New Policy: Aksi pemadaman lampu di DKI kurangi emisi karbon 77,53 ton CO2e
Aksi Pemadaman Lampu di DKI Kurangi Emisi Karbon 77,53 Ton CO2e
Jakarta, Senin – Upaya penghematan energi melalui pemadaman lampu massal yang dilakukan pada Sabtu, 25 April, tercatat berhasil mengurangi emisi karbon sebanyak 77,53 ton CO2e. Kegiatan ini diadakan dalam rangka memperingati Hari Bumi dan mendukung upaya pengurangan dampak lingkungan.
Pemadaman dilakukan di sejumlah ruas jalan utama dan kawasan ikonik Jakarta, seperti Monumen Nasional (Monas), Patung Arjuna Wiwaha, Patung Selamat Datang di Bundaran Hotel Indonesia, Patung Pemuda, Patung Jenderal Sudirman, serta Balai Kota DKI Jakarta. Rangkaian aksi ini menjadi perhatian masyarakat sekaligus mengajak partisipasi dalam kegiatan ramah lingkungan.
Dari acara tersebut, tercatat penghematan biaya listrik mencapai Rp140.226.312 dan penurunan emisi karbon sebesar 77,53 ton CO2e, ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Dudi Gardesi.
Datanya menunjukkan bahwa kegiatan ini juga berhasil menghemat konsumsi listrik sejumlah 96,91 MWh. Dudi menjelaskan bahwa aksi tersebut merupakan bagian dari program penghematan energi yang digalakkan Pemprov DKI Jakarta sebagai langkah edukasi masyarakat.
Aksi hemat energi ini rutin dilakukan oleh pemerintah provinsi, kata Dudi. Kegiatan ini mengacu pada Instruksi Gubernur Nomor 14 Tahun 2021 yang menekankan pemadaman lampu sebagai cara pengurangan emisi karbon dan efisiensi penggunaan listrik.
Dudi menegaskan bahwa hasil yang dicapai menggambarkan dampak positif dari kebiasaan menghemat energi. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk mendorong masyarakat mengadopsi perilaku yang berkelanjutan setiap hari. “Kegiatan seperti ini bisa dimulai dari langkah kecil di rumah, misalnya mengganti lampu konvensional dengan LED, mencabut perangkat elektronik yang tidak diperlukan, serta mengatur suhu pendingin ruangan secara optimal,” tambahnya.
Dengan kebiasaan kecil tersebut, Jakarta berharap mampu menciptakan lingkungan hidup yang lebih sehat dan berkelanjutan. Pemadaman lampu akan terus digelar secara berkala setiap tahunnya sebagai bentuk komitmen terhadap target pengurangan emisi gas rumah kaca sebesar 30 persen pada 2030.
