka termasuk Pandu Aryo, Farik Rizqi, Peres Akwila Tjoe, Farrel Luckyta, Fardan Farras, Dava Yuna, Chico Jericho, dan Ichiro Akbar, yang menjadi striker utama. Kehadiran pemain-pemain lokal ini diharapkan bisa menciptakan keseimbangan antara pengalaman internasional dan soliditas permainan di dalam negeri.
Ichiro Akbar, misalnya, dikenal sebagai salah satu pemain andalan di lini depan. Sementara Pandu Aryo dan Farik Rizqi diperkuat karena performa konsisten di level klub. Chico Jericho, seorang gelandang yang dikenal gesit, menjadi pilihan karena kemampuan operasional dan penyelesaian akhirnya. Semua pemain ini dianggap memiliki kapasitas untuk membantu tim dalam perjalanan mereka di Piala Asia U17 2026.
Kompetisi dan Harapan Timnas U17 Indonesia
Piala Asia U17 2026 akan menjadi ajang penting untuk menguji kemampuan timnas U17 Indonesia. Dua tim terbaik dari setiap grup akan melaju ke babak perempat final, dan setelah itu, mereka akan memperebutkan tiket ke Piala Dunia U17 2026 di Qatar. Dalam pertandingan pembuka, timnas U17 Indonesia bertujuan untuk menunjukkan kekuatan mereka dengan performa maksimal.
Coach Kurniawan Dwi Yulianto menekankan bahwa keberhasilan dalam babak penyisihan grup adalah prioritas utama. “Kami membutuhkan konsistensi dan kesiapan mental dari semua pemain, termasuk mereka yang berasal dari luar negeri,” tutur pelatih yang ingin memperkuat strategi tim dalam menghadapi tantangan berat dari timnas U17 China.
Timnas U17 China, sebagai lawan pertama, memiliki kekuatan sayap yang tajam. Namun, dengan kombinasi pemain lokal dan diaspora, Indonesia diharapkan mampu menyaingi tim-tim kuat lainnya. Pertandingan nanti akan menjadi ujian awal bagi Garuda Muda dalam membangun taktik dan soliditas permainan.
Susunan Pemain dan Jadwal Selanjutnya
Susunan pemain Garuda Muda untuk laga pertama melawan China adalah sebagai berikut: Kiper Mike Rajasa, bek Mathew Baker (kapten), dan pemain lainnya mencakup Pandu Aryo, Farik Rizqi, Peres Akwila Tjoe, Farrel Luckyta, Noha Pohan, Fardan Farras, Dava Yuna, Chico Jericho, serta Ichiro Akbar. Pelatih Kurniawan Dwi Yulianto memilih line-up yang dianggap seimbang antara kecepatan dan ketahanan, serta kemampuan mengatur tempo permainan.
Dalam jadwal lanjutan, Garuda
