Skip to content
Gaya

Peran Perempuan dalam Menggerakkan Ekonomi Keluarga

Intan Kurniawan - tempatdonasi.com 3 mins read

Perempuan sebagai Motor Penggerak Ekonomi Keluarga dan Nasional Peran Perempuan dalam Menggerakkan Ekonomi Keluarga - Menurut Mukit Hendrayatno, selaku Ketua

Peran Perempuan dalam Menggerakkan Ekonomi Keluarga

Perempuan sebagai Motor Penggerak Ekonomi Keluarga dan Nasional

Tempatdonasi.com – Menurut Mukit Hendrayatno, selaku Ketua PT Etos Kreatif Indonesia, para perempuan yang berkecimpung dalam Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) memegang peranan krusial dalam menghidupkan perekonomian rumah tangga. Ia meyakini bahwa di setiap usaha kecil yang berhasil bertahan, terdapat sosok perempuan tangguh yang senantiasa pantang menyerah. Melalui pernyataan resminya yang diterima media Tempo pada tanggal 17 Juli 2026, Mukit menyampaikan bahwa perjuangan mereka patut mendapat apresiasi setinggi-tingginya.

Fenomena ini tidak hanya terjadi di tingkat lokal, tetapi juga diakui secara nasional. Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, pernah menegaskan hal serupa melalui laman resmi Kementerian Keuangan pada bulan April. Ia menjelaskan bahwa kontribusi nyata perempuan terhadap perekonomian negara dapat dilihat melalui sektor UMKM. Fakta menunjukkan bahwa lebih dari enam puluh persen Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia bersumber dari UMKM, yang sekaligus menyerap sekitar sembilan puluh tujuh persen tenaga kerja. Mayoritas pelaku usaha di sektor ini adalah perempuan. Purbaya menegaskan bahwa perempuan bukan sekadar pelaku, melainkan penopang utama ekonomi bangsa.

“Artinya jelas, perempuan bukan hanya pelaku ekonomi, perempuan adalah penopang ekonomi,” kata Purbaya.

Selain itu, Purbaya juga menyoroti tren positif berupa peningkatan partisipasi perempuan dalam sektor keuangan, khususnya investasi. Jumlah investor Surat Berharga Negara (SBN) ritel telah menembus angka lima ratus ribu orang, dengan sembilan persen di antaranya adalah ibu rumah tangga. Menurutnya, hal ini merupakan wujud emansipasi modern. Ketika perempuan memahami seluk-beluk keuangan, mereka mampu melindungi keluarga dari berbagai risiko finansial sekaligus menciptakan masa depan yang lebih terjamin.

“Ini adalah bentuk emansipasi baru. Ketika perempuan paham keuangan, dia melindungi keluarga dari risiko. Dia menciptakan masa depan yang lebih pasti,” katanya.

Sebelumnya, PT Etos Kreatif Indonesia telah menggelar kegiatan sosial bertajuk ‘Etawalin Dukung Perempuan Kuat di Setiap Peran’. Acara yang diselenggarakan di Ethos Digital Valley, Purwokerto, ini bekerja sama dengan Yayasan Amal Bunda. Sebanyak dua ratus lima puluh perempuan pelaku UMKM menerima paket sembako serta bantuan uang tunai sebagai bentuk dukungan nyata.

Mukit menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk apresiasi timnya terhadap perempuan yang menjalankan berbagai peran sekaligus, mulai dari menjadi ibu, istri, hingga penggerak ekonomi keluarga. Ia menekankan bahwa pemberdayaan perempuan adalah langkah strategis untuk menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan melalui kolaborasi dan aksi nyata.

Direktur Utama PT Etos Kreatif Indonesia, Lucky Hatreztyo, berharap kegiatan ini memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Ia menyatakan bahwa melalui kolaborasi ini, mereka ingin memberikan apresiasi kepada perempuan pelaku UMKM yang selama ini menjadi penggerak ekonomi keluarga. Lucky juga menambahkan pentingnya perempuan fokus pada kesehatan sendi mereka. Karena kesehatan sendi menjadi fondasi penting agar masyarakat tetap aktif dan produktif. “Melalui inovasi susu herbal untuk kesehatan sendi, Etawalin ingin mendukung masyarakat, khususnya perempuan pelaku UMKM, agar dapat terus menjalankan berbagai perannya dengan optimal,” kata Lucky.

“Melalui kolaborasi ini, kami ingin memberikan apresiasi kepada perempuan pelaku UMKM yang selama ini menjadi penggerak ekonomi keluarga,” kata Lucky.

Anita Ratna Faoziyah, Ketua Yayasan Amal Bunda, menyampaikan bahwa banyak perempuan pelaku UMKM yang berjuang setiap hari demi keluarganya. Mereka tidak hanya membutuhkan bantuan, tetapi juga dukungan agar terus bertumbuh. “Kami berharap kolaborasi ini menghadirkan harapan baru agar mereka semakin mandiri dan percaya diri mengembangkan usahanya,” katanya.

Sebagai yayasan yang bergerak di bidang sosial, ketahanan pangan, pendidikan, dan kesehatan, Yayasan Amal Bunda terus mendorong pemberdayaan perempuan melalui edukasi, pendampingan, dan kolaborasi.

Dukungan terhadap gerakan “Perempuan Kuat di Setiap Peran” juga datang dari Brand Ambassador Etawalin Maia Estianty. Maia merepresentasikan sosok perempuan Indonesia yang aktif, produktif, sukses berbisnis, sekaligus tetap menjalankan perannya sebagai seorang ibu. Maia Estianty mengaku bangga menjadi bagian dari Etawalin yang tidak hanya peduli pada kesehatan, tetapi juga peduli pada perempuan Indonesia.

“Saya sangat mengapresiasi para perempuan pelaku UMKM yang terus berjuang. Semoga bantuan ini menjadi penyemangat agar mereka terus berkarya, berkembang, dan jangan lupa tetap menjaga kesehatan agar bisa menjalankan setiap peran dengan maksimal,” katanya.

Ketika perempuan diberdayakan dan kesehatannya terjaga, UMKM akan semakin kuat, keluarga menjadi lebih sejahtera, dan ekonomi masyarakat pun ikut bertumbuh. Semangat “Perempuan Kuat di Setiap Peran” diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk bersama-sama membangun Indonesia yang lebih kuat dan berdaya.

Pilihan Editor: Bencana Sumatera Picu Kerentanan Remaja Perempuan

Join the discussion