ANTAM Bagikan Dividen Rp 5,05 Triliun
iden Rp 5 05 Triliun untuk Investor di Tahun 2026 ANTAM Bagikan Dividen Rp 5 05 Triliun - PT ANTAM (Persero) Tbk resmi mengumumkan pembagian dividen tunai

ANTAM Bagikan Dividen Rp 5 05 Triliun untuk Investor di Tahun 2026
Tempatdonasi.com – PT ANTAM (Persero) Tbk resmi mengumumkan pembagian dividen tunai sebesar Rp 5,05 triliun untuk tahun buku 2025. Pengumuman ini menjadi kabar baik bagi para pemegang saham yang telah menaruh kepercayaan pada perusahaan pertambangan nasional tersebut. Angka Rp 5,05 triliun ini menunjukkan lonjakan yang cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, di mana ANTAM hanya membagikan Rp 3,65 triliun. Peningkatan sebesar 38 persen ini mencerminkan kinerja operasional yang semakin membaik dan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan keuntungan yang lebih besar.
Strategi Pembagian Dividen yang Berkelanjutan
Direktur Utama ANTAM, Untung Budiharto, menjelaskan bahwa keputusan untuk membagikan dividen sebesar Rp 5,05 triliun ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan. Dalam pernyataannya yang dirilis pada hari Jumat, 17 Juli 2026, ia menekankan bahwa total dividen yang disalurkan setara dengan 70 persen dari laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk. Angka ini menunjukkan bahwa ANTAM memiliki komitmen kuat untuk mengembalikan nilai kepada para investor sekaligus menjaga stabilitas keuangan perusahaan.
“Total dividen yang dibagikan setara dengan 70 persen dari laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk,” ujar Untung dalam keterangan tertulis yang disampaikan kepada publik.
Detail Mekanisme Pembayaran Dividen
Pembayaran dividen tunai ANTAM telah diselesaikan pada tanggal 10 Juli 2026, sesuai dengan keputusan yang diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan untuk Tahun Buku 2025. Setiap pemegang saham menerima Rp 209,98 per lembar saham. Bagi investor yang memegang CHESS Depository Interest (CDI), nilai yang diterima adalah Rp 1.049,94 per CDI. Saham ANTAM yang tercatat di Australian Securities Exchange (ASX) diperdagangkan dalam bentuk CDI, di mana satu unit CDI ekuivalen dengan lima saham biasa Seri B ANTAM.
Kontribusi terhadap Pertumbuhan Ekonomi Nasional
ANTAM secara konsisten berupaya menghadirkan nilai tambah bagi para pemegang saham melalui pembagian dividen tunai sekurang-kurangnya satu kali setiap tahun. Selain fokus pada kesejahteraan investor, perusahaan juga menyadari peran pentingnya dalam perekonomian Indonesia. Untung menambahkan bahwa pembagian dividen ini juga mencerminkan kontribusi nyata perusahaan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Hal ini menunjukkan bahwa ANTAM tidak hanya berorientasi pada profitabilitas internal, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial yang lebih luas terhadap masyarakat dan negara.
“Selain itu, pembagian dividen ini juga mencerminkan kontribusi nyata perusahaan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Untung dengan penuh keyakinan.
Kebijakan Dividen Minimum ANTAM
Kebijakan pembagian dividen minimum oleh ANTAM ditetapkan sebesar 30 persen dari laba bersih setelah pajak, kecuali apabila RUPS memutuskan kebijakan yang berbeda. Manajemen menilai kebijakan ini mencerminkan konsistensi perusahaan dalam memberikan imbal hasil kepada para pemegang saham dengan tetap mempertimbangkan keuangan, kebutuhan, dan pengembangan usaha. Pendekatan ini memastikan bahwa perusahaan memiliki cukup modal untuk ekspansi sekaligus memberikan imbalan yang menarik bagi investor.
Dengan pembagian dividen sebesar Rp 5,05 triliun ini, ANTAM menegaskan posisinya sebagai salah satu perusahaan tambang terkemuka di Indonesia yang mampu memberikan kinerja finansial kuat. Peningkatan 38 persen dari tahun sebelumnya menunjukkan bahwa perusahaan berhasil mengoptimalkan operasional dan memanfaatkan peluang pasar dengan baik. Para pemegang saham dapat mengharapkan kelanjutan kebijakan dividen yang konsisten di masa mendatang, sejalan dengan komitmen perusahaan untuk menciptakan nilai berkelanjutan bagi semua pemangku kepentingan.
